Terkait Kerjasama Media Massa Di Kominfo Pekanbaru,
Mawardi : Media Wajib Mengikuti Perwako
Kamis, 08-07-2021 - 13:22:01 WIB 👁 43168
 |
Foto. Mawardi
|
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Terkait Kerjasama Media Massa di Pemerintahan Kota Pekanbaru Provinsi Riau khususnya di Kominfo Kota Pekanbaru telah dikeluarkan Perwako (Peraturan Walikota) Pekanbaru dengan Nomor 224 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penyebarluasan Informasi Pemerintah Kota Pekanbaru Melalui Media Massa.
Bakal ditinjau ulang. Baik itu media cetak, online maupun elektronik, yang telah mengajukan kerjasama di kominfo kota Pekanbaru. Selain itu akan mengacu pada Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.
Kerjasama pemerintah daerah dengan media massa selama ini, dijalin melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Pekanbaru.
Kabid Pengelolaan Opini Aspirasi Publik dan Layanan Hubungan Media Dinas Kominfo Kota Pekanbaru Mawardi.
“Ya, kita akan tinjau kembali media masa yang telah mengajukan kerjasama di kominfo Kota Pekanbaru, ini sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, pada pasal 9 ayat 2 setiap perusahaan pers harus berbadan hukum Indonesia,†kepada media ini melalui chat WhatsApp nya, dan kita harapkan kepada rekan-rekan media agar wajib mengikuti Perwako Pekanbaru, (Kamis 8/07/2021).
Peninjauan ini kata Mawardi, juga sesuai dengan edaran Dewan Pers tahun 2014 tentang pelaksanaan Undang-undang Pers dan Standar Perusahaan Pers berbadan hukum Indonesia
“Secara administrasi dalam kontrak kerja sama, perusahaan pers wajib berbadan hukum. Ini juga sesuai dengan ketentuan Dewan Pers,†ungkapnya.
Peninjauan kembali ini, baik yang sudah atau akan melakukan kontrak kerjasama. Hasilnya kata Mawardi, kita berperpedoman kepada Perwako Pekanbaru tersebut. Jelasnya
"Dan kami lagi cek compeni profil dari media yang sudah masuk ke kami, yang tidak memenuhi ketentuan kami akan memberi pemberitahuan, jumlah media yang mendaftar 280 perusahaan media."
"Kita maklumi aja situasi sekarang banyak yang gak lengkap tapi main ancam staf saya, dikasih pengertian tapi gak mau tahu Ujung-ujungnya buat berita miring. Dan kami tetap sesuaikan ketentuan, walaupun pusing lihat parangai kawan-kawan media." ujarnya.
Mawardi bersikap mengancam, "Karena sikap kawan-kawan ini, kami tidak berminat lagi memperjuangkan anggaran media ditahun berikutnya, bahkan berita jarang nulis, giliran Adv sulit dibendung, mau kenyang sendiri gak mikirin kawan-kawan yang lain". Kesalnya.(Red)
Komentar Anda :