Pj Gubri SF Hariyanto Paparkan Potensi Migas untuk Kesejahteraan Rakyat Riau
Rabu, 24-07-2024 - 19:05:57 WIB šŸ‘ 6942
TERKAIT:
 
  • Pj Gubri SF Hariyanto Paparkan Potensi Migas untuk Kesejahteraan Rakyat Riau
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto melakukan paparkan potensi minyak Riau untuk rakyat dalam program Inspirasi Pagi TvOne, Sabtu (20/7/2024) pagi di Jakarta.

    Dalam kesempatan itu, Pj Gubri didampingi Komisi VII DPR RI Dapil Riau II Abdul Wahid, dan Asisten II Setdaprov Riau M Job Kurniawan yang juga Komisaris BUMD PT Riau Petroleum.

    Expos tersebut mengusung tema "Minyak Bumi Tuah Negeri" itu dalam upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau maksimalkan Participating Interes (PI) 10 Persen dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebesar Rp3,5 triliun untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten kota se-Riau.

    Tak berhenti di situ, Pemprov Riau juga terus berupaya agar PI yang diterima kedepan bisa lebih meningkat dengan cara membantu peningkatan produksi minyak di Riau. Dimana saat ini produksi minyak di Riau 180 ribu barel per hari.

    Di samping itu, Pemerintah Pusat menargetkan produksi migas bisa mencapai 1 juta barel per hari secara nasional pada tahun 2030. Karena itu, gerak cepat pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk mencapai target tersebut.

    Hal itu diwujudkan Pj Gubernur Riau dengan membentuk Satgas Kelancaran Operasional PT PHR Wilayah Kerja Rokan di Provinsi Riau. Satgas tersebut meliputi semua pihak seperti Polda Riau, Korem 031 Wirabima, Kejati Riau dan instansi terkait lainnya agar pembukaan sumur minyak baru di hulu migas dapat berjalan lancar.

    Pj Gubri mengatakan, jika Pemprov Riau berhenti dengan menerima PI 10 Persen sebesar Rp3,5 triliun. Namun Pemprov Riau ingin kedepan PI yang diterima Riau bisa lebih besar lagi untuk kesejahteraan masyarakat.

    "Jadi PI 10 Persen Rp3,5 triliun itu bisa berkembang lagi. Kami Pemprov Riau tidak hanya berpangku tangan terhadap 3,5 triliun, tapi kami terus berupaya penerimaan PI kedepan bisa lebih besar lagi," katanya.

    Untuk itu, lanjut Pj Gubri, dalam peningkatan produksi minyak di Riau sesuai target yang ditetapkan Pemerintah Pusat yakni 1 juta barel per hari tahun 2030, Pemprov Riau membentuk Satgas Kelancaran Operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja Rokan di Provinsi Riau.

    "Kami sudah membentuk gugus tugas dalam kelancaran produksi migas di Blok Rokan. Apalagi Pak Presiden menargetkan 1 juta barel per hari pada tahun 2030 dapat tercapai. Target itu tidak bisa dilakukan sendiri oleh PHR, tapi kita harus berkolaborasi dan singergi," sebutnya.

    "Karena itu, dalam satgas ini kami melibatkan TNI/Polri, Kejati dan instansi terkait lainnya. Sehingga ketika dalam produksi minyak terdapat persoalan di lapangan, seperti ladang minyak berada dalam kawasan dan persoalan hukum kita siap membantu, sebab kita sudah bentuk satgas," ucapnya.

    Pj Gubri juga berharap SKK Migas dan PT PHR juga dapat melakukan inovasi canggih dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengejar target produksi minyak 1 juta barel per hari 2030.

    "Tapi kami optimis dengan waktu 6 tahun kedepan, InsyaAllah dan kita yakin target 1 juta barel per hari bisa tercapai,"sebutnya.

    Selain itu, Pj Gubri juga meminta Badan Usaha Minyak Daerah (BUMD) Riau yakni PT Riau Petroleum yang mengelola PI 10 Persen dapat berbenah diri dan melakukan inovasi, termasuk BUMD Riau lainnya.

    "Kita terus memantau bdan mengevaluasi kinerja BUMD agar tidak salah jalan. Ini bukan saya benci. Tapi kita ingin BUMD ini jangan kerja biasa, tapi kita ingin kerja luar bisa dan membuat inovasi. Selain itu, kita minta BUMD lakukan bisnis to bisnis dengan investor, agar BUMD dapat memberikan dividen ke pemerintah daerah untuk pembangunan kedepan," paparnya.

    Pj Gubri menambahkan, PI 10 Persen tersebut dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat, baik dibidang pendidikan, kesehatan, termasuk infrastruktur dan UMKM.

    "Jadi semua PI 10 Persen ini harus diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat Riau. Karena itu kami berpesan harus dikelola dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Riau," tutupnya.

    Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Abdul Wahid mengatakan, jika DPR RI terus berupaya bagaimana daerah bisa mengelola Sumbar Daya Alam (SDA) di daerah.

    "Alhamdulillah hal itu bisa terwujud, dimana jika sebelum di Riau belum ada PI 10 Persen dari migas saat ini sudah ada. Dimana BUMD yang disiapkan pemerintah daerah untuk mengelola PI ini. Karena Pi ini sangat penting bagi daerah dalam rangka pengembangan daerah," katanya.

    Komisaris PT Riau Petroleum, M Job Kurniawan mengatakan, mengelola PI 10 Persen Blok Rokan merupakan suatu tantangan bagi PT Riau Petroleum.

    "Tantangan pertama bagaimana kita menyamakan persepsi antar kabupaten kota, provinsi dan Kementerian ESDM. Saat ini ada tiga Surat Keputusan (SK) Kementerian ESDM yang menyatakan PT Riau Petroleum mengelola PI 10 Persen Blok Rokan, Blok Kampar dan sebentar lagi Blok Mahato," sebutnya.

    "Itu semua tidak akan tercapai tanpa bantuan dari Pak Gubernur, DPR RI, Kementerian ESDM. Karena di Indonesia baru PT Riau Petroleum yang baru menerima tiga SK PI 10 Persen ladang minyak," tambahnya.




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
  • Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
  • Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
    03 Perkuat Sinergi, Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Jalin Koordinasi dengan BNN dan Pengadilan Negeri
    04 Program JALUR Polres Dumai Hadir di Pesisir Tanjung Palas, Salurkan Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis
    05 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    06 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    07 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    08 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    09 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    10 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    11 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    12 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    13 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    14 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    15 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    16 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    17 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    18 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    19 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    20 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    21 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    22 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com