Ketua PKDP Pekanbaru Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan Buyung Piliang
Jumat, 17-10-2025 - 14:53:41 WIB šŸ‘ 23137
Foto: Korban dan Pengurus PKDP Kota Pekanbaru Sumber: DPD PwMoi Kota Pekanbaru
TERKAIT:
 
  • Ketua PKDP Pekanbaru Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan Buyung Piliang
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU -  Dugaan pengeroyokan terjadi di sebuah bengkel tambal ban di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, pada Rabu malam (15/10/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

    Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena korban merupakan tokoh masyarakat Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Pekanbaru, Buyung Piliang, beserta anaknya Yuda, yang mengalami luka serius di bagian kepala.

    Berdasarkan keterangan Jefri Naldi, menantu dari Buyung Piliang, kejadian bermula dari keributan di bengkel tambal ban milik Duell, antara SN dan abang iparnya(red SN). Saat itu, SN datang bersama dua orang temannya.

    “Menurut informasi, SN marah kepada abang iparnya, tapi kami tidak tahu apa penyebabnya,” ujar Jefri.

    Keributan tersebut semakin memanas hingga terdengar teriakan “maling” dari arah bengkel. Karena waktu sudah larut malam, keluarga Buyung yang tinggal di dekat lokasi keluar rumah untuk memastikan keadaan.

    “Saat kami keluar, kami lihat Yuda sudah babak belur, kepalanya dipukul pakai kayu bloti oleh SN,” kata Jefri.

    Melihat anaknya dipukuli, naluri seorang ayah membuat Buyung berusaha membantu. Namun situasi semakin kacau, bahkan Duell, pemilik bengkel yang berusaha melerai, juga ikut dihajar SN.
    “Ketika ayah mau membantu Yuda, teman SN memiting leher ayah, lalu SN yang masih pegang bloti memukul kepala ayah bagian depan. Meski sudah ditangkis, kepala ayah tetap kena dan luka berat,” lanjut Jefri.

    Dengan kondisi kepala berdarah, Buyung sempat pulang ke rumah. Beberapa menit kemudian, ia kembali ke lokasi bersama Jefri karena ingin memastikan siapa pelaku yang memukulnya.
    “Waktu ayah menunjuk orangnya di atas motor, mereka terlihat mau kabur. Saya spontan menarik salah satu dari mereka sampai jatuh di pinggir jalan,” ungkap Jefri.

    Menurut Jefri, malam itu dua orang diamankan polisi, namun kemudian SN juga membuat laporan dan mengaku sebagai korban pengeroyokan.


    “Sampai subuh kami masih di Polsek, tapi laporan kami belum selesai dibuat, sementara mereka sudah lebih dulu membuat laporan,” jelasnya.

    Saat ini, Buyung Piliang masih dirawat dan dijadwalkan menjalani operasi. Sementara Yuda mengalami pendarahan di bagian kepala belakang dan terus mengeluh kesakitan.

    PKDP Desak Polisi Bertindak Tegas

    Ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru, Abu Bakar Sidik, S.H., M.H. (ABS) membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut terdapat dua korban dari pihak PKDP  Buyung Piliang dan anaknya Yuda  serta satu korban lain, Duell, pemilik bengkel tambal ban.

    “Karena Pak Buyung ini merupakan salah satu ninik mamak dan tokoh masyarakat PKDP, kami mendesak pihak Polsek Tenayan Raya untuk mengambil tindakan tegas. Ini sudah masuk kategori tindak pidana penganiayaan berat,” ujar ABS yang juga berprofesi sebagai pengacara.

    ABS bersama sejumlah tokoh PKDP di antaranya By Ahmad Chan, S.H., M.H., H. Agusman SK, S.H., M.H., H.M. Nazif, H. Drs. Muhardi Yance, dan Indra Piliang  mendatangi Polsek Tenayan Raya pada Kamis siang (16/10/2025) bersama sekitar 50 anggota PKDP untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pembebasan pelaku.

    Ia mengimbau seluruh keluarga besar PKDP agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

    “Kami percaya Polsek Tenayan Raya akan bertindak cepat dan profesional. Mari kita percayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

    Polisi: Kasus Masih Dalam Penyelidikan

    Sementara itu, Kapolsek Tenayan Raya Kompol Didi Antoni melalui Kanit Reskrim Polsek Tenayan Raya Ipda Asbi Abdul Sani, SH, MH, membenarkan laporan terkait dugaan pengeroyokan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kedua belah pihak yang saling melapor.

    “Benar, ada laporan perkara pengeroyokan yang diduga melibatkan kedua pihak. Kami masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk menentukan arah perkara, apakah masuk Pasal 170 atau 351 KUHP,” jelas Asbi.

    Terkait informasi yang beredar bahwa salah satu pelaku telah ditahan lalu dibebaskan, Asbi menegaskan hal itu tidak benar.

    “Hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. SN juga membuat laporan karena mengaku dikeroyok. Semua laporan masyarakat kami terima tanpa pengecualian,” ujarnya.

    Asbi berharap semua pihak, termasuk keluarga besar PKDP, dapat bersabar menunggu hasil penyelidikan dan gelar perkara agar kasus ini menjadi terang benderang.

    “Kami mohon semua pihak tidak terpancing isu-isu di luar. Biarkan kami bekerja sesuai prosedur. Kami berterima kasih kepada pengurus PKDP yang telah datang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kami,” tutupnya.(Jasrilchaniago)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com