Polres Kampar Gelar Rapat Penanggulangan Karhutla dan Patroli di Wilayah Kabupaten Kampar
Senin, 09-10-2023 - 16:05:26 WIB šŸ‘ 8609
Foto: Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja dan PJ Bupati Kampar Muhammad Firdaus Dock Foto: Humas Polres Kampar
TERKAIT:
 
  • Polres Kampar Gelar Rapat Penanggulangan Karhutla dan Patroli di Wilayah Kabupaten Kampar
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Polres Kampar AKBP Ronald Sumaja bersama Pj. Bupati Kampar Firdaus dan Forkopimda Kampar melaksanakan rapat koordinasi Anev penanggulangan Karhutla dan partroli di wilayah Kabupaten Kampar, Senin (9/10/2023) sekira pukul 10.15 WIB.

    Acara ini dilaksanakan di Aula Sanika Setyawada Polres Kampar yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Kampar didampingi Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja dan Kepala BMKG Stap Klim Kelas IV Tambang Kampar Ayi Sudrajat.

    "Kabag Ops Polres Kampar Kompol Meitertika, memaparkan kerawanan Karhutla serta mulainya parahnya Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar.
    "Untuk daerah yang paling tinggi tingkat rawan Karhutla berda di wilayah, Polsek Tapung Hulu, Bangkinang Kota, Kampar Kiri, Kampar Kiri Hilir, Polsek Tambang dan Polsek Kampar," jelas Kabag Ops
    Faktor penghambat penanganan karhutla di Kabupaten Kampar yaitu keterlambatan informasi yang di dapat oleh tim penanganan karhutla, selain faktor tersebut juga faktor sulitnya ketersediaan sumber air di lokasi penanganan karhutla.
    Untuk di Polres Kampar sudah menerapkan sistem rayonisasi untuk menangani Karhutla jika terjadi karhutla di suatu tempat. "Yang perlu diperhatikan dalam penanganan Karhutla ini yaitu pembuatan embung dan kanal bloking serta peralatan yang lengkap untuk penanganan Karhutla," jelasnya
    Polres Kampar sudah jauh hari menghimbau kepada pemilik lahan agar dalam mengelola lahan dengan cara tidak membakar dan jika terjadi karhutla kita Polres Kampar akan melakukan penegakan hukum.
    "Polri sendiri memiliki aplikasi DLK ( Dasboard Lancang Kuning ) yang bisa mendeteksi titik hotspot dan agar kita semua bisa mendownload aplikasi tersebut," jelas Meitertika.
    Selanjutnya kata sambutan dari kepala pelaksana BPBD Kampar Agustar, bahwa mereka sudah melakukan kesiap-siagaan penanganan Karhutla seperti sudah melakukan kegiatan mitigasi
    "Memang dalam penanganan karhutla ini BPBD Kampar belum memiliki dana darurat untuk menangani Karhutla tetapi kita tetap saling bersinergi dalam menanggulangi Karhutla dan kami berharap kita saling bersatu padu dalam penanganan Karhutla ini baik dari instansi pemerintah maupun perusahaan - perusahaan yang berada di wilayah Kampar ini,"harap Agustar.
    "Sementara Kepala BMKG BMKG Sta. Klim. Kelas IV Tambang Kampar Ayi Sudrajat, menyampaikan bahwa saat ini di Indonesia khususnya kita di Prov. Riau dalam tiga tahun terakhir kasus karhutla di Prov. Riau sangat minim itu sebagai dampak dari fenomena La Nina ( Kebalikan fenomena El Nino ).
    "Sekarang ini mulai dari bulan September 2023 Karhutla di Prov. Riau Karhutla meningkat disebabkan faktor fenomena El Nino," jelasnya.
    Berdasarkan prediksi BMKG untuk fenomena El Nino Puncaknya di Prov. Riau bulan September 2023 dan Oktober 2023 sehingga untuk awal bulan November 2023 Prov. Riau dan seluruh wilayah di Indonesia sudah mulai turun hujan.
    "BMKG mempunyai peralatan yang mendukung citra satelit untuk memantau kondisi di lapangan dan memiliki alat ukur curah hujan sebanyak 152 titik di Prov. Riau," terangnya.
    Ditambah Ayi, perlu di ketahui bahwa ada perbedaan antara hotspot ( titik panas ) dan hotfire ( titik api ) oleh karena itu perlu teman verifikasi apakah titik tersebut terdapat titik api atau tidak.
    "Perlu juga diketahui penyebab asap agak tebal di Prov. Riau walaupun minim karhutla dikarenakan sekarang angin sedang berhembus dari selatan ke Utara yang menyebabkan asap dari karhutla diwilayah selatan pulau Sumatera terbawah angin ke Prov. Riau," pungkasnya
    PJ. Bupati Kampar Firdaus mengatakan bahwa kita sudah dengar bersama penyampaian dari Kabag Ops, Kalaksa BPBD dan Kepala BMKG tadi terkait masalah mapping kerawanan karhutla serta mitigasi dalam penanganan Karhutla.
    "Disini kami sebagai pemerintah daerah selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar agar jika membuka lahan tidak dengan cara dibakar," jelasnya
    Kita menghimbau kepada seluruh Camat, kepala Desa agar menghimbau kepada masyarakatnya untuk turut serta dalam mencegah dan menanggulangi karhutla. Pemerintah daerah nanti akan menghimbau dan meminta kepada perusahaan untuk membuat embung, kanal bloking maupun sumur bor serta peralatan yang lengkap untuk menangani Karhutla.
    "Agar Kalaksa BPBD mengecek peralatan yang dimiliki Kampar apakah masih fungsional atau tidak dan nanti kita akan hidupkan kembali organisasi masyarakat peduli api dengan tujuan bagaimana karhutla bisa ditanggulangi di wilayah Kabupaten Kampar," tegasnya.
    Terakhir, Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja sangat berterimakasih kepada seluruh undangan yang hadir pada kesempatan rapat anev pada hari ini.
    "Kami berharap dengan rakor ini dapat menjadi hal yang positif kedepannya dan dapat mencari solusi dal menangani Karhutla ini," ungkapnya.
    Secara nasional karhutla ini sudah menjadi atensi Nasional karena memang sudah beberapa Provinsi yang sudah terjadi karhutla yang parah.
    Kita tidak boleh menganggap remeh dampak Karhutla ini tidak hanya masalah kesehatan juga dapat menjadi isu internasional yang dapat menghambat penerbangan nasional maupun internasional tidak menutup kemungkinan juga jika sudah parah nantinya masalah ekspor impor negara kita akan terganggu oleh karhutla ini.
    "Alhamdulillah untuk tahun ini di Kabupaten Kampar untuk penanganan Karhutla terbaik di Prov. Riau di tengah keterbatasan yang ada. Dan memang dalam penanganan Karhutla ini kunci utamanya selain pencegahan yaitu sumber air," jelas Kapolres.
    Berdasarkan fakta dilapangan dalam penanganan Karhutla memang masih banyak kekurangan terutama dari segi peralatan dan anggaran, oleh karena itu dalam rakor ini semoga kita mendapatkan solusi bagaimana baiknya dalam menanggulangi Karhutla ini.
    Terkait penegakan hukum kami Polres Kampar mengalami kesulitan dalam hal pembuktian baik saksi yang melihat secara langsung dan siapa pemilik lahannya.

    "Sekali lagi kami menghimbau agar kita semua saling bersinergi antar semua instansi, perusahaan maupun organisasi masyarakat untuk saling peduli, saling berkomitmen, himbau dan berikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak dari karhutla," harap Kapolres.

    Reporter: Jasril Chaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com