Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang
Menyalurkan Belasan Mesin Pompa Air ke Polsek dan Koramil di Rohul
Sabtu, 04-08-2018 - 00:03:26 WIB 👁 58488
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU-Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang menyalurkan belasan mesin pompa air merk Robin, untuk digunakan pemadaman ketika terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).‎
Mesin pompa air ini diberikan Kapolda Riau kepada Polsek jajaran Polres Rohul, Koramil Rokan IV Koto, Koramil Kunto‎ Darussalam, dan Satgas Karlahut Satria Krisna Kecamatan Bonaidarussalam, saat kunjungan kerja, dan peletakan batu pertama untuk pembangunan Mako Polres Rohul di Jalan Lingkar KM 4 Pasirpangaraian, Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah, Jumat (3/8/2018).‎
‎Kapolda Riau mengatakan pompa air itu akan digunakan Polsek jajaran Polres Rohul, Koramil dan Satgas Karlahut saat terjadi Karlahut di wilayahnya, terutama menjelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Mengantisipasi Karlahut saat Asian Games, Nandang meminta masyarakat Riau untuk tidak menggunakan cara lama saat membuka lahan. Ia menegaskan Polri akan menindak tegas pelaku pembakar lahan atau hutan.‎
Menurutnya, cara lama yang biasa digunakan oknum masyarakat saat membuka lahan, yakni dengan cara membakar merupakan langkah salah, karena bukan hanya merusak flora dan pauna saja, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat.‎
"Cara-cara lama itu ditinggalkan, karena itu akan merugikan semua pihak. Pertama, rusaknya flora pauna kita, yang kedua akan mengganggu kesehatan generasi yang akan datang," jelas Nandang‎.‎
"Otomatis sumber daya manusia (SDM) kita nanti ke depan tidak bisa bersaing dengan orang lain, karena punya ISPA, sesak nafas, dan segala macam," tambah Nandang.‎
Kapolda Riau mengaku telah mengintruksikan seluruh jajaran Polres dan Polsek agar optimalkan sosialisasikan tentang bahaya dari Karlahut, serta memberikan penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat.‎
"Kalau sudah terjadi kebakaran segera dilokalisir, dipadamkan, didinginkan. Setelah itu cari pelakunya, kita proses," tegas Nandang.‎
Ditanya apa tindakan tegas dilakukan jajaran Polda Riau ketika da pelaku pembakar lahan atau hutan ditangkap, Nandang menjawab, "Jelas, di Palembang (Sumatera Selatan) mau ditembak, ‎kita tidak perlu ditembak."
"Yang kita tembak hatinya, supaya masyarakat bisa mengikuti aturan untuk kepentingan bersama," pungkas Kapolda Riau Nandang.(rtk/soc)
Komentar Anda :