DPRD Kota Pekanbaru Hearing Dengan Disdik, Begini Tiga Tuntutan Guru di Pekanbaru
Rabu, 18-04-2018 - 10:51:57 WIB šŸ‘ 72147

TERKAIT:
 
  • DPRD Kota Pekanbaru Hearing Dengan Disdik, Begini Tiga Tuntutan Guru di Pekanbaru
  •  

    SERGAPONLINE.COM, Pekanbaru - Rapat ini menindaklanjuti keluhan tenaga pendidik, dari jenjang TK hingga SMP di lingkungan Pemko, bersamaan dengan ini juga puluhan guru juga datang. Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar rapat terbuka bersama dengan Dinas Pendidikan, Kemenag dan BPKAD Pekanbaru, Senin (16/4/2018).

    Pantauan wartawan, para guru ini menyampaikan tiga aspirasi utama kepada anggota DPRD Pekanbaru,terutama yang menuntut dilakukannya revisi Perwako, tentang tunjangan transportasi dan sertifikasi.

    Hearing ini dipimpin Ketua Komisi III Zulfan Hafiz, di dampingi Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE, serta Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal.

    Ada tiga permasalahan yang disampaikan oleh para guru.

    Ketiga aspirasi tersebut yakni penurunan jumlah uang transportasi yang diterima guru dari Rp 1,4 juta menjadi Rp 850 ribu, nasib 300 guru Bahasa Inggris SD pascadihapuskan mata pelajaran sesuai dengan program K-13 di tingkat SD, serta kejelasan pembayaran uang insentif guru agama dari Disdik Pekanbaru.

    Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, permasalahan yang disampaikan ini, sebetulnya bukan masalah besar, namun hanya miss-komunikasi belaka. Pada intinya, pihaknya akan berusaha mencari solusi, dari setiap permasalahan yang dikeluhkan guru, dengan bantuan dari anggota DPRD Pekanbaru.

    "Saya atas nama Dinas Pendidikan, sangat setuju dilakukannya revisi Perwako, yang mengatur tentang uang tunjangan guru, setelah adanya persetujuan dari Sekdako Pekanbaru. Ini sudah berkali-kali saya sampaikan, mohon bersabar. Uang transportasi Kadis juga baru 1 bulan yang dicairkan," terangnya usai hearing pada wartawan.

    Abdul Jamal juga menjelaskan terkait masalah nasib guru Bahasa Inggris SD dan program K-13 masih belum 100 persen dilaksanakan.

    Jadi para guru tidak perlu cemas, karena jika nanti K-13 diterapkan 100 persen, maka mereka akan diganti sebagai guru muatan lokal dan guru ekstrakurikuler.

    "Kita untuk program  K-13 di Pekanbaru ini, baru berjalan 75 persen. Mereka yang harus diselamatkan pada tahun 2019 nanti," jelasnya.

    Sementara, untuk persoalan uang insentif bagi guru Agama dan MDTA yang merupakan kewenangan Kementerian Agama (Kemenag), Disdik Pekanbaru sudah mengucurkan dana sebesar Rp 1,1 miliar setiap bulan, yang diterima sekitar 3.600 orang guru.

    "Semoga ini bisa naik, tergantung rekomendasi dari TPAD Pekanbaru. Harapan saya, kawan-kawan guru ini jangan mudah tersulut emosi dan terbawa perasaan. Tolong pikirkan juga nasib 308 guru bantu kita, yang hingga kini belum gajian," paparnya.

    Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafiz mengatakan, untuk menyelesaikan permasalahan ini, pihaknya akan menggelar hearing lanjutan bersama Sekdako, BPKAD dan Kadisdik Pekanbaru, yang akan mengundang 10 orang perwakilan guru.

    Pihaknya berharap, permasalahan ini bisa segera diselesaikan, sehingga guru bisa fokus menjalankan tugasnya di sekolah. Mengenai penjelasan yang disampaikan Kadisdik cukup jelas.

    Namun ketidakhadiran Sekdako dan BPKAD, membuat permasalahan ini tidak bisa diputuskan pada pertemuan sekarang.

    "Senin depan, kita akan adakan haering lanjutan, tolong berikan kami waktu. Nanti akan kita undangan kembali 10 orang bapak dan ibu guru, untuk menyelesaikan permasalahan ini hingga tuntas. Jadi sementara waktu, kita sama-sama bersabar," jelas Zulfan Hafiz.

    Selanjutnya, dari pernyataan para guru, jika permintaan mereka tidak segera diakomodir, maka mereka mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar, sebagai bentuk kekecewaan guru terhadap Pemko Pekanbaru. Padahal, pada tanggal  23 April nanti akan dilaksanakan Ujian Nasional tingkat SMP di Kota Pekanbaru. (tbc/so)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com