Positif Covid19, Tiga Pegawai DLH Isolasi mandiri
Rabu, 11-08-2021 - 07:19:54 WIB 👁 21722
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Tim operasi yustisi dan PPKM mikro yang dipimpin Kasatpol PP dan WH Aceh Timur, T Amran SE, serta Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Sahminan melakukan pemeriksaan rapid tes antigen terhadap seluruh staf di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Timur, Senin (09/08/2021).
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala DLH, M.Yunus, bahwa ada Tiga Pegawainya yang positif Covid-19 sehingga sejak sepekan terakhir tidak masuk dinas dan kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing masing.
"Ada tiga pegawai positif covid-19, satunya lagi Sekretaris DLH masih menunggu hasil tes swan PCR karena keluarganya ada yang positif," Kata Kadis DLH Aceh Timur.
Untuk diketahui, 3 pegawai DLH yang positif Virus Corona terdiri dari dua orang Kabid dan satu staf, ketiganya warga Kota Langsa, dan Sekretaris DLH warga Aceh Timur.
Kasatpol PP dan WH Aceh Timur, T Amran SE mengatakan, Karena gedung DLH Aceh Timur satu atap dengan empat OPD lain yakni MAA, MPD, MPU, dan Baitul Mal. Sehingga 52 staf dari kelima OPD tersebut dilakukan pemeriksaan rapid tes antigen.
"Menindaklanjuti laporan itu maka tim operasi yustisi bersama TNI/Polri, dan petugas Dinkes melakukan penelusuran kontak erat serta testing melalui rapid test antigen secara acak kepada 52 pegawai, dan dari hasil rapid test antigen, hasilnya dua pegawai reaktif Covid-19, yaitu satu orang staf DLH, dan satu staf MPU," ungkap Ampon panggilan Kasatpol PP Aceh Timur
Kasatpol PP juga mengimbau, bagi pegawai dari lima OPD yang belum dirapid test diharapkan mengikuti pemeriksaan rapid test antigen secara tertib, mengingat siapapun dapat diserang oleh virus Corona. Dan siapa pun wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak. Himbau Ampon.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur, Sahminan mengatakan, hasil rapid test antigen terhadap 52 pegawai, dua orang diantaranya reaktif.
"Pegawai yang reaktif Covid-19 akan menjalani isolasi mandiri di rumah," Kata Sahminan.
Selanjutnya, petugas medis dari Puskesmas wilayah domisili pegawai reaktif itu akan melakukan pemeriksaan bagi keluarga yang kontak erat untuk mendeteksi keluarga yang terpapar, dan memutus rantai penularan. Jelas Kepala Dinkes Aceh Timur.
"Nanti setelah 14 hari isolasi mandiri, warga yang reaktif ini akan dirapid tes kembali, dan apabila tidak reaktif baru diperbolehkan masuk kerja kembali," ungkap Sahminan.
Lanjutnya, bagi pegawai asal Kota Langsa yang reaktif, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinkes Kota Langsa untuk melakukan tracing bagi keluarganya yang kontak erat.
Kepala Dinkes Aceh Timur juga mengimbau tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), mengonsumsi vitamin, dan makanan bergizi untuk menambah imun tubuh serta penyembuhan.*
Amatan awak media dilapangan, aktivitas pada masing-masing lima OPD yang tergabung dalam satu atap yakni DLH, MPD, MPU, MAA, dan Baitul Mal sangat padat. Apalagi, kelima OPD ini juga berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.
ASN dari salah satu OPD di gedung satu atap itu berharap agar adanya pemisahan sekretariat OPD agar aktivitas pegawai dalam melayani masyarakat di gedung tersebut tidak terlalu padat, sehingga tidak terlalu beresiko terjadinya penularan. (Edo)
Komentar Anda :