Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Mengadakan Tausiyah Hikmah Puasa Hari Ke 29, Menutup Aib Orang Lain
Jumat, 21-04-2023 - 08:26:58 WIB 👁 7708
Foto: Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr Supardi SH MH Dan Beserta Ny. Kepala Kejaksaan Tinggi Riau
TERKAIT:
 
  • Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Mengadakan Tausiyah Hikmah Puasa Hari Ke 29, Menutup Aib Orang Lain
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Supardi, SH MH, Als. Rd Mahmud Sirnadirasa

    وَالصلَةوَالسلَمعَلَىمحَمدوَاِٰلهِمَعَالتسِْليْمِوَبِهِنَسْتَعِيْنفِىتَحْصِيْلِالْعِنَايَةِالْعَآمةِوَالْهِدَايَةِالتآمةِ،آمِيْنَيَارَبالْعَالَمِيْنَ

    Bismillâhirrahmânirrahîm,Wasshalâtu wassalâmu ‘alâ Muhammadin wa âlihî ma’at taslîmi wabihî nasta’înu fîtahshîlil ‘inâyatil ‘âmmati wal-hidâyatit tâmmah, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn.

    “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, kepadaNya kami memohon pertolongan dalam mencapai inayahNya yang umum dan petunjukNya yang sempurna, âmîn yâ Rabbal ‘âlamîn“.

    Sahabatku yang dimuliakan Allah dengan kebaikan akhlak, ingin aku mengingatkan kembali bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda

    وَمَنْسَتَرَمسِْلمًا,سَتَرَهاٰفِيالدُنْيَاوَالْخِرَةِ

    “Barang siapa menutupi aib seorang, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat”. (HR Muslim).

    Jika ada seorang pemimpin yang bertanya cara menjadi seorang pemimpin yang baik, maka jawabannya adalah bacalah Sirah Nabawi. Sebab semua karakter pemimpin yang baik, ada di dalam diri Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW mempunyai karakter mulia kepada tamunya, meskipun tamu itu kafir (kafir dzimmi, bukan kafir harbi).

    Izinkan aku menceritakan sebuah kisah di dalam Kitab al-Matsnawi karya Jalaluddin Rumi. Berikut kisah lengkapnya.

    Dikisahkan beberapa orang kafir memohon dengan sangat merendah kepada Nabi Muhammad SAW agar diberikan penginapan dan makanan. Permohonan mereka yang sangat merendah membuat hati Nabi Muhammad SAW tersentuh.

    Nabi Muhammad SAW memutuskan memanggil para sahabatnya danmeminta mereka untuk menyambut orang-orang kafir ini sebagai tamu. Sebagai tuan rumah yang baik tentunya akan memberikan tempat dan makanan terbaik untuk tamunya.

    Setiap sahabat memilih satu orang kafir untuk diajak menginap di rumah mereka, namun ada satu orang kafir yang tidak dipilih oleh para sahabat. Orang kafir tersebut berperawakan besar sehingga membuat para sahabat takut (mungkin juga di dalam pikiran mereka orang ini pasti gembul jadi takut menghabiskan jatah makan di rumahnya).

    Akhirnya Nabi Muhammad SAW sendiri yang menyambutnya sebagai tamu. Sikap ini yang perlu dicontoh oleh pemimpin saat ini. Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin memutuskan mengambil tugas yang paling berat (menjamu orang kafir yang tidak dipilih oleh para sahabat).

    Di rumah, Nabi Muhammad SAW memiliki tujuh ekor kambing betina untuk memenuhi kebutuhan susu sehari-hari keluarganya. Orang kafir yang menjadi tamu Nabi Muhammad SAW, menyedot habis semua susu dari tujuh ekor kambing tanpa sisa setetes pun untuk keluarga Nabi Muhammad SAW. Setelah kekenyangan, orang kafir tersebut memutuskan langsung tidur di kamar. Nabi Muhammad SAW juga menyiapkan kamar terbaik untuk tamunya.

    Ketika orang kafir telah tertidur dengan pulas, salah satu pelayan perempuan mengunci kamar tempat orang kafir tidur.

