Polisi Plin Plan, Pelaku Setan Botak Perlak Yang Ditangkap Tukang Ojek
SABTU, 01-09-2018 - 14:23:07 WIB 👁 59351
Bripka Anumerta Faisal Ternyata Di Tembak Oleh KKB " Setan Botak Perlak", Polisi Minta 2 DPO Segera Menyerahkan Diri

TERKAIT:
 
  • Polisi Plin Plan, Pelaku Setan Botak Perlak Yang Ditangkap Tukang Ojek
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH UTARA- Kepolisian Resor Aceh Utara melakukan jumpa pers terkait Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Faisal,  anggota satreskrim Polres Aceh Utara, di mana pada minggu 26 Agustus 2018 lalu di desa Bantayan kecamatan Seunuddon yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata ” Setan Botak Perlak. “

    Dalam Jumpa Pers yang berlangsung di aula tribrata di Lhoksukon, Kapolres Aceh Utara Ian Rizkian Milyardin menjelaskan, dalam pembunuhan Bripka Faisal, ada 7 tersangka yang terlibat, di mana ketujuh tersangka itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di perairan Aceh.

    Adapun ketujuh tersangka KKB “Setan Botak Peureulak”. Yakni, Zulkifli alias Botak yang sudah tewas pada saat penangkapan di desa matang kupula, Samsul Bahri alias Mancho meninggal pasca penangkapan , Mukhtarmidi alias Tar alias Midi saat ini dalam perawatan medis di RSUD Cut Meutia, Lhokseumawe, Darwin alias Wen dan M. Arief Munandar alias Arep. sedangkan Dua tersangka lainnya masih DPO (buron), yaitu TM alias Dek Gam dan Adi.

    “Kami imbau kepada kedua tersangka itu agar menyerahkan diri. Apabila mereka menyerahkan diri, tentunya akan ada keringanan hukuman, namun proses hukum akan tetap dilaksanakan,” kata Ian

    Ian Rizkian menyebutkan, tersangka Mukhtarmidi dibawa ke RSUD Cut Meutia, Jumat pagi, karena dalam kondisi sakit.

    Sementara,  Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholiddiansyah, mengatakan, bahwa untuk tersangka samsul bahri alias Macho yang meninggal pasca penangkapan, di mana pada saat penangkapan tersangka samsul sempat melakukan perlawanan.

    Para pelaku akan dijerat pasal 354, jo pasal 338, jo pasal 170, jo pasal 55 KUHPidana, jo pasal 1 ayat 1dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata api ,

    Namun. dalam jumpa pers tersebut turut di hadirkan Tersangka Darwin dan Arief Munandar,  ditunjukkan barang bukti senjata api AK-56, puluhan butir peluru, satu granat manggis, satu granat nanas, sejata revolver milik Bripka Faisal, magasin, sejumlah pakaian milik tersangka,

    Selain itu, turut dihadirkan juga dua tukang ojek atau RBT yang sebelumnya sempat diamankan, tapi kemudian dipulangkan ke keluarganya masing-masing, yaitu Faisal, warga Gampong Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, dan Syahrul, warga Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

    Sementara satu tukang ojek lainnya, Bahagia, warga Gampong Meunasah Asan, Madat, tidak hadir. Kedua tukang ojek itu hadir dengan didampingi perangkat gampong.

    “Jadi pada saat itu ada sebuah perahu yang terdampar di kawasan tersebut. Jadi warga setempat merasa curiga kalau mereka ada membawa narkoba, kecurigaan itu diperkuatkan dengan dilihatnya tas yang berisikan senjata api,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin.

    Karena merasa takut, warga setempat melaporkan kecurigaan itu kepada pihak kepolisian, saat itu karena lokasinya dekat, Bripka Anumerta Faisal mendatangi lokasi itu untuk menyelidiki, akan tetapi nahasnya ia ditembak oleh komplotan tersebut hingga meninggal dunia.

    “Sebelumnya kami menginformasikan kalau Bripka Anumerta Faisal tewas karena mengalami luka tusuk, namun fakta sebenarnya, ia ditembak oleh komplotan tersebut sebanyak tiga kali tembakan,” ujar Kapolres

    Kapolres menambahkan, sebelumnya media sempat mengabarkan kalau ada enam orang komplotan yang ditangkap, sebenarnya seluruhnya delapan orang, dua meninggal, tiga masih ditahan, dan tiga lagi dibebaskan karena tidak terlibat dalam komplotan tersebut.

    “Dua tersangka meninggal SA dan ZU, yang masih kami tahan berinisial DA, AR dan TA, sementara yang dibebaskan merupakan RBT bernama, Faisal, Syahrul dan Bahagia,” jelasnya.

    Saat penangkapan terjadi, ZU tewas di tempat karena mencoba melemparkan granat ke kaki Kompol Suwalto, karena itu petugas melepaskan tembakan hingga tewas. Sementara SA meninggal karena saat itu mencoba melawan petugas dengan menusuk Bripda A menggunakan pisau, sehingga petugas melawannya sehingga terpental dan jatuh keparit.

    “Kepalanya terbentur ke tembok, dan kami sudah visum, sehingga membuat pelaku kritis dan meninggal dunia di rumah sakit,” tutupnya. (rkc/so).



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
  • Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
  • Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
  • Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    03 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    04 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    05 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    06 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    07 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    08 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    09 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    10 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    11 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    12 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    13 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    14 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    15 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    16 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    17 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    18 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    19 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    20 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    21 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    22 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com