Organisasi Rumah Sastra Bengkalis:
Kedepan Agar Seniman dan Sastrawan Lebih Dikenal Ketingkat Nasional
Kamis, 31-01-2019 - 12:50:40 WIB 👁 23241
BENGKALIS - Untuk ketiga kalinya Organisasi Rumah Sastra Bengkalis kembali mengumpul senima-seniman dan para sastrawan di sekretariat Rumah Sastra Bengkalis, tujuanya untuk membangkitkan kembali semangat bagi para penggiat seni yang ada dikabupaten Bengkalis Riau. Rabu malam (30/01/19).
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0303/Bengkalis, yang diwakili Danramil 01/Bengkalis, kapolres Bengkalis, yang diwakili Kapolsek Bengkalis, Ketua Harian LAM, Ketua MUI, Ketua (Ajoi) Aliansi jurnalistik online indonesia,Kadis Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), serta tokok Masyarakat.
Ketua Organisasi Rumah Sastra Bengkalis Darma Firdaus mengatakan, "dengan diselenggaranya acara ini tujuannya kedepa agar seniman dan sastrawan kita bisa lebih dikenal ketingkat nasional dan diharapkan hingga ke kancah internasional."
Lanjutnya,mudah-mudahan dengan acara ini bisa timbul sastrawan dan seniman baru juga sekaligus menjadi momentum untuk kebangkitan bagi penggiat seni itu sendiri," harapan darma yang akrab di sapa ucok.
Darma juga menaruh harapan besar kepada para orang tua agar bisa mengajarkan anak-anaknya besastra.
"Umar ibnu kharab pernah berkata ajarkanlah anakmu besasstra karna dengan besastra bisa menghidupkan jiwa yang lemah menguatkan hati yang lemah dan mengajarkan arti keadilan," ungkap bang ucok puitis dan berjanji kedepannya akan membuat perlombaan bagi remaja dalam besastra."tutupnya.
Selain itu,sastrawan kondang asal Malaysia Dato Rusman Madun yang sengaja diundang untuk memeriahkan acara tersebut mengatakan bahwa kebudayaan Melayu yang ada dikabupaten Bengkalis ini, merupakan induk dan asal dari kebudayaan melayu.
"Sebetulnya budaya melayu itu awalnya di Bengkalis ini, dulu kita merupakan satu kesatuan tapi kita dipisahkan politik dan penjajahan," jelas dato.
Dato juga berpesan kepada generasi penerus agar bisa melestarikan kebudayaan melayu ini jangan sampai meredup dan hilang karena tergerus zaman.
"Kepada anak-anak muda Bengkalis kita harus kembali ke akar budaya kita, karna itulah menjadi bangsa melayu yang dihormati tamaddunya tinggi jadi peganglah kuat-kuat tradisi itu dengan begitu bisa merentasi zaman," jelas dato dengan logat melayu Malaysia.
"Jika ingin berenovasi dengan budaya itu tak jadi masalah asal jangan meninggalkan tradisi asli itu sendiri," tutup dato
Dipenghujung acara ketua Organisasi Rumah Sastra Bengkalis mendapat kejutan kue ulang tahun dari istri tercinta dan dari para hadirin beramai -ramai menyanyikan lagu buat selamat ulang tahun, dikarenakan pada acara tersebut juga bertepatan dengan hari kelahirannya yang ke33 beliau. (f)
Komentar Anda :