Upacara Adat Bersih Desa Dam Bagong, Bupati Trenggalek Sambut Kirab Mahesa
Sabtu, 17-06-2023 - 07:30:18 WIB 👁 6805
 |
| Foto : Prosesi upacara adat bersih desa Dam Bagong ( Kirab Mahesa) |
SERGAPONLINE.COM TRENGGALEK - Rangkaian upacara tradisi tahunan Nyadran Dam Bagong atau adat bersih Dam Bagong, Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek mulai digelar pada, Kamis (15/6/2023).
Prosesi upacara dimulai dengan ziarah kubur Mbok Roro Krandon, di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, oleh
sesepuh dan tokoh masyarakat serta kerbau yang akan disembelih dalam upacara adat bersih Dam Bagong.
Mbok Roro Krandon sendiri diceritakan adalah seorang yang mempunyai gajah putih yang dipinjam oleh Menak Sopal.
Namun ternyata gajah putih tersebut justru ditumbalkan untuk membuat Dam Bagong agar Trenggalek terbebas dari bencana banjir.
Usai ziarah, kerbau tersebut dikirab menuju Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek.
Di pendopo, rombongan tersebut disambut oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang kemudian digelar prosesi Pasrah Ubo Rampe dan Ngasah Pungkasan oleh bupati.
Setelah selesai, perlengkapan untuk upacara itu diserahkan oleh Bupati Trenggalek kepada para sesepuh untuk dibawa ke area Setono Bagong.
“Ini adalah kegiatan rutin tahunan yaitu nyadran dam Bagong yang ditandai dengan sedekah daging kerbau kepada warga masyarakat desa Ngantru,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (15/6/2023).
Ritual Larung Kepala Kerbau di Dam Bagong Trenggalek dan tokoh masyarakat serta kerbau yang akan disembelih dalam upacara adat bersih Dam Bagong.
Reporter: Langgeng
Komentar Anda :