Resahkan Warga, Pemasangan Jargas di Aceh Timur Terancam Gagal
Senin, 14-03-2022 - 09:04:28 WIB 👁 46535
 |
| Foto: Pipa Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga |
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Program Kementrian ESDM untuk konversi gas Melon dalam hal ini pemasangan pipa Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Aceh Timur yang dikerjakan oleh PT. Adhi Karya selaku kontraktor pelaksana sangat meresahkan warga dan terancam gagal.
Pasalnya, 5,016 pelanggan pemasangan perdana Jaringan Gas (Jargas) di Kabupaten Timur hingga saat ini belum selesai dikerjakan, dan hal tersebut disampaikan oleh Tengku (Tgk) Jamaluddin selaku warga setempat yang juga sebagai Aktivis di Kabupaten tersebut.
Selain keterlambatan pemasangan pipa Jargas, warga sekitar juga mengeluh terhadap galian yang belum di perbaiki / ditimbun kembali sampai saat ini, dan hal tersebut sangat mengganggu pengguna jalan bahkan sering terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh lubang galian yang diperkirakan +- 1.5 Meter. Kalau di musim hujan, air yang mengenang menutupi dalamnya lobang tersebut sehingga banyak yang nyemplung. Ujar Abon sapaan akrap Tgk Jamaluddin, Kamis (10/03/2022).
Selanjutnya, Abon juga menjelaskan keresahan warga terkait pemasangan meteran gas yang berpotensi rawan kecelakaan/kebocoran, karena meteran yang dipasang hanya bergantung pada pipa saja tanpa dikaitkan dimana pun.
"Pemasangan pipa yang kurang safety karena bergantung pada pipa saja dan tidak seperti meteran listrik, jadi sangat beresiko", Cetus Abon.
Dari pengerjaan yang di cap amburadul oleh masyarakat tersebut, beberapa Kepala Desa/Keuchik di Kecamatan Darul Ihsan, mempertanyakan ihwal kinerja pihak PT.Adhi Karya yang terkesan dibiarkan begitu saja bahkan sampai saat ini belum di perbaiki.
"Penggalian pipa jargas sangat mengganggu pengguna jalan, seharusnya pihak pekerja selesai memasang jaringan pipa langsung menutupi/menimbun lubang galian, supaya tidak menyebabkan kecelakaan terhadap pengguna jalan", Ujar Sayuti selaku Keuchik Desa Panton Merbo, Kamis (10/03/2022).
Hal senada juga disampaikan oleh Sanusi sebagai Geuchik Lhok Meure kecamatan setempat, bahwa galian tersebut sangat meresahkan warga baik itu lubang yang tidak ditimbun kembali atau pun pemasangan meteran gas rawan kecelakaan.
Sementara PT Adhi Karya melalui Manager Affair, Ricky Maulana, ST saat di konfirmasi media ini via seluler menjelaskan bahwa program jargas Kementrian ESDM tetap akan diselesaikan, karena masih dalam masa pemeliharaan. Kamis (10/03/2022).
Itu tanggung jawab kita(Adhi Karya) selaku kontraktor pelaksana proyek jargas, termasuk di Aceh Timur untuk menyelesaikan tahap finishing nya. Meskipun tidak ada perpanjangan kontrak namun masih dalam masa pemeliharaan. Jelas Ricky
Lanjut Ricky, selain meyelesaikan pemasangan meteran gas nya untuk semua pelanggan, kami juga akan memperbaiki semua galian di jalan jalan desa.
"Pihak kami juga akan memperbaiki bekas galian di jalan jalan, setelah pemasangan selesai, karena ada tahapan nya yang harus dilakukan uji untuk memastikan tidak ada yang bocor dan aman", Ujar Ricky.
Ia juga menyebutkan dari 5,016 unit meteran untuk pelanggan di Kecamatan Idi Rayeuk dan Darul Ihsan, yang sudah bisa digunakan gas per maret 2022, sebanyak 550 pelanggan, sedangkan sisanya akan diselesaikan sebelum habis masa pemeliharaan.
Informasi dari tim lapangan 552 sambungan rumah sudah menggunakan jargas (masak) per tanggal 09 maret 2022 dan akan terus bertambah per harinya. Pungkas Ricky.
Editor : Edo
Komentar Anda :