Forum Pemred Riau Bantu Kesejahteraan Anggota Bagi-bagi Sembako Akibat Dampak Pandemi covid-19
Jumat, 13-08-2021 - 22:33:00 WIB 👁 27238
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Seiring diperpanjangnya pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah, Forum Pemred Riau (FPR) gelar aksi sosial bagi-bagi sembako untuk keluarga besar FPR. Giat sosial tersebut dilaksanakan di kantor FPR Jl Hangtuah, Pekanbaru, Jumat pagi (13/8/2021).
Ketua FPR, Rahmad Handayani Tarigan melalui Wakil Ketua FPR, Harijal Jalil menyebutkan, kegiatan bagi-bagi sembako ini wujud kepedulian organisasi kepada anggota. Dan sesama insan pers
“Wabah Covid-19 yang kini melanda telah membuat hancurnya roda perekonomian. Dampak ini sangat kita rasakan oleh masyarakat. Dengan pembagian sembako ini kita harapkan bisa sedikit membantu teman-teman yang tergabung di FPR,†ujar Harijal Jalil.
Dikatakannya, kegiatan ini diupayakan akan terus dilaksanakan. Bahkan bisa jadi nanti ditingkatkan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat umum.
“Hari ini kita membagikan sebanyak 31 paket sembako (Beras, Minyak nan Telur) untuk semua anggota FPR. Mudah-mudahan kedepannya bisa kita tingkatkan lagi. Baik dalam segi kuantitas maupun kualitasnya. Peruntukkannya pun bisa kita perlebar untuk masyarakat umum,†pukas Jalil yang didampingi Benbahara FPR, Hari Jumaulana.
Usai melakukan pembagian sembako, pengurus dan anggota FPR menggelar ajangsana ke Taman Rekreasi Alam Mayang. Dan saat awak mengkonfirmasi terkait dampak dari covid-19 ini. Manager taman wisata alam mayang Riyono. panggilan akrab nya Mas Yono. orang nya sangat ramah dengan siapapun baik dengan awak media. mas Yono. Mengungkap kan akibat dari pandemi covid-19 ini.
"Terutama dari kegiatan wisata di Provinsi Riau khususnya kota Pekanbaru baik di taman wisata alam mayang ini akibat dampak nya tentang. perekonomian wisata sangat prihatin.
dari PPKM sampai level IV ini untuk kegiatan wisata sangat berdampak sekali. Karna kita harus mengikuti aturan pemerintah untuk menutup semua kegiatan di areal wisata. dan semenjak covid-19 ini sangat jauh sekali. pendapatan dari wisata. Di bandingkan sebelum adanya pandemi covid-19 ini. Pada tahun 2020. Sangat jauh sekali. Saat awak media menanyakan terkait karyawan tetap di pekerjakan hanya ganti shif sebanyak 27 karyawan setiap hari nya kita pekerjaan 2 orang.
"Walau bagaimana pun beban harus di selesaikan. dan mudah-mudahan pandemi covid-19 ini segera berlalu apapun instruksi pemerintah kita sebagai warga negara masyarakat wajib mendukung. Hanya saja kita perlu menyempurnakan yang pertama adalah gagasan bagaimana kartu vaksin sudah di fungsikan sebagai untuk memberi nilai sosial ekonomi Alhamdulillah untuk mos sudah di gunakan kemudian semoga. wisata bisa buka kembali karna beberapa minggu lalu. Ujar mas Yono. dan sudah di sosialisasikan.
"kemudian kita sebagai warga negara masyarakat tidak ada salahnya kita melengkapi apa yang pemerintah lakukan untuk menjaga imun tubuh melalui memperkaya nilai-nilai budaya lokal seperti bagaimana mensosialisasikan kehidupan kita sehari-hari untuk menggunakan ramuan herbal dalam upaya meningkatkan peningkatan ketahanan tubuh sehingga masyarakat memiliki ketahanan yang bagus supaya bisa beraktifitas dan ekonomi bisa pulih kembali. Ujar Mas Yono.
: Jasril Chaniago
Komentar Anda :