Muslim : Petani Jangan Hanya Diam, Terus Berinovasi Untuk Tingkatkan Hasil Panen Dimasa Pandami
Selasa, 10-08-2021 - 13:21:28 WIB 👁 41956
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR – Selama masa pandami Covid-19 perekonomian masyarakat mengalami penurunan drastis karena pergerakan masyarakat dibatasi seperti harus mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilatas agar terhindar dari penularan wabah Corona Virus Disease Of 2019 (Covid-19) yang berasal atau yang pertama kali ditemukan di Negara Cina Provinsi Wuhan pada tahun 2019 lalu, dan saat ini dikabarkan telah menyebar ke seluruh Dunia.
Hal tersebut terpaksa dilakukan oleh Pemerintah agar masyarakat terhindar dari penularan dan juga untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.
Untuk diketahui, Virus Corona merupakan virus yang umum ditemukan pada manusia dan hewan, dan virus ini pertam kali ditemukan pada tahun 1930an. Hingga kini terdapat 7 Virus Corona yang dapat menyebabkan penyakit tertentu pada manusia di antaranya virus 229E, NL63, HUK1, dan OC43 yang gejalanya berupa Flu biasa.
Sedangkan jenis virus corana yang dapat menyebabkan infeksi serius pada manusia yaitu berupa SARS-CoV yang dapat menyebabkan sindrom pernafasan akut parah yang ditemukan pada tahun 2002, MERS-CoV yang ditemukan pada Tahun 2012 dan disebut juga sebagai sindrom pernafasan Timur Tengah, serta SARS-CoV2 yaitu virus yang dapat menyebabkan pandami Covid-19 sebagaimana yang sedang kita hadapi saat ini.
Maka dari itu untuk memulihkan perekonomian, Anggota DPR RI melalui Kementerian Pertanian (Kementen) mengejak petani berinovasi Teknologi (Tekno) di sektor sawah untuk tingkatkan komoditas dan nilai jual.
"Hilirisasi inovasi teknologi ini, bertujuan mencari varietas baru guna meningkatkan nilai tambah komoditas petani dan menciptakan peluang pasar yang lebih luas dengan nilai jual lebih tinggi," Kata Anggota DPR RI Komisi Dapil Aceh II, Muslim, SHI.MM, disapa (BM), sebut Tenaga Ahli DPR RI, Musdian Gani, melalui WhatsApp, Senin (2/8/2021).
"Dalam kegiatan tersebut, bapak Muslim berhalangan untuk hadir. Beliau meminta maaf dan salam hormat buat saudara saya di Aceh," ujar Tenaga Ahli Musdian Gani.
Kata dia, hal tersebut dilaksanakan Kementrian Pertanian berupa sosialisasi hilirisasi "Inovasi dan Teknologi Balitbangtan guna mendukung Komoditas padi unggulan di Provinsi Aceh tahun 2021.
"Dalam giat ini, dihadiri sejumlah perwakilan kelompok tani, perwakilan BPP kecamatan (Badan Penyuluh Pertanian) dan Dinas Pertanian Kabupaten, serta BPTP Provinsi Aceh,"sebutnya
Sementara itu, Perwakilan BPTP Aceh Dr. Rahcman Jaya mengajak para petani melakukan inovasi dan memanfaat kan teknologi pertanian khusus nya di sektor sawah.
"Sehingga petani bisa melihat keadaan lokasi yang cocok untuk mengetahui jenis padi atau benih apa yang cocok untuk ditanam di lokasi tersebut, dikarena kan tidak semua sawah itu sama kadar zat keasaman tanah nya,"katanya
Dia menambahkan, ditengah pandemi COVID-19, Pemerintah mencanangkan program Pemulihan Ekonomi Nasional dimana penguatan ketahanan pangan menjadi salah satu fokusnya.
"Saya mau, kita bersepakat bersama terkait kegiatan ini, seperti benihnya apa, teknologi nya yang ingin dilakukan seperti apa dan memutuskan bersama. Sehingga kita bertanggung jawab atas apa yang telah kita lakukan bersama," pinta Dr. Rahcman
Untuk itu, Tim Balitbangtan BPTP Provinsi Aceh akan terus melakukan pendampingan kepada petani di kemudian hari.
Dalam giat, Kementan bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk anggota Komisi IV DPR RI, untuk kemajuan komoditas unggulan di tiap tiap daerah.
"Melalui program aspirasi anggota DPR RI Bang Muslim Komisi IV, DPR RI dapil Aceh II, Fraksi Partai Demokrat,"sebutnya
Tanpak pantaun, para Kelompok tani menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan kesiapan mereka, dan berterimakasih kepada Bapak Muslim disapa (BM), yang tidak henti hentinya terus mendukung masyarakat petani dalam segala hal di sektor pertanian.
Untuk dinformasikan berlangsung di Kecamatan Banda Mulia Kabupaten Aceh Tamiang pada 28 Juli 2021, Dan untuk Kabupaten Aceh Timur di Kecamatan Nurussalam pada 29 Juli 2021, Sementara di Aceh Utara di Kecamatan Kuta Makmur pada 30 juli 2021. Peserta tetap mengikuti Prokes.
Sambung Bang Muslim (BM), berharap semua petani tidak hanya diam dengan kondisi negara kita yang sedang di landa Covid -19 ini.
"Kita harus berperan aktif mencari solusi dan membantu pemerintah untuk mencukupi kebutuhan Pangan Nasional. Salah satu nya kebutuhan pangan yaitu Beras,"pintanya.
Lanjutnya dan kita harapkan pandemi covid -19 ini segera pulih supaya semua bisa berjalan dengan semesti nya," harap Anggota DPR RI, disapa Bang Muslim. (Edo)
Komentar Anda :