Kepala Sekolah SMAN 02 Pekanbaru Diduga Lakukan Pungli, Lsm Gerak Indonesia Laporkan ke Polda Riau
Sabtu, 11-08-2018 - 10:29:13 WIB 👁 82326
PEKANBARU, SERGAPONLINE.COM - Penerimaan siswa baru Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah menjadi barang empuk bagi oknum kepala sekolah untuk melakukan pungutan liar (Pungli) dengan dalil uang bangku, bangun sekolah, beli kipas angin dan lain-lain. Ini diterapkan bagi siswa baru yang masuk lewat "pintu belakang".
Orang tua wali murid yang ingin anaknya masuk sekolah Negeri harus menerima kenyataan pahit, dengan membayar sejumlah uang kepada oknuk guru yang tak lain adalah kaki tangan dari pada kepala sekolah.
Seperti yang terjadi di SMAN 02 Pekanbaru Riau, pada penerimaan siswa baru lewat pintu belakang Guru wakil kesiswaan dan juga ketua panitia pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, diduga meminta sejumlah uang kepada calon siswa baru yang ingin masuk di SMAN 2 Pekanbaru lewat pintu belakang.
Menurut F siswa yang diterima di SMAN 02 Pekanbaru masuk lewat pintu belakang mengatakan, saya masuk di SMAN 02 Pekanbaru harus membayar sejumlah uang kepada oknum guru atas nama Masrikan, kaki tangan kepala sekolah sebesar Rp. 7 Juta dengan alasan uang bangku, Ungkap F
"Bahkan orang tua saya saat itu hanya punya uang sebesar Rp. 5 Juta, namun M, meminta ditambah 2 Juta lagi, ya mau tidak mau orang tua terpaksa pinjam sana sini untuk memenuhi permintaan dari pada Masrikan, akhirnya orang tua saya pun menyerahkan uang 7 Juta kepada Masrikan", Jelas F kepada media ini.
Bahkan F meminta agar uang orang tuanya tersebut dikembalikan oleh oknum Masrikan kaki tangan dari pada kepala sekolah "kami ini orang susah pak, dulu saya daftar melalui zonasi tidak mampu, namun pihak dari pada panitia PPDB mengarahkan pada zonasi reguler akhirnya saya tidak lolos pada verifikasi, mau tidak mau harus masuk lewat pintu belakang, Ungkap F.
Ketika wartawan konfirmasi Kasim, kepala sekolah SMAN 02 Pekanbaru di kantornya mengatakan, kalau masalah uang pungutan yang diduga dilakukan oleh Masrikan, itu tidak ada, kalau 300 rupiah itu ada, tapi sumbagan dari pada orang tua, Jelas Kasim.
Kasim juga mengatakan, terkait tututan 4 orang siswa yang meminta uangnya dikembalikan, saya siap mengembalikannya dengan cara harus melalui orangtua dari pada siswa. Dengan melindungi narasumber, apalagi sudah menjadi siswa dari pada SMAN 02 Pekanbaru, Media ini terpaksa masih merahasikan identitas dari pada narasumber.
Dijelaskan Kasim, penerimaan siswa baru SMAN 02 Pekanbaru yang masuk secara sah dan sesuai aturan hanya 7 kelas dengan kapasitas 36 orang siswa/kelas artinya jumlah keseluruhan yang diterima sesuai aturan 252 Siswa/i. Namun karna desakan dari pada anggota DPRD Riau yang datang kesekolah untuk meminta menerima siswa baru yang tidak lolos pada penerimaan PPDB 2018, akhirnya pihak Dinas Pendidikan mengambil kebijakan dengan menambah 2 ruang kelas baru dengan kapasitas 36/kelas dengan demikian yang masuk lewat pintu belakang sejumlah 72 orang siswa.
Ketika wartawan menanyakan siapa saja siswa yang masuk lewat pintu belakang?, sebagian titipan dari anggota DPRD Riau, titipan dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan juga langsung kami terima di sekolah, Jelasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (DPD LSM GERAK-INDONESIA) Emos Gea mengatakan kepada media ini bahwa terkait Pungutan Liar yang diduga dilakukan oleh Masrikan Wakil Kesiswaan dan Kepala Sekolah SMAN 2 Pekanbaru, kita telah siapkan laporan resmi kepada Polda Riau melalui Direskrimsus Polda Riau, Jelas Emos
Emos menjelaskan Pungutan sejumlah uang kepada Wali Didik Baru pada Pelaksanaan PPDB lewat pintu belakang bukan lagi rahasia umum, ini sudah menjadi penyakit tahunan yang sulit untuk disembuhkan. Dengan demikian wajib hukumnya untuk segera kita sampaikan laporannya kepada penegak hukum agar kedepan tidak akan ada lagi, ini dunia pendidikan, kalau sudah dimulai pada dini main bayar-bayar pasti generasi kita kedepan akan rusak, Ungkap Emos.
Ditambah Emos, Laporan Pungli yang diduga dilakukan Guru Wakil Kesiswaan dan Kepala Sekolah SMAN 2 Pekanbaru sudah kita siapkan, hari senin 6/8/18, kita antar ke Polda Riau, Tambah Emos (Rls/Red)
Komentar Anda :