Pemkab Pasbar Serahkan Bantuan Kepada Korban Banjir
Rabu, 19-09-2018 - 18:56:45 WIB 👁 21656
 |
Kepala Dinas Sosial Marwazi Sedang Berikan Bantuan Kepada Warga
|
SERGAPONLINE.COM PASBAR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat melalui Dinas Sosial dan Badan Penangggulangan Bendana Daerah (BPBD) Pasbar, Rabu (19/9) menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada 155 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak banjir di Jorong Koto Sawah Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Pasbar, Marwazi dan Kepala BPBD Pasbar, Try Wahluyo kepada warga setempat.
Bupati Pasaman Barat (Pasbar), H. Syahiran melalui Kepala Dinas Sosial Pasbar, Marwazi menyampaikan keprihatinan Pemerintah Daerah atas bencana banjir yang melanda beberapa daerah sejak beberapa hari yang lalu.
"Kita turut prihatin atas bencana yang terjadi. Ini musibah yang tidak bisa terelakkan. Intensitas curah hujan yang sangat tinggi menjadi penyebab terjadinya banjir. Saat ini sudah kita berikan 1 Ton 500 Kilo Gram beras dan sembako lainnya kepada korban yang terkena dampak banjir," terang Marwazi.
Disampaikan, kondisi pemukiman penduduk setempat yang berada pada dataran rendah mengakibatkan daerah tersebut rawan terhadap bencana banjir.
"Cuaca memang akhir-akhir ini cukup ekstrim. Saya minta masyarakat terus waspada. Pemerintah akan terus membenahi seluruh infrastruktur yang ada baik itu akses jalan maupun irigasi untuk mengurangi dampak banjir," katanya.
Sementara, Kepala BPBD Pasbar, Try Wahluyo menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya telah berupaya melakukan normalisasi terhadap sungai di daerah setempat. Namun upaya tersebut belum dapat sepenuhnya dapat mengurangi risiko banjir.
"Sebelumnya kita sudah lakukan normalisasi terhadap sungai yang meluap di daerah ini. Tapi nyatanya hanya mampu mengurangi dampak banjir. Belum dapat menyelesaikan secara menyeluruh. Kedepan akan terus kita upayakan. Dan alhamdulillah saat ini untuk persoalan akses jalan sedang dikerjakan perbaikannya. Kemudian akan diikuti dengan pembuatan dan perbaikan drainase untuk mengurangi genangan air di badan jalan," ujar Try.
Try berharap masyarakat selalu waspada dan siap siaga terhadap bencana alam. Didukung juga dengan memberikan laporan kepada BPBD setempat agar bencana yang terjadi dapat ditanggapi dengan cepat.
Salah satu korban banjir, Helpianti (35) berharap pemerintah terus menggulirkan bantuan kepada masyarakat yang terkena banjir. Disamping pemukiman warga yang terkena banjir, sejumlah area persawahan warga disampaikan juga ikut digenangi banjir. Hal tersebut menjadi kendala bagi masyarakat setempat untuk melanjutkan aktifitas pertanian.
"Sampai saat ini genangan di area persawahan warga masih cukup dalam hingga mencapai bahu orang dewasa. Sejumlah tanaman padi terancam gagal panen. Sudah satu minggu juga saya tidak bisa melakukan aktifitas pertanian. Mayoritas warga di sini adalah petani. Saya harap pemerintah terus memberikan perhatian kepada kami," pintanya. (Maizen)
Komentar Anda :