Diduga Dana BTT di BPKAD Kampar Terjadi Indikasi Penyimpangan, LSM GARANSI Segera Sampaikan Laporan Ke Kejati Riau
Sabtu, 10-06-2023 - 10:56:49 WIB š 9594
 |
| Foto: Edward Kepala Badan Pengelolaan keuangan Asset daerah Kabupaten Kampar |
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Sungguh tidak terduga Badan Pengelolaan Asset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar menganggarkan belanja biaya tak terduga (BTT) sebesar Rp. 6.000.000.000, pada Anggaran APBD Tahun 2022.
Sesuai keterangan ketua Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARANSI) Bambang Asmanto SH (09/06/23) kepada media, terkait anggaran belanja biaya tak terduga (BTT) ini diduga kuat di salahgunakan dan terjadi indikasi Korupsi, faktornya belanja tak terduga bisa saja SPJ nya naik ke bagian keuangan namun kegiatannya diduga fiktif, apa yang menjadi antisipasi anggaran ini disediakan ? Sedangkan Badan tersebut, (BPKAD) tempat pengelolaan uang daerah jelas pemasukan kas daerah setiap tahunnya ada PAD. Tutur Bambang.
Kami saat ini sedang mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) data dokumennya, yang ada saat ini berupa daftar penggunaan anggaran (DPA) LKPj Bupati dan APBD, nanti teman-teman media akan saya undang pada saat pelaporan di Kejaksaan Tinggi Riau.
Bambang berharap agar pihak BPKAD Kabupaten Kampar ada teransparan dalam penggunaan dana tak terduga ini, dan kita minta pihak penegak hukum khususnya Kejati Riau supaya segera memanggil dan memeriksa Kepala Badan Pengelolaan keuangan Asset daerah Kabupaten Kampar tersebut dan orang-orang yang terlibat. Tegas Bambang.
Minggu depan kata Bambamg kepada awak media kita akan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ini, anggaran ini lumayan fantasik, kami sudah membundel loporannya tinggal prescon aja nanti.
Kepala BPKAD Kabupaten Kampar Edward saat Media Sergaponline.com melakukan konfirmasi secara tertulis, dengan nomor: 0107/SOC/KF/PKU/2023 yang tertuju kepada Kepala Badan Pengelolaan keuangan Aset daerah Kabupaten Kampar.
Setelah surat tersebut sampai ke BPKAD Kabupaten Kampar, kemudian ada salah satu oknum Wartawan berinisial A yang menelpon pimpinan Redaksi Sergaponline.com, dengan alasan minta untuk ketemu karena pihak BPKAD Kabupaten Kampar minta tolong kepada oknum Wartawan tersebut untuk memediasi.
Setelah dibuat kapan mau ketemu namun sangat disayangkan, kembali A menelpon pimpinan Redaksi Sergaponline.com bahwa bahwa pertemuan tidak jadi.
Dan media ini juga telah mencoba konfirmasi dengan Manto sebagai Sekretaris BPKAD Kabupaten Kampar lewat WhatsApp nya, namun Manto tidak pernah membalas, sehingga sampai sekarang belum ada tanggapan dari kepala badan BPKAD Kabupaten Kampar Edward.
Red: Hadi
Komentar Anda :