SERGAPONLINE.COM- Menimbang situasi dan kondisi di Provinsi Nusa Tenggara Barat pasca bencana alam/gempa bumi yang terjadi pada tanggal 5 Agustus 2018, TNI turut prihatin atas duka mendalam yang dirasakan oleh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Saat ini berbagai langkah evakuasi dan rehabilitasi terus dilakukan oleh Pemerintah. Seiring dengan upaya pemulihan kondisi masyarakat NTB, kegiatan olahraga The Indonesian National Armed Forces Mandalika International Marathon 2018 yang awalnya diselenggarakan pada tanggal 23 September 2018 diundur hingga tanggal 4 November 2018.
Terkait dengan mundurnya waktu pelaksanaan The Indonesian National Armed Forces Mandalika International Marathon 2018, Kepala Dinas Jasmani Angkatan Darat (Kadisjasad) Brigjen TNI Muhammad Hasan sebagai ketua penyelenggara dalam jumpa pers mengatakan bahwa untuk peserta yang telah terdaftar dan berniat untuk mengundurkan diri dari kegiatan ini, kami selaku penyelenggara akan mengembalikan biaya pendaftaran secara utuh, bertempat di FX Sudirman, Senayan, Jakarta, Rabu malam (15/8/2018).
"Secara umum tidak ada perubahan dalam teknis acara, termasuk ketentuan lomba, lokasi pelaksanaan, susunan acara dan jumlah hadiah," lanjutnya.
"TNI menyadari antusiasme para peserta yang telah dan akan berpartisipasi dalam The Indonesian National Armed Forces International Marathon cukup tinggi. Bagi calon peserta yang berminat untuk mengikuti kegiatan ini, pendaftaran masih dibuka secara online dan offline hingga 15 Oktober 2018," terangnya.
Sementara itu Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) yang juga hadir Kolonel Inf Kristomei Sianturi, The Indonesian National Armed Forces International Marathon 2018 akan terbagi dalam empat jarak tempuh dengan berbagai kategori. Empat kategori tersebut yakni lari 5 km, lari 10 km, lari 21 km, dan marathon 42 km, yang dibagi berdasarkan kelas masing-masing.
"Mekanisme pengunduran diri dilakukan dengan mengirimkan email konfirmasi pendaftaran ke
[email protected] atau menghubungi staf kami di+62813-2615-4974. Pengembalian biaya pendaftaran dilakukan selambat-lambatnya 14 hari kerja setelah konfirmasi pendaftaran dikirimkan ke pihak kami," jelasnya.
"Melalui kegiatan ini kami mengajak segenap masyarakat Indonesia terus berdoa semoga masyarakat Nusa Tenggara Barat dapat kembali bangkit dan memulai lembaran baru yang lebih baik," ungkap Kapendam Jaya.
"Akhir kata, TNI selaku penyelenggara mengharapkan dukungan dari segenap
masyarakat Indonesia demi kelancaran dan kesuksesan The Indonesian National Armed Forces International Marathon 2018," tandasnya. (soc)