Komisi IV Hearing DLHK Bahas Tumpukan Sampah di Pekanbaru
selasa, 05-01-2021 - 19:31:39 WIB šŸ‘ 27192

TERKAIT:
 
  • Komisi IV Hearing DLHK Bahas Tumpukan Sampah di Pekanbaru
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Selasa, (5/1/2021).

    Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST, didampingi Wakil Ketua Komisi IV Rois dan Anggota Wan Agusti, Ali Suseno, Robin Eduar, dan Roni Pasla.

    Rapat dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Agus Pramono. Pemanggilan DLHK Kota Pekanbaru oleh Komisi IV DPRD tersebut membahas persoalan sampah yang menumpuk di Kota Pekanbaru.

    Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono mengaku tidak puas terhadap pemaparan dari Agus Pramono. Hal ini disebabkan karena DLHK Kota Pekanbaru mengajukan lelang ke LPSE pada tanggal 10 Desember 2020 dan baru tayang di LPSE pada Senin (4/1/2021).

    "Hasil rapat belum memuaskan. Karena, mereka mengajukan lelangnya pada 10 Desember dan baru semalam tayangnya. Jadi ini sangat kita sayangkan. Seharusnya dari LPSE cepat tanggap untuk lelangnya. Karena kekosongan waktu ini, LPSE memberikan waktu sampai 28 Januari 2021, lelangnya selesai," terangnya.

    Sigit mengatakan bahwa dirinya memberi masukan kepada DLHK Kota Pekanbaru untuk meminta bantuan berupa armada dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Pekanbaru dan Dinas Pasar.

    "Mereka pasti memiliki mobil dan juga OP. Karena apabila kita hanya mengharapkan pinjaman alat dari PT Godang Tua Jaya itu tidak mungkin bisa menangani sampah ini," ujarnya.

    Politisi Demokrat ini menyayangkan dari anggaran Rp 45 miliar yang dimiliki oleh DLHK, instansi tersebut hanya memotong Rp 500 juta untuk satu bulan pengangkutan sampah. Sigit menilai dengan kisaran angka segitu belum mampu menuntaskan persoalan sampah saat ini.

    "Seharusnya memotong dari Rp 45 miliar dibagi 12 bulan, berarti ada sekitar Rp 3,7 miliar yang harus dipotong sebulan. Dan sisanya Rp 4,1 miliar untuk lelang yang 11 bulan. Lalu Rp 3,7 miliar ini bisa dilakukan PL (Penunjukan Langsung), bukan glondongan tetapi per kelurahan. Kalau penunjukan langsung dengan angka Rp3,7 miliar tidak akan boleh karena penunjukan langsung harus dibawah Rp 200 juta," jelasnya.

    Sigit meminta DLHK Kota Pekanbaru untuk kembali mempelajari peraturan dan mencari orang yang paham tentang sistem lelang dan penunjukan langsung. Sehingga persoalan tumpukan sampah yang terjadi di Pekanbaru ini segera teratasi.

    "Jangan terlalu takut ataupun kaku. Persoalan ini pasti ada jalannya, yang penting saling berkoordinasi. Tetapi kalau kita mengharapkan dari swakelola tersebut maka tidak mungkin mampu," pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Agus Pramono menanggapi hasil rapat bersama Komisi IV DPRD Pekanbaru. Ia mengatakan bahwa persoalan penumpukan sampah disebabkan oleh belum adanya pemenang lelang proyek angkutan sampah.

    "Intinya dalam rapat ini saya menjelaskan kondisi sekarang belum ada pemenang lelang. Jika belum ada pemenang lelang, apa solusinya? Solusinya tentu saya mengerahkan personil dan kendaraan milik saya. Saya mempunyai 28 kendaraan, yang terdiri dari kendaraan saya dan beberapa kendaraan OPD yang ikut membantu," ungkapnya.

    "Kemudian kami juga melakukan sewa. Yaitu sewa personil angkutan kepada PT Godang Tua Jaya sejumlah 15 unit karena dengan jumlah unit tersebut itu saya hitung dengan tiga wilayah zona sekitar Rp.400-Rp.500 juta," sambungnya.

    Atas kejadian penumpukan sampah yang menjadi sorotan, Kepala DLHK Kota Pekanbaru meminta maaf kepada semua pihak dan masyarakat atas kejadian pengangkutan sampah tersebut.

    "Saya selaku Kepala DLHK menyampaikan permohonan maaf dari terhadap situasi yang sedang terjadi seperti ini. Saya bertanggung jawab atas semua persoalan pengangkutan sampah ini sehingga terjadinya penumpukan," ujarnya.

    Mantan Kasatpol PP Kota Pekanbaru tersebut menyebut bahwa dirinya akan bertanggung jawab untuk menangani persoalan penumpukan sampah tersebut.

    "Pengangkutan kebersihan di jalan-jalan raya terutama jalan protokol, itu adalah dari DLHK yang mengangkut. Kemudian di sejumlah badan usaha juga menjadi tanggung jawab DLHK yang mengangkut," pungkasnya.

    Agus menambahkan bahwa DLHK telah melakukan pembicaraan terhadap Ketua RT dalam Forum Komunikasi RT/RW. Ia menyebut bahwa seluruh RT/RW dapat mengangkut sampah secara mandiri dan langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    "Saat ini TPA telah dibuka untuk seluruh masyarakat yang ingin membuang sampah disana. Maka dari itu saya meminta kepada seluruh RT untuk mengimbau warganya untuk tidak mengeluarkan sampah di jalan-jalan. Karena saya pikir dari gang-gang itu pasti bersumber dari RT. Oleh karena itu kami minta jangan meletekakkan sampah dipinggir jalan," jelasnya.

    Agus meminta semua pihak dan masyarakat Kota Pekanbaru untuk memaklumi keterbatasan kinerja DLHK Kota Pekanbaru yang belum ada pemenang lelang proyek pengangkutan sampah. Ia menyampaikan bahwa jika ada pengaduan persoalan sampah, maka DLHK akan siap merespon.

    "Saya paham situasi saat ini, dan kini saya tengah berupaya dan berusaha menangani persoalan ini. Semua masyarakat yang melaporkan adanya titik sampah, maka saya akan respon. Walaupun dengan keterbatasan yaitu keterlambatan dalam pengangkutan. Oleh karena itu, kami mohon dimaklumi, mohon kerjasama dan juga pengertiannya. Intinya jika ada sampah, maka kita akan mengangkut sampah itu dengan waktu mungkin ada keterlambatan," paparnya.

    Melihat jumlah sampah yang di setiap pasar cukup banyak, Agus Pramono selaku Kadis DLHK Kota Pekanbaru tersebut meminta personilnya untuk melakukan fokus pembersihan rutin ke setiap pasar.

    "Personil saya tadi pagi sudah melakukan pembersihan yang difokuskan ke pasar-pasar. Sebab, volume sampah di pasar cukup besar," ujarnya.(hms)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com