KKP Pulangkan Empat Nelayan Asal Aceh Yang Tertangkap di Thailand
Sabtu, 11-09-2021 - 21:11:12 WIB ð 15970
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulangkan empat orang nelayan asal Aceh yang tertangkap di Thailand.
Pemulangan empat nelayan asal Aceh tersebut menunjukkan perhatian KKP, Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Daerah Aceh terhadap nelayan yang mengalami permasalahan hukum di luar negeri, Sabtu (11/9/2021).
ââ¬ÅKeempat nelayan tersebut tiba di tanah air pada Kamis malam (9/9/2021),ââ¬Â ujar Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin.
Adin menambahkan keempat nelayan tersebut ditangkap oleh otoritas Thailand pada tanggal 9 April 2021 karena dianggap melakukan illegal fishing di wilayah Thailand, namun berdasarkan putusan pengadilan Thailand mereka dibebaskan karena masih dibawah umur.
Untuk diketahui bahwa Keempatnya nelayan tersebut berasal dari Idi Reyeuk. H (17 tahun), M (18 tahun), MM (18 tahun) dan J (17 tahun).
ââ¬ÅKeempatnya masih di bawah umur, usianya masih 17-18 tahun, sehingga dilakukan tindakan deportasi saja,ââ¬Â ujar Adin.
Adin juga tidak lupa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik antara KKP, Kementerian Luar Negeri dan Pemda Aceh. Adin juga berharap agar sinergi ini dapat ditingkatkan ke depannya.
ââ¬ÅTerima kasih dan apresiasi atas sinergi yang baik dalam proses pemulangan para nelayan tersebut. Ini merupakan wujud kehadiran negara untuk melindungi warga negaranya,ââ¬Â ujar Adin.
Sementara itu, Direktur Penanganan Pelanggaran, Teuku Elvitrasyah, menyampaikan bahwa meskipun sudah pulang ke tanah air, keempat nelayan tersebut musti bersabar karena masih harus menjalani proses terkait penanganan dan pencegahan Covid-19. Teuku juga berharap agar proses hukum yang sudah dijalani menjadi pelajaran agar pelanggaran melintas batas tidak terulang lagi.
ââ¬ÅSesuai standar pencegahan dan penanganan Covid-19, kepada para nelayan yang dipulangkan akan dilakukan tes PCR dan karantina terlebih dahulu,ââ¬Â terang Teuku.
Ia juga mengajak agar kita tetap selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, supaya wabah Covid-19 segera berakhir.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan bahwa fokus utama pembangunan kelautan dan perikanan adalah meningkatkan kesejahteraan nelayan. Fokus dimaksud mengedepankan keseimbangan aspek ekologi, sosial dan ekonomi. (Edo)
Komentar Anda :