    Di pertengahan malam, orang kafir terbangun karena merasakan perutnya mulas dan ingin buang air besar. Sialnya, pintu telah terkunci dan Ia sudah tidak bisa menahan lebih lama lagi.

    Tanpa rasa malu, ia keluarkan kotorannya di selimut yang diberikan Nabi Muhammad SAW. Esok paginya saat Nabi Muhammad SAW membuka pintu kamar, orang kafir merasa sangat malu dan segera melarikan diri tanpa permisi dan berterima kasih.

    Nabi Muhammad SAW menyadari hal yang telah terjadi dan memilih membiarkannya pergi untuk menjaga harga dirinya.

    Inilah sikap mulia seorang Tuan rumah yang seharusnya marah karena makanan telah dihabiskan tanpa sisa dan rumah yang dikotori dengan kotoran bekas buang air besar, tetapi justru memilih mementingkan harga diri tamunya.

    Begitulah sikap mulia Rasulullah SAW, seorang pemimpin umat yang bijaksana. Hal yang paling mencengangkan adalah Nabi Muhammad SAW memilih membersihkan sendiri kotoran orang kafir tersebut. Para sahabat yang melihat kejadian itu berusaha menawarkan diri dan mencegah Nabi membersihkannya sendiri, namun beliau tetap bersikeras untuk melakukannya.

    Tatkala Nabi Muhammad SAW sedang bersih- bersih, orang kafir yang melarikan diri karena malu ternyata kembali lagi untuk mengambil jimat (berhala kecil) yang tertinggal di kamar Nabi Muhammad SAW.

    Saat itulah orang kafir melihat dengan mata dan kepalanya sendiri, tuan rumah (Nabi Muhammad SAW) yang seharusnya marah-marah ternyata justru membersihkan kotoran tamunya dengan wajah yang sangat tulus.

    Melihat kejadian tersebut, orang kafir langsung menitikkan air mata dan seketika ingin beriman kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT.

    Dengan penuh penyesalan, ia menangis di hadapan Nabi Muhammad SAW. Nabi pun berkata, “tangisan dan penyesalan akan membersihkan kejahatan”.

    Ku tutup dengan do’a yang selalu dipanjatkan Rasulullah SAW pada pagi dan sore hari.

    «Ø§ÙŽÙ„لٰهمإِنِيأَسْأَلكَالْعَافِيَةَفِيالدُنْيَاوَالْخِرَةِ،اَللٰهم

    إِنِيأَسْأَلكَالْعَفْوَوَالْعَافِيَةَفِيدِينِي،وَدنْيَايَ،وَأَهِْلي،

    وَمَاِلي،اَللٰهماسْترْعَوْرَاتِي،وَآمِنْرَوْعَاتِي،اَللٰهما

    حْفَظْنِيمِنْبَيْنِيَدَي،وَمِنْخَلْفِي،وَعَنْيَمِينِي،وَعَنْ

    شِمَاِلي،وَمِنْفَوْقِي،وَأَعوذبِعَظَمَتِكَأَنْأغْتَالَمِنْتَحْتِي».

    (صحيحابنحبان)

    Allãhumma innî as’alukal ‘ãfiyah fid-dunyã wal-ãkhirah, Allãhumma innî as’alukal ‘afwa wal-‘ãfiyah fî dînî wa dunyãya wa ahlî wa mãlî. Allãhummastur ‘aurãtî wa ãmin rau‘ãtî.

    Allãhummahfadzhnî min baini yadayya wa min khalfî wa ‘an yamînî wa ‘an syimãlî wa min fawqî. Wa a’ûdzu bi ‘adzhamatika an ughtãla min tahtî. (Shahîh Ibnu Hibbãn)

    “Ya Allah, aku memohon keselamatan dunia dan akhirat pada-Mu. Aku memohon ampunan dan keselamatan agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Tutupilah segala kekuranganku, tenangkanlah hatiku, jagalah depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku.

    Aku berlindung pada-Mu dari musibah yang tak terduga”.

     

    Editor: jasril chaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
    03 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    04 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    05 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    06 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    07 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    08 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    09 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    10 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    11 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    12 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    13 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    14 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    15 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    16 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    17 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    18 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    19 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    20 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    21 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    22 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com