SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistim zonasi tahun ajaran 2018/2019 tahun ini, dinilai lebih baik. A" />
 
 
Sistim Zonasi Tahun Ajaran 2018-2019
Kepsek SMPN 30 Pekanbaru Nilai Sistim Zonasi Lebih Baik
Rabu, 25-07-2018 - 11:29:46 WIB šŸ‘ 133575

TERKAIT:
 
  • Kepsek SMPN 30 Pekanbaru Nilai Sistim Zonasi Lebih Baik
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistim zonasi tahun ajaran 2018/2019 tahun ini, dinilai lebih baik. Alasannya, siswa bebas memilih sekolah mana saja yang diinginkan. Hanya saja PPDB dengan sistim zonasi ini perlu sosialisasi lagi.

    Hal itu disampaikan Kepala SMPN 30 Pekanbaru Fitra Yulia Rozi,M.Pd saat dikonfirmasi seputar evaluasi PPDB di sekolah yang ia pimpin, Selasa (24/07/18).

    Ia menjelaskan dari 320 kuota PPDB SMPN 30 tahun ini, 5 persen atau 16 siswa dari luar kota tapi hanya terisi 11, anak prestasi 5 persen tapi terisi 7 orang, anak tidak mampu 32 orang terisi 18 orang, selebihnya siswa tempatan dan sekolah lain.

    "Banyak orangtua siswa yang belum paham. Kebanyakan orangtua entah malu atau bagaimana. Padahal sebelum mereka daftar kita sudah jelaskan ibu punya kartu atau ngak, kalau punya jalurnya ini. Akhirnya yah tak memenuhi kuota. Jadi kuota itu terpenuhi dari SMP lain atau pilihan kedua", ujar Fitra Yulia Rozi yang biasa disapa Rozi.

    Ia menilai dibanding tahun tahun sebelumnya, PPDB tahun ini jauh lebih baik.

    "Kalau tahun ini sistimnya lebih baik. Karena tidak memutus anak untuk memilih sekolah mana saja. Kita di Rumbai ini dan Rumbai Pesisir ada 9 sekolah yang menjadi pilihan.

    Jadi mereka bisa memilih benar benar sekolah mana yang mereka mau. Artinya tidak ada pengkotak kotakan jadi anak itu bebas karena luas jangkauannya", ucapnya.

    Ia mengatakan 320 siswa yang diterima tahun ini dibagi dalam 10 rombongan belajar (rombel). Kedepan tambah Rozi, sistim zonasi ini perlu sosialisasi lagi ke masyarakat terutama bagi yang menggunakan kartu Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

    "Walaupun sebelumnya kita sudah sosialisasi tapi mungkin karena baru pertama, mereka kurang faham. Tahun depan sosialisasinya ebih dipercepat agar masyarakat faham", ungkap Rozi.

    Terkait persoalan klasik yakni pakaian seragam, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak komite bersama orangtua siswa.

    Menurutnya, pada dasarnya pakaian seragam adalah identitas siswa. Namun demikian pihak sekolah tidak memaksakan.

    "Kalau sistim pembayaran misalnya, di sekolah ini masih ada siswa kelas VIII belum sepenuhnya lunas bayar. Artinya sekolah sangat memberikan kelonggaran kepada orangtua. Kadang kadang mereka jahit diluar tapi tidak sesuai.

    Bahkan kalau diluar mereka harus bayar kontan. Kalau di sekolah kan bisa dicicil", imbuh Rozi. (SO/Mtnc)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
  • Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
  • Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
  • Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    03 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    04 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    05 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    06 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    07 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    08 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    09 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    10 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    11 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    12 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    13 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    14 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    15 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    16 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    17 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    18 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    19 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    20 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    21 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    22 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com