Sekdako Lepas Kontingen Pekanbaru ke Penas KTNA di Padang
Jumat, 09-06-2023 - 23:38:22 WIB šŸ‘ 6059
Foto: Sekdako Indra Pomi Nasution melepaskan kontingen Pekanbaru ke Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Lanud Sutan Sjahrir
TERKAIT:
 
  • Sekdako Lepas Kontingen Pekanbaru ke Penas KTNA di Padang
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Indra Pomi Nasution melepaskan kontingen Pekanbaru ke Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Sebanyak 200 orang akan mengikuti rangkaian kegiatan Penas Petani Nelayan XVI ini akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Lanud Sutan Sjahrir (area Bandara Tabing) Kota Padang, Sumatera Barat pada 10 Juni 2023.

    "Saya telah melepas kontingen Pekanbaru menuju ke Pekan Nasional KTNA di Padang. Kontingen dari Pekanbaru sebanyak 200 orang," kata Sekdako Pekanbaru Indra Pomo usai pelepasan di kawasan Purna MTQ, Jumat (9/6).

    Kontingen ini terdiri dari pengurus KTNA dari 15 kecamatan, para pelaku usaha, penyuluh dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan instansi terkait yang mendukung kegiatan KTNA ini. Kontingen sebanyak 200 orang ini sengaja dibawa dalam rangka menimba ilmu. Sehingga, tim ini bisa berdiskusi dengan para petani unggul dari seluruh Indonesia.

    "Mereka juga bisa berbagi pengalaman dalam melakukan usaha pertanian. Kami juga ingin ada hal-hal baik yang mereka terima dari sana," ujar Indra Pomi.

    Dengan menghadiri KTNA, Pemko Pekanbaru ingin meningkatkan kualitas petani, jejaring pemasaran hasil pertanian, dan berkolaborasi dengan daerah lain dalam mengatasi inflasi. Penas KTNA ini dilakukan sekali lima tahun.

    "Makanya, setiap kabupaten kota di Indonesia sangat ingin menghadiri KTNA ini," ucap Indra Pomi.

    Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa dalam buku panduan KTNA memaparkan, Penas Petani Nelayan diadakan dalam rangka membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian petani nelayan dan petani hutan dalam meningkatkan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan. Kegiatan ini merupakan pertemuan kontak tani nelayan yang digagas oleh para tokoh tani nelayan sejak Tahun 1971.

    "Melalui Penas ini, petani nelayan dan petani hutan berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribisnis di tingkat petani nelayan, melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan, dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan," katanya.

    Kehadiran tokoh-tokoh petani nelayan dan petani hutan yang berhasil diharapkan dapat memberi motivasi kepada petani nelayan dan petani hutan lainnya untuk saling berinteraksi dan bersinergi dalam memanfaatkan sumberdaya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing. Hal ini guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka perbaikan mutu produksi dan produktivitas komoditas pertanian dan peningkatan pendapatan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tani nelayan dan petani hutan.

    Penas Petani Nelayan merupakan forum pertemuan petani nelayan dan petani hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar-menukar informasi, pengalaman, serta pengembangan kemitraan, dan jejaring kerja sama antara para petani nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta, dan pemerintah. Sehingga, upaya-upaya ini dapat membangkitkan semangat, tanggung jawab, serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan.

    "Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di Kota Padang sudah barang tentu tidak terlepas sebagaimana persiapan, pengorganisasian, penataan, dan pengaturan sarana dan prasarana yang ada, Sumber Daya Manusia (SDM), produk-produk hukum yang berpihak pada penyelenggaraan Penas Petani Nelayan," ungkap Hendri Septa.

    Penas Petani Nelayan XVI ini digelar di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir), Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada 10 Juni 2023. Peserta pembukaan berjumlah 40.000 orang yang berasal dari 38 provinsi.

    Rinciannya, peserta utama dengan proporsi sebanyak 70 persen, meliputi pengurus kelompok KTNA di semua tingkatan, petani nelayan dan petani hutan berprestasi, pemuda tani nelayan, wanita tani nelayan, alumni magang Jepang (IKAMAJA), pengelola P4S, pengurus/anggota koperasi tani nelayan (KOPTAN) dan pengurus/anggota asosiasi petani nelayan.

    Peserta pendamping dengan proporsi sebanyak 15 persen meliputi unsur pemerintah daerah, dinas, badan, instansi, penyuluh yang ditugaskan oleh pemerintah daerah untuk mendampingi dan memfasilitasi peserta Penas Petani Nelayan. Peserta peninjau dengan proporsi sebanyak 15 persen meliputi pejabat pemerintah, pemerintah daerah, pimpinan atau anggota DPR RI, DPRD kabupaten/kota. Kemudian, pemerhati, pakar, peneliti bidang pertanian, perikanan dan kehutanan serta pelaku agribisnis, organisasi profesi, swasta, petani nelayan mitra ASEAN dan Jepang.




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
    03 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    04 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    05 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    06 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    07 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    08 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    09 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    10 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    11 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    12 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    13 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    14 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    15 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    16 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    17 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    18 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    19 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    20 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    21 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    22 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com