Gesa Perhutanan Sosial, Gubri: Kalau Tak Ada Progres, Pejabat KPH Saya Ganti!
Rabu, 24-05-2023 - 10:25:10 WIB šŸ‘ 6873
Foto: Gubri
TERKAIT:
 
  • Gesa Perhutanan Sosial, Gubri: Kalau Tak Ada Progres, Pejabat KPH Saya Ganti!
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan bahwa implementasi percepatan perhutanan sosial di bumi lancang kuning harus serius ditangani bersama-sama.

    Oleh karena itu Gubri mengatakan, jika tidak ada progresnya maka Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bersiaplah untuk di ganti. Ia juga menyatakan, bahwa siap memonitor progres tersebut melalui rapat koordinasi di Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Provinsi Riau.

    “Kalau nanti progresnya tak jelas setiap dua minggu, saya ganti itu Kepala KPH nya. Karna itu telah menunjukkan tak sanggup menjadi KPH,” ucap Syamsuar saat rapat tindak lanjut percepatan implementasi perhutanan sosial, di Pekanbaru, Selasa (23/05/2023).

    Dijelaskan Syamsuar, pihak yang telah diberikan tugas seharusnya serius menjalankan amanah. Dengan begitu tidak ada oknum lain yang memanfaatkan keadaan untuk mengambil kesempatan dalam percepatan perhutanan sosial.

    “Jadi saya serius tak main-main ini, karena ini kan tahun akhir saya bertugas. Kalau kita tak serius pihak lain atau oknum akan memanfaatkan juga. KPH berada langsung di lapangan, jadi harus paham dengan masyarakat,” jelasnya.

    “Harapan saya bagaimana kita mempersiapkan fasilitasi ini agar nanti masyarakat itu mendapatkan manfaat apa yang telah diberikan,” lanjut Gubri Syamsuar.

    Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Lingkungan Hidup, Johny Setiawan Mundung juga menerangkan, bahwa Gubri Syamsuar ingin sekali agar ada percepatan dan progres-progres KPH tentang Perhutanan Sosial.

    “Maka Pak Gubernur minta laporan lagi saat rapat tadi, sehingga Pak Gubernur hari ini mempertegas lagi kalau kalian (KPH) tidak mau kerja dengan cepat pilih mundur atau mau dinonjobkan,” terang Johny.

    Dirinya menuturkan, 13 KPH pun tadi sudah melaporkan bahwa ada sekitar 110 ribu hektare yang akan di usulkan menjadi perhutanan sosial. Dengan begitu, rencananya Gubri Syamsuar dua minggu lagi akan melaksanakan rapat kembali untuk menanyakan tentang sejauh mana prosesnya.

    “Pak Gubernur ingin sekali melakukan percepatannya. Karena ini adalah hak masyarakat di sekitar hutan melalui perhutanan sosial. Jadi masyarakat boleh mengelola hutan, tidak cemas lagi di tangkap polhut dan ditangkap kepala balai,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Johny berujar Gubri Syamsuar telah bertemu masyarakat adat dari Talang Mamak, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Masyarakat ini menemui Gubri karena menginginkan adanyab peraturan pengakuan masyarakat hukum adat Talang Mamak.

    Johny mengaku, bahwa Gubernur Riau akan menyurati Bupati Inhu dan Inhil untuk mengeluarkan peraturan bupati terkait keinginan masayarakat Talang Mamak.

    “Pak Gubernur menegaskan bahwa Pak Gubernur akan menyurati Bupati Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir untuk tidak ragu-ragu mengeluarkan peraturan bupati tentang pengakuan masyarakat hukum adat talang mamak,” pungkasya.




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
    03 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    04 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    05 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    06 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    07 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    08 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    09 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    10 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    11 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    12 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    13 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    14 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    15 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    16 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    17 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    18 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    19 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    20 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    21 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    22 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com