Diduga Menyebar Berita Hoax
Kuasa Hukum DPP IMO-Indonesia Akan Segera Melaporkan Oknum Yang Mengaku Sebagai DPW IMO Riau
Jumat, 28-09-2018 - 01:40:05 WIB 👁 89848
 |
Photo Kuasa Hukum Tjandra Setiadji, SH,MH
|
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU- Beredarnya berita HOAX Musyawarah Nasional (Munas) ke-I Ikatan Media Online (IMO) Indonesia yang beredar di media beberapa hari belakangan yang dianggap meresahkan dan mencemarkan nama baik IMO Indonesia.
Atas pemberitaan tersebut, kuasa hukum Ikatan media online (IMO)-Indonesia, Maskur Husain, S.H, dan Tjandra Setiadji, SH,MH berencana akan segera melaporkan oknum yang mengaku-ngaku sebagai ketua DPW IMO Indonesia diwilayah Propinsi Riau dan yang menyebarkan berita Hoax bahwa IMO Indonesia sudah bubar, kuasa Hukum mengatakan kepada media, kita akan segera melaporkan masalah ini ke pihak yang berwajib serta melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) terkait pernyataan terbuka yang di lontarkan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.
Acara Munas tersebut yang beredar dibeberapa media selama ini akan dilaksanakan di jakarta tepatnya di hotel grand cempaka Kamis, (27 s/d 28/09/2018). Atas pernyataan itu membuat keresahan bagi pengurus DPP IMO, perwakilan IMO maupun anggota IMO lainnya di seluruh Indonesia.
"Iya mas, kita akan melaporkan ke Polisi serta akan menggugat PMH para oknum oknum yang meresahkan dan mencemarkan nama baik IMO Indonesia itu" Jelas Maskur.
Panitia pelaksana munas ke-I INI Indonesia, Hangky, ketika dihubungi media ini beberapa waktu lalu melalu pesan singkat (Whatsapp) pribadinya membenarkan adanya acara Munas IMO Indonesia, karena sudah ada mosi tidak percaya dari dewan pendiri terhadap Ketua IMO Indonesia pak Yakub F Ismail.
"Sudah ada surat mosi tidak percaya dari para pendiri kepada saudara Yakub atas beberapa tugas dan kewajiban yang tidak dijalankan"
Ketika disinggung keberadaan adanya mandat DPW baru, dan bagaimana dengan DPW IMO Indonesia Riau yang sah?
"Ya benar. Sudah diterbitkan SK lagi ke semua DPW yang baru oleh pak Rudy, Ketum IMO penunjukan dr dewan pendiri IMO, untuk menghadiri Munas IMO yang pertama di jakarta. Hotel grand cempaka tangal 27-28 sep 2018 ini" Kata Hengky salahsatu panitia pelaksana sesuai dengan pemberitaan yang di anggap HOAX. (H)
Komentar Anda :