Kedatangan Kepala BNPB Ke Bengkalis, Spanduk Ucapan Selamat Datang Penuh Pinggir Jalan
Senin, 04-03-2019 - 19:29:24 WIB 👁 22723
SERGAPONLINE.COM BENGKALIS-Kedatangan Kepala Badan Nasional penanggunglangan Bencana (BNPB) Ke Bengkalis, Spanduk Ucapan Selamat Datang Penuh Pinggir Jalan. Ahmad Yani, menyambut kedatangan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI doni Monardo. (04/03/19)
Didampingi Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, Kepala BMKG dan seluruh Rombongan berangkat mengunakan Tiga Unit Helikopter yang terbang dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru berhasil Mendarat dengan Selamat di lapangan Pasir Taman Andam Dewi Bengkalis dengan mengunakan Heli Milik TNI AU, Heli kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan satu Unit Heli lainnya Pukul 11 : 20 WIB.
Kedatangan mantan Danjen Kopassus yang kini Menjabat sebagai Ketua BNPB pasca pelantikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu, 9 Januari 2019, disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H. Bustami HY, Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto dan Kalaksa BPBD kabupaten Bengkalis H Tajul Mudaris
Kedatangan kepala BNPB di Negeri Junjungan KotaTerubuk ini juga disambut secara adat dengan pemasangan tanjak oleh wakil ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, H.Bachrumsyah.
Dalam lawatan Dinasnya Ke Kabupaten Bengkalis, kepala BNPB Memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2019 diBengkalis. Rapat tersebut ditaja di ruang serba guna lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, jalan Jenderal Ahmad Yani No 070,
Kedatangan Kepala BNPB ke Bengkalis Bukan Tanpa alasan. Pada Tahun 2019 hingga kini Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menetapkan status siaga karhutla, dan masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman/Pendinginan di sejumlah titik kebakaran Hutan dan lahan seperti di kecamatan, seperti Rupat, Bantan, dan Talang Mandau.
Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah yang mengalami kebakaran terparah sepanjang awal tahun ini. Tercatat, seluas 626 hektare lahan yang mayoritas gambut terbakar di salah satu kabupaten terkaya di Indonesia tersebut. Angka itu melonjak tajam dalam empat hari terakhir. Padahal pada 15 Februari lalu tercatat hanya seluas 322 hektare.(fa)
Komentar Anda :