Badan Amil dan Zakat Nasional Kab.Bengkalis Kembali Salurkan Zakat Kepada Puluhan Mustahiq
selasa, 28-08-2018 - 16:32:34 WIB 👁 31116
 |
| Foto : Ketua Baznas Bengkalis Ali Ambar, menyalurkan zakat disaksikan Assiten I, Hj. Umi Kalsum. |
SERGAPONLINE.COM BENGKALIS- Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis kembali salurkan zakat kepada puluhan mustahiq pada triwulan ketiga tahun 2018 ini.
Secara simbolis penyerahan zakat kepada penerima berlangsung di Gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Bengkalis. Penerima dibagi dalam tiga kategori, yakni zakat produktif sebanyak 37 orang, beasiswa 38 orang dan zakat konsumtif 14 orang.
Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis H. Ali Ambar mengatakan, program Baznas yang sudah dilakukan diantaranya Bengkalis Sehat, Bengkalis Smart, Bengkalis Peduli, Bengkalis Sejahtera dan Bengkalis Taqwa.
Penyaluran zakat kali ini merupakan penyaluran yang ketiga tahun 2018, sementara untuk yang keempat akan disalurkan pada Desember mendatang.
Sementara penyaluran diluar zakat produktif, beasiswa dan kosumtif disebut dengan penyaluran zakat bersifat eksidentil, sakit dan diluar Ramadhan.
Baznas juga mengirimkan bantuan kepada masyarakat Lombok yang terkena musibah sebanyak Rp60 juta dan pakaian sebanyak 40 Kg, bantuan tersebut berkat dari inisiatif kawan-kawan pemuda Bengkalis peduli dan Baznas.
Penyaluran zakat tersebut secara simbolis kepada penerimannya ini dihadiri Assisten I Setdakab Bengkalis, Hj. Umi Kalsum serta tamu undangan lainnya.
Menurut Ali Ambar, penyaluran zakat kepada penerima sebelumnya dipilih berdasarkan assesment dari tim Baznas Bengkalis.
Secara menyeluruh jumlah zakat yang disalurkan pada triwulan ketiga ini sebesar Rp117,8 juta. Besaran yang diberikan bervariasi setiap penerimanya sesuai dengan kebutuhan penerima zakat.
Ali Ambar memaparkan sejak awal tahun 2018 sampai Agustus ini pihaknya telah mengumpulkan zakat dari masyarakat sebanyak Rp1 miliar lebih. Sementara jumlah yang sudah disalurkan dari Januari hingga Agustus 2018 sebesar Rp700 juta lebih.
"Setakat ini penerimaan zakat oleh Baznas yang terbesar berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Bengkalis. Zakat diterima Baznas langsung melalui kantor kantor OPD yang ada di Bengkalis," tambahnya.
Meskipun perolehan zakat dari ASN yang terbesar, menurut Ali Ambar penerimaan ini belum semua ASN yang memberikan zakat melalui Baznas.
Selain itu penerimaan zakat melalui Baznas ini sangat terbantu dengan adanya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di Bengkalis. Kalau dulunya tahun 2016 lalu Baznas Bengkalis baru memiliki delapan UPZ, untuk tahun 2018 ini sudah ada sebanyak 40 UPZ Baznas.
"UPZ kita saat ini cukup aktif sehingga perolehan Zakat yang kita terima hingga Agustus ini sudah hampir mendekati target yang kita tentukan sebelumnya," terang Ali Ambar.
Target penerimaan zakat tahun ini Baznas mematok sebesar Rp1,1 miliar dan optimis bisa dicapai. Potensi zakat yang menjadi target pihaknya saat ini penerimaan melalui kampung-kampung atau desa.
"Kita lihat potensinya cukup besar zakat di kampung-kampung. Seperti di Bukit Kerikil, dimana setoran zakat awalnya kita terima bisa sekitar Rp50. juta, kemudian setoran zakat kedua sebesar Rp70 juta," imbuhnya.(RTC/SOC)
Komentar Anda :