Desa Bagan Limau Jadi Contoh Relokasi dan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo
Minggu, 21-12-2025 - 14:46:04 WIB šŸ‘ 10401
Foto: Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni meluncurkan program relokasi dan pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo
TERKAIT:
 
  • Desa Bagan Limau Jadi Contoh Relokasi dan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni meluncurkan program relokasi dan pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (20/12/2025).

    Program tersebut menjadi momentum penting kehadiran negara dalam menjaga kawasan konservasi, sekaligus memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat di sekitar kawasan TNTN.

    Raja Juli Antoni menegaskan, bahwa langkah relokasi dilakukan dengan pendekatan persuasif dan dialogis. Pemerintah tidak hadir untuk memusuhi masyarakat, melainkan mencari solusi bersama agar kawasan TNTN dapat dipulihkan tanpa mengabaikan keberlangsungan hidup warga.

    "Hari ini kita menyaksikan satu momentum sejarah. Negara hadir di Tesso Nilo bukan untuk memusuhi masyarakat, tetapi melakukan persuasi agar warga yang memiliki kebun di dalam kawasan TNTN direlokasi ke luar kawasan. Dengan begitu, ekosistem Tesso Nilo bisa terjaga dan kembali menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi gajah, tapir, rusa, dan satwa lainnya," ungkapnya.

    Raja Juli Antoni menjelaskan, relokasi ini juga bertujuan memberikan ruang hidup yang lebih aman bagi masyarakat. Dengan berada di luar kawasan taman nasional, warga tetap dapat berusaha, mengelola kebun, dan membesarkan anak-anak mereka tanpa berada di wilayah konservasi.

    Pada kesempatan tersebut, Menhut menjelaskan bahwa Wakil Menteri ATR/BPN secara langsung menerima penyerahan lahan dari masyarakat yang sebelumnya telah memiliki sertifikat.

    Lahan tersebut kemudian dikembalikan kepada negara sebagai bagian dari proses pemulihan kawasan TNTN. Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Kementerian Kehutanan juga telah menerbitkan izin hutan kemasyarakatan bagi tiga kelompok tani.

    "Ke depan, insyaallah ketika situasi sudah semakin kondusif, akan ada proses Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang dikeluarkan dari kawasan hutan. Selanjutnya akan diserahkan kembali kepada ATR/BPN untuk disertifikasi sebagai kebun-kebun masyarakat," ujarnya.

    Pada tahap awal, relokasi mencakup lahan seluas sekitar 600 hektare dengan melibatkan 228 kepala keluarga di Desa Bagan Limau. Menhut menilai langkah yang diambil masyarakat desa tersebut sebagai contoh positif dalam upaya penyelamatan Tesso Nilo.

    "Insyaallah masyarakat Desa Bagan Limau ini menjadi teladan yang baik dan dapat diikuti oleh wilayah lainnya. Sambil berjalan, kami terus mencari tanah pengganti dan kebun pengganti agar tercapai solusi yang adil win-win solution, seimbang antara kepentingan ekologi dan ekonomi," ucapnya.

    Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan proses pendataan masyarakat yang berada di kawasan Tesso Nilo terus dilakukan secara bertahap dan berbasis data lapangan. Hingga 18 Desember 2025, pendataan telah menjangkau 3.691 kepala keluarga dengan total luasan sekitar 10.106 hektare yang tersebar di sejumlah desa, termasuk Desa Bagan Limau.

    Menurut SF Hariyanto, data tersebut menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan relokasi yang adil serta memastikan proses pemulihan ekosistem berjalan secara terarah.

    Kemudian Plt Gubri menegaskan Pemprov Riau terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan membutuhkan dukungan penuh dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), terutama dalam penyediaan lahan pengganti pada tahap selanjutnya.

    "Relokasi harus diselesaikan dengan tuntas, masyarakat harus memperoleh kepastian, dan pemulihan ekosistem Tesso Nilo harus berjalan secara berkelanjutan," pintanya.

    Peluncuran program relokasi dan pemulihan kawasan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu benteng terakhir hutan hujan dataran rendah di Sumatera, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

    H




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
  • Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
  • Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
  • Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    03 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    04 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    05 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    06 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    07 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    08 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    09 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    10 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    11 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    12 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    13 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    14 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    15 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    16 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    17 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    18 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    19 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    20 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    21 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    22 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com