Miris, Warga Lempari Pengungsi Rohingya di Pekanbaru Pakai Batu
Sabtu, 11-05-2024 - 18:07:15 WIB šŸ‘ 8887
Foto: Pengungsi Rohingya
TERKAIT:
 
  • Miris, Warga Lempari Pengungsi Rohingya di Pekanbaru Pakai Batu
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Sejumlah pengungsi Rohingnya di Pekanbaru mengalami luka-luka akibat lemparan batu warga. Aksi yang kerap dilakukan bocah SMA dan geng motor tersebut terjadi siang dan malam.

    "Setiap hari. Siang malam. Anak muda-muda itu lempar batu. Ini kemarin kena," ujar Along, salah satu pengungsi yang bisa sedikit berbahasa, Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 14.00 WIB, di Jalan Wan Datuk Abdul Jamal, belakang Purna MTQ, Pekanbaru.

    Saat wartawan berada di lokasi, segerombolan anak SMA pulang sekolah juga tampak meneriaki, memaki, hingga melempari batu camp darurat pengungsi.

    Tak diketahui apa motif warga melempari para pengungsi. Namun, diduga akibat terpengaruh ujaran kebencian yang menyebar di media sosial.

    Hingga saat ini, pengungsi Rohingya sudah 3 bulan lebih berada di camp darurat. Belum ada kejelasan seperti apa nasib mereka ke depan. Untuk bertahan hidup, para pengungsi hanya mengandalkan bantuan warga sekitar.

    "Ada yang kasih beras, kadang kentang. Itu yang kita bagi. Kadang makan lebih dari imigrasi juga kita dapat bagi," ucap Along.

    "Kami tunggu kabar dari IOM (Badan Migrasi PBB). Kami mau taruh di mana tempat saja tak masalah. Kami tak tahu sampai kapan di sini dan mau ke mana," tambahnya.

    Diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru memberi waktu kepada 151 orang pengungsi Rohingya agar pindah dari belakang kawasan Purna MTQ. Pasalnya, pengungsi Rohingya mendirikan gubuk sebagai tempat tinggal di sepanjang Jalan Wan Datuk Abdul Jamal.

    "Saya sudah meninjau pengungsi Rohingya pada 8 Mei lalu. Keberadaan mereka sudah mengarah kepada gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Jumat (10/5) dikutip Instagram resminya.

    Satpol PP akan berkoordinasi dengan IOM, UNHCR, dan kepolisian. Diharapkan, pengungsi Rohingnya ini bisa bergeser ke lahan yang tidak mengganggu pengendara.

    "Kami beri waktu 20 hari mencari lokasi bagi mereka," ujar Zulfahmi.

    Saat ini, para pengungsi tengah membangun camp darurat di lahan kosong di belakang Nurseri Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Di antara para pengungsi, tampak seorang bayi perempuan usia 6 hari yang lelap di ayunan sederhana di dalam tenda.

    Seorang bocah yang sedikit bisa bahasa mendekati wartawan sambil menunjukkan sebuah video mutilasi di ponselnya sambil mengatakan bahwa itu adalah temannya.

    "Ini teman. Kenal. Polisi potong-potong. Polisi jahat," ujarnya mengadu kejadian sadis yang menimpa temannya di negaranya




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
    03 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    04 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    05 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    06 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    07 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    08 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    09 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    10 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    11 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    12 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    13 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    14 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    15 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    16 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    17 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    18 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    19 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    20 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    21 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    22 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com