Diduga Proyek Jalan Pakning- Sepahat APBD Provinsi Riau di Pangkas untuk Kebutuhan Pilkada
Senin, 07-05-2018 - 07:34:32 WIB 👁 65754
 |
Photo kondisi jalan tersebut aburadul
|
SERGAPONLINE.COM, PEKANBARU-Pengerjaan Proyek peningkatan jalan Sepahat-Sei Pakning disinyalir dijadikan arena korupsi. Betapa tidak, dua tahun anggaran proyek APBD Riau yang menelan dana mencapai puluhan miliar ini kondisinya sudah rusak berat. Disinyalir anggaran dipangkas untuk kebutuhan pilkada.
Seperti proyek pemeliharaan jalan Sepahat-Sei. Pakning proyek yang dikerjakan pada tahun 2017 kini kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Proyek yang dikerjakan kontraktor pelaksana PT. Paluh Karindo (KSO) Nomor kontrak : 620/SPHS-PUPR/PSVJJ-SSP/158/2017 tanggal 19 Mei 2017. Proyek Sepahat-Sei. Pakning. sudah hancur dan rusak parah. Kondisi lobang yang menganga ditengah badan jalan semakin mengganggu para pengguna jalan. Apalagi jika hujan datang.
Proyek APBD Riau yang menelan dana senilai Rp 2,6 miliar lebih, jangka waktu pelaksana 180 hari kalender dan jangka waktu pemeliharan 180 hari kalender, berdasarkan hasil investigasi disepanjang jalan kondisi badan jalan sudah ada yang bergelembung alias “buntingâ€.
Menurur Andi warga Pakning yang berulang kali melewati jalan kepada wartawan menyampaikan dilokasi, sangat menyangkan kinerja dari Dinas PUPR Riau yang terkesan asal jadi. Apalagi kalau kondisi musim hujan, jalan yang hancur dan rusak parah,sangat sulit dilalui pengguna jalan.
Belum lagi kondisi jalan berlobang yang ada ditengah badan, badan jalan yang bergelembung alias “butingâ€, sangat menggangu, kuat dugaan warga semua ini akibat kinerja PUPR Riau yang asal jadi. Belum lagi dugaan pemangkasan volume material dan lemahnya pengawasan dari pihak Dinas PU-PR Provinsi Riau, jelas Andi.
Menurut sumber di Dinas PU Riau untuk kondisi saat ini, anggaran dana proyek banyak yang dipangkas. Tak heran jika proyek sekarang banyak yang asal jadi karena dananya dipangkas untuk kebutuhan pilkada, belum lagi untuk uang sikut sana- sikut sini, jelas sumber.
Sementara berdasarakan data yang dihimpun awak media ini, pada proyek yang sama untuk proyek peningkatan jalan Sepahat-Sei. Pakning proyek Pemerintah Provinsi Riau Dinas PU Provinsi Riau sudah pernah mengkucurkan dana pada tahun 2016 lalu.
Proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2016, dengan nilai proyek sebesar Rp.41.444.874.454,17, waktu pelaksana 210 hari kalender, masa pemeliharaan 180 hari kalender, dengan volume 9 Km, kontraktor pelaksana PT. Modern Widya Tehnical nomor kontrak 620/SPHAS-BM/TING.SPSP/114/2016, tanggal 30 Mei 2016.
Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut diduga kuat adanya manipulasi material dan dikerjakan terburu-buru sehingga hasil dari pekerjaan yang dilaksanakan Kontraktor tersebut tidak sesuai yang diharapkan banyak pihak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto ketika dijumpai Bidikonline di kantornya tidak berada di tempat, menurut stafnya bapak sedang keluar jadi kita tidak tau jam berapa masuk, jelas stafnya.***
Sumber: Bidikonline
Komentar Anda :