Datangkan Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Uji Kompetensi Bagi Penyidik
Kamis, 24-11-2022 - 08:05:34 WIB šŸ‘ 6016
Foto: Polda Riau Gelar Uji Kompetensi Bagi Penyidik
TERKAIT:
 
  • Datangkan Lembaga Sertifikasi Polri, Polda Riau Gelar Uji Kompetensi Bagi Penyidik
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Sebanyak 83 orang personel jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengikuti kegiatan asesmen uji kompetensi penyidik dan penyidik pembantu, pada Rabu (23/11/2022).


    Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Kota Pekanbaru ini, akan berlangsung hingga Sabtu (26/11/2022) mendatang.

    Diselenggarakannya uji kompetisi dimaksudkan untuk mewujudkan penyidikan yang presisi yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi dibuktikan dengan sertifikasi Penyidik dan Penyidik Pembantu.

    Hal tersebut bertujuan untuk menambah jumlah penyidik dan penyidik pembantu Polri yang bersertifikasi sebagai jaminan bahwa penyidik dan penyidik pembantu di jajaran Polda Riau memiliki kompetensi dan berintegritas.

    Para peserta kegiatan asesmen uji kompetensi ini, terdiri dari Ditreskrimum 22 personel, Ditreskrimsus 4 personel, Ditresnarkoba 15 personel, Ditpolairud 7 personel, dan Polres jajaran 35 personel.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lemdiklat Polri, Kombes Pol Drs. Guntur Fartio Gaffar, Supervisor LSP Kombes Pol Supriyadi, para pejabat utama Polda Riau, tim LSP sebanyak 7 orang serta para asesor penyidik sebanyak 10 orang.

    Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun mengatakan, tujuan dari kegiatan ini, tak lain adalah sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dengan menciptakan penyidik yang semakin profesional.

    "Kita ingin mewujudkan penyidik yang Presisi, yang memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi dibuktikan dengan sertikasi penyidik dan penyidik pembantu," ucap Wakapolda Riau.

    Jenderal bintang satu ini berujar, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, telah mempengaruhi berbagai aspek dalam penegakan hukum yang menjadi tugas utama jajaran fungsi reserse.

    Menurutnya, Polri merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat yang hidup di era teknologi dewasa ini.

    "Maka diperlukan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengemban tugas dalam penegakan hukum khususnya di wilayah hukum Polda Riau," kata Brigjen Tabana.

    Ia menuturkan, total penyidik di Polda Riau saat ini sebanyak 298 personel, yang terbagi kepada penyidik 96 personel dan penyidik pembantu 202 personel.

    Sementara untuk Polres jajaran, ada sebanyak 1.011 personel. Di antaranya penyidik 125 personel dan penyidik pembantu 886 personel.

    "Jumlah keseluruhan penyidik dan penyidik pembantu Polda Riau dan jajaran yakni sebanyak 1.309 personel. Dari jumlah tersebut, yang sudah memiliki sertifikasi kompetensi berjumlah 135 personel atau sekitar 10,3 persen," lanjutnya.

    Brigjen Tabana menyebut, hal ini disebabkan masih minimnya penyidik yang sudah mengikuti Dikbangspes (Pendidikan Pengembangan Spesialisasi) maupun Latkatpuan (Pelatihan Peningkatan Kemampuan) fungsi penyidikan yang menjadi salah satu persyaratan untuk menjadi penyidik.

    Diharapkan ke depan, dengan adanya kegiatan ini, maka kualitas SDM penyidik dapat meningkat, yang berbarengan pula dengan peningkatan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang telah ditetapkan lembaga sertifikasi.

    "Saya sangat menyambut baik kegiatan sertifikasi ini yang diselenggarakan oleh LSP Polri. Untuk itu saya ucapkan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh perangkat LSP Polri dan para asesor serta para peserta sertifikasi," ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Lemdiklat Polri, Kombes Pol Drs. Guntur Fartio Gaffar menerangkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, SDM adalah kunci dari Indonesia yang maju.

    Senada dengan hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menyatakan dalam program prioritasnya, bahwa SDM Polri harus hebat, profesional dan unggul dalam menghadapi era 4.0.

    Ia memaparkan, sertifikasi menjadi salah satu proses untuk menciptakan SDM Polri yang mumpuni, sebagaimana yang diinginkan Presiden dan juga Kapolri.

    "Asesor yang hadir hari ini juga adalah profesional semua. Sertifikasi ini bukan seminar, bukan rapat kerja, bukan Dikjur tetapi uji kompetensi untuk mendapatkan pengakuan diri terhadap suatu kompetensi. Hari ini kita mempunyai data ada 16 satuan fungsi yang telah membuat proses sertifikasi," bebernya.

    Berdasarkan data di Bareskrim Polri tahun 2022, Kombes Guntur menyebutkan, penyidik atau penyidik pembantu yang sudah memiliki sertifikasi berjumlah 9.053 personel. Jika dipersentasekan sebanyak 14,87 persen yang memiliki sertifikat.

    "Sehingga Bareskrim Polri menganggarkan untuk melakukan sertifikasi di 12 Polda, dan Polda Riau saat ini menggelar sertifikasi dengan DIPA sendiri," pungkasnya.

    Editor: Jasril




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    03 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    04 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    05 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    06 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    07 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    08 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    09 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    10 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    11 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    12 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    13 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    14 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    15 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    16 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    17 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    18 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    19 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    20 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    21 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    22 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com