Sekdako Lepas Kontingen Pekanbaru ke Penas KTNA di Padang
Jumat, 09-06-2023 - 23:38:22 WIB šŸ‘ 5047
Foto: Sekdako Indra Pomi Nasution melepaskan kontingen Pekanbaru ke Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Lanud Sutan Sjahrir
TERKAIT:
 
  • Sekdako Lepas Kontingen Pekanbaru ke Penas KTNA di Padang
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Indra Pomi Nasution melepaskan kontingen Pekanbaru ke Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Sebanyak 200 orang akan mengikuti rangkaian kegiatan Penas Petani Nelayan XVI ini akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lanud Sutan Sjahrir (area Bandara Tabing) Kota Padang, Sumatera Barat pada 10 Juni 2023.


    "Saya telah melepas kontingen Pekanbaru menuju ke Pekan Nasional KTNA di Padang. Kontingen dari Pekanbaru sebanyak 200 orang," kata Sekdako Pekanbaru Indra Pomo usai pelepasan di kawasan Purna MTQ, Jumat (9/6).


    Kontingen ini terdiri dari pengurus KTNA dari 15 kecamatan, para pelaku usaha, penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan instansi terkait yang mendukung kegiatan KTNA ini. Kontingen sebanyak 200 orang ini sengaja dibawa dalam rangka menimba ilmu. Sehingga, tim ini bisa berdiskusi dengan para petani unggul dari seluruh Indonesia.


    "Mereka juga bisa berbagi pengalaman dalam melakukan usaha pertanian. Kami juga ingin ada hal-hal baik yang mereka terima dari sana," ujar Indra Pomi.


    Dengan menghadiri KTNA, Pemko Pekanbaru ingin meningkatkan kualitas petani, jejaring pemasaran hasil pertanian, dan berkolaborasi dengan daerah lain dalam mengatasi inflasi. Penas KTNA ini dilakukan sekali lima tahun.


    "Makanya, setiap kabupaten kota di Indonesia sangat ingin menghadiri KTNA ini," ucap Indra Pomi.


    Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa dalam buku panduan KTNA memaparkan, Penas Petani Nelayan diadakan dalam rangka membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian petani nelayan dan petani hutan dalam meningkatkan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan. Kegiatan ini merupakan pertemuan kontak tani nelayan yang digagas oleh para tokoh tani nelayan sejak Tahun 1971.


    "Melalui Penas ini, petani nelayan dan petani hutan berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribisnis di tingkat petani nelayan, melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan, dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan," katanya.


    Kehadiran tokoh-tokoh petani nelayan dan petani hutan yang berhasil diharapkan dapat memberi motivasi kepada petani nelayan dan petani hutan lainnya untuk saling berinteraksi dan bersinergi dalam memanfaatkan sumberdaya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing. Hal ini guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka perbaikan mutu produksi dan produktivitas komoditas pertanian dan peningkatan pendapatan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tani nelayan dan petani hutan.


    Penas Petani Nelayan merupakan forum pertemuan petani nelayan dan petani hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar-menukar informasi, pengalaman, serta pengembangan kemitraan, dan jejaring kerja sama antara para petani nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta, dan pemerintah. Sehingga, upaya-upaya ini dapat membangkitkan semangat, tanggung jawab, serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan.


    "Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di Kota Padang sudah barang tentu tidak terlepas sebagaimana persiapan, pengorganisasian, penataan, dan pengaturan sarana dan prasarana yang ada, Sumber Daya Manusia (SDM), produk-produk hukum yang berpihak pada penyelenggaraan Penas Petani Nelayan," ungkap Hendri Septa.


    Penas Petani Nelayan XVI ini digelar di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir), Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada 10 Juni 2023. Peserta pembukaan berjumlah 40.000 orang yang berasal dari 38 provinsi.


    Rinciannya, peserta utama dengan proporsi sebanyak 70 persen, meliputi pengurus kelompok KTNA di semua tingkatan, petani nelayan dan petani hutan berprestasi, pemuda tani nelayan, wanita tani nelayan, alumni magang Jepang (IKAMAJA), pengelola P4S, pengurus/anggota koperasi tani nelayan (KOPTAN) dan pengurus/anggota asosiasi petani nelayan.


    Peserta pendamping dengan proporsi sebanyak 15 persen meliputi unsur pemerintah daerah, dinas, badan, instansi, penyuluh yang ditugaskan oleh pemerintah daerah untuk mendampingi dan memfasilitasi peserta Penas Petani Nelayan. Peserta peninjau dengan proporsi sebanyak 15 persen meliputi pejabat pemerintah, pemerintah daerah, pimpinan atau anggota DPR RI, DPRD kabupaten/kota. Kemudian, pemerhati, pakar, peneliti bidang pertanian, perikanan dan kehutanan serta pelaku agribisnis, organisasi profesi, swasta, petani nelayan mitra ASEAN dan Jepang.




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
  • Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
  • Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
  • Langsung Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
    03 Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
    04 Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
    05 Langsung Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
    06 Komisi V DPRD Provinsi Riau Mengadakan Hearing Tentang Perda Tanah Ulayat Bersama LAM Riau dan Kanwil BPN Riau
    07 Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Deteksi Dini
    08 Weekend, Ciptakan Lalu Lintas Aman, Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
    09 Rutan Pekanbaru dan Kemenag Kota Pekanbaru Bersinergi Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
    10 Kakanwil Ditjenpas Riau Beri Penguatan Tupoksi dan Integritas Bagi Petugas Rutan Kelas IIB Dumai
    11 Polresta Pekanbaru Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Masyarakat
    12 Tim Gabungan URC Satreskrim Polres Pasbar Ringkus Pelaku Penganiyaan di Kecamatan Gunung Tuleh
    13 Pasangan Suami Istri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Pasaman Barat Ditangkap Polisi
    14 Kapolda Sumbar: Bangun Taman Lalu Lintas Menjadi Investasi Jangka Panjang Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas
    15 Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter Serta Gerakan Subuh Berjamaah
    16 Kakanwil Resmikan PRIMKOPASINDO, Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Keamanan Lapas Bengkalis
    17 Turun Langsung Ke Lapangan, Kapolda Riau Tinjau Progres Jembatan Merah Putih Presisi Di Dumai
    18 Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Perkarangan Taman Bergizi Warga
    19 Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi Anggota, Polresta Pekanbaru Anugerahkan Kenaikan Pangkat kepada 116 Personel
    20 Terima Kasih Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar, Ibu Iche Kini Miliki Rumah Layak Huni
    21 Dirlantas Polda Sumbar Resmikan Rumah Hasil Bedah Rumah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
    22 Kapolsek Ranah Batahan Tegaskan Komitmen Polri Presisi: Penegakan Hukum Humanis, Profesional, dan Berkeadilan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com