Orang Yang Membunuh Yuliaman Laoli
Keluarga Mengharapkan Kepada Polres Kampar Dan Polsek Tambang Agar Segara Menangkap Pelaku
Rabu, 29-08-2018 - 09:52:40 WIB 👁 72229
 |
Photo keluarga Yusman Laoli dan ketua HIMNI Kampar dan pengurus Gapenas saat membuat laporan ke polsek tambang
|
SERGAPONLINE.COM KAMPAR- Keluarga Yuliaman Laoli korban pengeroyokan hingga merenggut nyawa, membuat laporan pengaduan ke kantor Polsek Tambang Kabupaten Kampar untuk memberi keterangan atas meninggalnya Yuliaman Laoli (42) warga Desa Kualu, Kecamatan Tambang, diduga tewasnya Yuliaman Laoli karena dikroyok sejumlah pemuda saat main Billiards di daerah Dusun V Desa Kuala Kecamatan Tambang, jumat (24/8/2018)
Keluarga Yuliaman Laoli telah membuat laporan pengaduan ke Kantor Polesek Sektor Tambang, berdasarkan laporan polisi nomor: LP/99/viii/2018/Riau/Res KPR/SEK.TBG, TANGGAL 24 aGUSTUS 2018.
M Dedy Munaslu Laoli sebagai yang mewakili keluarga korban mengatakan, "kita telah membuat laporan ke polisi, tetapi masalah ini kita percayakan kepada polisi untuk menanganinya. Dan kami keluarga korban sangat mengharapkan kepada pihak polisi supaya segera menangkap dan menahan pelakunya dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
Dedy menambahkan, jenazah korban sekarang lagi di kamar mayat rumah sakit umum pekanbaru, untuk pemakamannya korban dilakukan saat keluarga yang lain datang dan juga sambil menunggu hasil otopsinya karena kita dari kelurga sudah menyetujui untuk korban di otopsi.
Selain itu Ketua Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kab. Kampar Baziduhu Waruwu yang juga ikut medapingi keluarga korban ke polsek Tambang mengatakan, kepada Sergaponline.com di Kantor Polsek Tambang Selasa (28/8/2018), "kita selaku oraganisasi sangat mempercayakan sepunuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian, dan kita juga sangat mengharapkan supaya pihak kepolisian segera melakukan penangkapan dan penahanan kepada pelaku-pelaku pembunuhan terhadap korban yaitu Yuliaman Laoli tersebut." ungkapnya.
Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Tambang AKP Handono Sujaryanto S.Sos ketika dikonfirmasi Sergaponline.com rabu (28/8/2018) melalui telepon selurnya membenarkan adanya pihak keluarga korban datang ke kantor Polsek Tambang, dan kita sudah menerima laporannya.
"Kemudian kita akan melakukan proses dan melakukan penyelidikan dan akan melakukan penangkapan terhadap pelaku-pelakunya karena sebagian nama-nama pelaku sudah kita ketahui, kemudian untuk sementara langkah yang sudah kita lakukan, alat bukti dalam menggunakan pemukulan korban berupa kayu, dan juga meja bilyard sudah dibawa ke kantor polsek Tambang, selain itu kita dengar info lagi parang juga ada, namun kita sudah mencari belum kita temukan parang tersebut."
Kita minta kepada kepada pelaku supaya segera menyerahkan diri untuk dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya, kemudian kita juga berharap kepada keluarga korban supaya sabar, dan apa bila pelaku sudah tertangkap kami akan segara mengabarinya, terang Handono.
Sesuai keterangan teman-teman korban Agustinus,Riyus dan Arjun menjelaskan kepada Sergaponline.com, Kejadian tersebut terjadi di Dusun V, Desa Kuala, Kecamatan Tambang, Jumat (24/8/2018) sekira pukul 01.30 wib. Korban di temukan oleh rekannya (saksi - saksi) Agustinus, Riyus dan Arjun dengan kondisi tergeletak di dalam semak dengan bersimbah darah.
Periatiwa ini menurut rekannya Agustinus sebelumnya korban bersama rekan-rekan lainnya, Riyus dan Arjun sedang bermain Bilyard dilokasi di Desa Kualu Kecamatan Tambang.
Selanjutnya Agustinus juga mengatakan pada saat itu sedang bermain Bilyard terjadi pertengkaran mulut dengan beberapa orang pemuda yang akhirnya teman-teman korban melarikan diri karena dikejar oleh beberapa orang pemuda.
Pada saat teman-teman korban melarikan diri terpisah dengan korban, tidak lama kemudian teman-teman korban pergi mencari korban dan menemukan korban terlihat kondisinya sudah tergeletak didalam semak, korban ditemukan sekira pukul 01.30 WIB tepat nya di jalan suka Karya Ujung Desa Kualu Kecamatan Tambang dengan kondisi luka robek di bagian kepala, lengan kanan dan betis sebelah kanan mengalami luka robek.
Kemudian teman-temana korban membawa korban ke klinik Bunda Medika desa Kualu kec Tambang namun tidak lama kemudian korban mengakhiri nafas terakhirnya di klinik Bunda medika tersebut.ungkapnya (red)
Komentar Anda :