Kepala Sekolah SDN Sepuluh Tasik Betung Sering OFF Tidak Masuk Kantor
Jumat, 01-10-2021 - 10:07:24 WIB 👁 54430
|
| Foto: Miskardi, S.pd (Kepala Sekolah SD Negeri 10 tasik betung) |
SERGAPONLINE.COM SIAK - Kepala sekolah SD Negeri Sepuluh tasik betung, sering Off atau tidak masuk kantor, Wartawan Sergaponline. com berawal mendapatkan informasi dari masyarakat yang tidak mau di sebut namanya.
Menceritakan bahwa kepala sekolah Tasik Betung jarang terlihat di sekolah SD 10 ini. Ia tidak tau apa sebap, walaupun kemarau sesuka hatinya ia datang. kata sumber informasi tersebut.
Hal ini membuat Wartawan sergaponline. com menyelusuri di Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, pada ( 28/9-21) ketemu langsung Kepala Bidang SD Kabupaten Siak, Slamet Supriadi. diruang kerjanya.
Ketika wartawan di konfirmasi apa ia mengetahui kepala Sekolah SD Negeri 10 tasik betung jarang masuk di sekolah. Slamet menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui hal tersebut. ia berterimakasih atas informasi ini karena pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan. dan ia segera memerintahkan Korwil kecamatan Sei mandau, jelas Slamet supriadi.
Selain itu. Slamet, menambahkan jika ia mendapatkan bukti benar hal itu terjadi tentu ada sangsi dari pemerintah. Melakukan teguran. dan sangsi berat di berhentikan dari jabatanya, tuturnya.
Sa'at Wartawan melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah. Miskardi S.Pd, pada tanggal ( 29/9-21 ) di warung kopi di Kecamatan Sei mandau. Miskardi menjawab, bahwa dirinya memang sering tidak datang ke sekolah. Alasanya karena kondisi jalan sering terhalang faktor alam seperti hujan dan lain-lain.
Miskardi juga menyampaikan bahwa ada jadwal yang seharusnya di lakukan di 2 lokasi sekolah. ada 1 kelas jauh yaitu terletak di Desa Tumang atau sering di dengar orang kampung BEDENG.
Selain itu SD Negeri 10 di tasik betung. di hari senin dan hari Rabu di tasik betung. sedangkan di hari selasa dan hari Kamis jadwalnya di Bedeng. sedangkan hari Jum'at dan sabtu ia menyelesaikan Administrasi di rumahnya di kecamatan sei mandau Kampung lubuk jering.
Ternyata fakta jadwal itu tidak terlaksana kan karena faktor alam, kata Miskardi.
Miskardi menambahkan bahwa pihaknya bukan tidak melaksanakan amanah tugas, cuman Rumah dinas tidak ada di sekolah tersebut. seharusnya jika ada prasarana tempat perumahan Guru akan ia tinggal di sana.
Ketika di tanya oleh wartawan kepada Miskardi. Apa Miskardi sudah mengajukan permohonan ke Dinas untuk di bangun prasarana Rumah Guru, ia menjawab sudah saya sampaikan baik secara proposal dan di Musrembang, Namun sampai sekarang tidak ada muncul. jelas Miskardi.
Miskardi berharap supaya pihak Dinas Pendidikan untuk disediakan fasilitasi dimulai dari transportasi kendaraan Roda 2 yang layak digunakan disana dan Rumah Dinas. Harap Miskardi. (Alwi)
Komentar Anda :