Lokasi Teknopolitan Langgam Sering Didatangi Menteri,
Pembenahan Pembangunan Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Terabaikan
Jumat, 15-03-2019 - 16:08:29 WIB 👁 75217

TERKAIT:
 
  • Pembenahan Pembangunan Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Terabaikan
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN-Dengan seusia Kabupaten Pelalawan sekarang, semestinya daerah ini sudah berkembang. Namun sungguh sangat disayangkan daerah yang memiliki slogan Tuah Negeri Seia sekata ini, masih terlihat kumuh, banjir dan belum masuk kategori daerah berkembang seperti daerah seusianya.
     
    Pasalnya, Sejak pemekaran daerah ini dari Kabupaten Induk (Kabupaten Kampar) dan pembangunan kota Kecamatan Pangkalan Kerinci yang menjadi aiqon dan atau wajah daerah Pelalawan itu sendiri, terus menjadi perdebatan dan pembahasan di kalangan masyarakat dengan memperbandingkan di kabupaten/kota yang seusia pemekarannya.

    Perdebatan masyarakat Pelalawan tentang perkembangan pembangunan di daerah dimaksud karena beberapa Kabupaten dan Kota yang dimekarkan secara serentak ketika itu, jauh lebih maju dan berkembang.
     
    Padahal, daerah Kabupaten Pelalawan ini memiliki slogan "Tuah Negeri Seia Sekata". Ironisnya, sekeliling kotanya, belum terbenahi dari sektor pembangunan infrasntruktur jalan, baik semenisasi maupun aspal.
     
    Salah satu contoh di jalan Pinang Ujung antara Jalan Studio dan Jalan Silais,  belum maksimal dilakukan pembangunan ifranstruktur jalan.

    Pantauan media ini(red), di Jalan Pinang Ujung, Kel. Kerinci Kota, Kecamtan Pkl Kerinci. Ada jalan tanah yang jauh sebelumnya, warga setempat berharap kepada pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk melakukan pembangunan Box Culvert kecil. Akan tetapi, harapan tersebut tidak pernah direalisasikan. Jika Parit itu dibangun Box Culvert, tentu tidak akan banyak menghabiskan APBD Pelalawan. Parit itu hanya berukuran kecil. Namun hal itupun tidak diperhatikan oleh pemerintah, sehingga warga setempat harus membuat jembatan penyeberangan dengan swadaya dan menggunakan kayu broti seadanya untuk dapat dilewati masyarakat. Jembatan yang dibuat oleh warga itu telah memakan korban jatuh. Korban itu, salah seorang ibu rumah tangga bernama Yulia (36), terjatuh bersama motornya ke dalam parit saat berangkat ke pengajian.

    Yulia (korban) terjatuh dalam parit yang dimaksud dan mengalami luka-luka di tangan dan kaki, karena jembatan kayu darurat itu patah, sehingga korban bersama motornya terjungkal dan terjun bebas ke dalam slokan parit itu.

    “Iya, Pak. Saya berencana berangkat pengajian. Namun tidak jadi karena Sepeda Motor yang saya kendarai sekitar pukul 14.30 WIB masuk ke parit karena broti yang terpasang padab titian itu, salah satunya patah (lapuk),” jelasnya, Selasa (12/3/2019).

    Lebih lanjut Yulia menjelaskan bahwa parit itu sudah dibuat jembatan darurat dengan menggunakan broti selebar 2 meter dan kedalamannya sekitar satu setengah meter.

    “Iya Pak. Saya berharap kejadian ini tidak dialami oleh warga lainnya. Cukup saya saja yang menjadi korban parit ini, jangan ada lagi korban lain,” katanya, seraya meminta pejabat berwenang agar menangani parit itu harus secepatnya. Jangan sampai timbul korban lagi, baru instansi terkait turun memperbaiki, ujarnya sambil menahan rasa sakit.

    Sementara itu, sejumlah warga setempat juga mengharapkan jalan tersebut cepat ditangani. Tujuannya agar jalan tersebut dilakukan perbaikan dan pembangunan Box Culvert tanpa harus menunggu korban berikutnya.

    “Kami meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan (PUPR) untuk membangun Box Culvert di parit ini dan juga di Semenisasi, karena jalan ini setiap kali turun hujan licin,” jelasnya.

    Sementara itu, penjelasan salah seorang warga yang mengaku Namanya Ady kepada media ini menyebutkan, parit tersebut sebelumnya, telah dipasang gorong-gorong sehingga bisa dilalui Dump Truk dan setelah dilakukan pembersihan untuk rencana pembangunan semenisasi sampai sekarang tidak terealisasi.

    “Tidak terealisasinya pembangunan Semenisasi dan pembangunan Box Culvert di Parit ini karena Dana APBD Kabupaten Pelalawan diduga banyak terserap karena sering mengundang para Menteri di lokasi Teknopolitan Langgam,” ungkapnya, kecewa.

    Terkait dengan persoalan ini kata Ady, Pihaknya meminta Camat, RT, RW, Lurah Pangkalan Kerinci Kota agar peduli dengan masyarakat disini. (UR/FIR)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
  • Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
  • Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
  • Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    03 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    04 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    05 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    06 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    07 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    08 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    09 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    10 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    11 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    12 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    13 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    14 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    15 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    16 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    17 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    18 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    19 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    20 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    21 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    22 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com