Pupuk Jiwa Nasionalisme, Dandim Demak Berikan Wasbang Kepada Calon Anggota Paskibraka
senin, 06-08-2018 - 19:23:44 WIB 👁 25344
SERGAPONLINE.COM DEMAK- Dalam meningkatkan rasa Nasionalis dan semangat Bela Negara, hari ini Komandan Kodim (Dandim) 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusnianto memberikan pembekalan dan motivasi kepada para calon Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) tahun 2018 Kabupaten Demak, bertempat di Aula Makodim Demak, Jl. Kyai Singkil, Petengan Selatan, Bintoro, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (6/8/2018).
Sebanyak 30 siswa calon Paskibraka Kabupaten Demak tahun 2018, dengan didampingi para senior Paskibraka dan pelatih yang terdiri dari anggota TNI dan dengan antusias mendengarkan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara.
Dalam pemaparannya, Dandim Demak, Letkol Inf Abi Kusnianto mengatakan bahwa Bela Negara adalah tekad dan perilaku warga yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 rela berkorban demi kelangsungan hidup bangsa dan Negara. "Pembinaan kesadaran bela Negara merupakan usaha-usaha kegiatan yang berdayaguna dan berhasil guna untuk menumbuh kembangkan cinta tanah air yang dijiwai oleh kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan akan pancasila sebagai Ideologi Negara, kerelaan berkorban untuk negara serta dapat memberikan kemampuan bela Negara," ujarnya.
Dandim juga berpesan kepada para siswa calon Paskibraka, untuk bisa menjadi contoh bagi para pemuda yang lain dalam mengisi pembangunan. Bahkan anggota Paskibraka diharapkan terus menjunjung tinggi komitmen pada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam setiap langkah dan tindakan.
"Disadari atau tidak sekarang ini kepribadian dan nasionalisme generasi muda sedang mengalami penurunan. Rasa setia kawan dan menyanyangi sesama manusia sudah mulai pudar. Hal itu bisa dilihat dari maraknya aksi tawuran massa, peredaran narkoba dan bentuk-bentuk anarkisme lainnya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah seringnya terjadi kejahatan seksual dan pelaku tawuran itu adalah anak-anak sekolah," urai Dandim.
“Ditangan kalianlah para generasi muda bangsa ini kelak bergantung. Jadikanlah diri kalian generasi emas, generasi yang dapat membawa bangsa dan negaranya menuju Indonesia Jaya. Jangan kalian terpengaruh dengan hal-hal negative yang dapat merusak moral dan jati diri kalian sebagai pemuda-pemudi bangsa Indonesia," tandasnya. (SO/Pendim0716-Dmk)
Komentar Anda :