Triwulan Pertama 2026, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Alami Tren Positif
Kamis, 07-05-2026 - 08:13:51 WIB šŸ‘ 27201
Foto:Kunjungan wisatawan manca negara (wisman) ke Kota Tanjungpinang pada triwulan pertama tahun 2026
TERKAIT:
 
  • Triwulan Pertama 2026, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Alami Tren Positif
  •  

    SERGAPONLINE.COM TANJUNGPINANG - Kunjungan wisatawan manca negara (wisman) ke Kota Tanjungpinang pada triwulan pertama tahun 2026 mengalami tren positif. Pada bulan Januari, kunjungan wisman ke Tanjungpinang tercatat sebanyak 4.030 kunjungan. Bulan Februari naik menjadi 5.047 kunjungan, dan pada bulan Maret kunjungan wisman ke Tanjungpinang kembali naik menjadi 5.622. Data tersebut dimuat dalam laman berita Dinas Pariwisata Provinsi Kepri. Negara asal wisman ke Provinsi Kepri mayoritas berasal dari Singapura, diikuti wisman Malaysia, Tiongkok, India, dan Korea Selatan. Menariknya, kunjungan wisman ke Tanjungpinang terus mengalami kenaikan ketika kunjungan wisman ke Batam, Bintan, dan Karimun justru mengalami tren penurunan. Meski, jumlah kunjungan ke Tanjungpinang relatif lebih rendah dibandingkan ketiga daerah tersebut. Ketua Association of The Indonesian Tours dan Travel Agencies (ASITA) Tanjungpinang – Bintan Sapril Sembiring mengatakan, tren positif kunjungan wisman ke Tanjungpinang pada triwula pertama tahun 2026 hendaknya mampu menjadi trigger bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk lebih meningkatkan kreativitas. Terutama dalam hal membangun, dan mengembangkan daya tarik wisata. “Artinya ada kecenderungan yang baik. Namun jangan cepat berpuas hati. Tapi hal ini harusnya justru menjadi pemicu. Agar kita lebih fokus memikirkan bagaimana agar wisman yang datang terus meningkat. Sebagai pelaku usaha wisata, kami menilai banyak yang harus ditingkatkan. Perlu kreativitas dari OPD terkait,” kata Sapril, Rabu (6/5). Salah satu hal yang dapat mempengaruhi tingkat kunjungan wisman ke Tanjungpinang, ucap Sapril, adalah jadwal kedatangan, dan keberangkatan kapal feri. Sapril mencontohkan jadwal kedatangan kapal dari Malaysia yang tiba di Tanjungpinang pada sore hari, dan jadwal keberangkatan kembali pada pagi hari. Kondisi ini praktis menyebabkan tidak banyak hal yang dapat dilakukan wisman, terutama yang melakukan kunjungan tur wisata satu hari. Dengan tarif yang lebih mahal, dan waktu perjalanan yang lebih lama, wisman cenderung memilih tujuan kedatangan di Batam. “Terlebih kita tidak mampu menyuguhkan daya tarik wisata pada malam hari. Tidak ada yang membuat wisman ingin mengulang kembali kunjungannya. Ini baru dari sektor jadwal kedatangan, dan keberangkatan kapal. Mungkin pemerintah kota bisa melakukan pembicaraan bersama operator kapal, dan otoritas pelabuhan,” ungkap Sapril. Lebih jauh Sapril juga mengungkapkan kesediaan para pelaku usaha wisata untuk mendukung program kepariwisataan di Tanjungpinang. Perbaikan kualitas, dan pengayaan destinasi wisata perlu dilaksanakan. Tidak hanya mengandalkan destinasi wisata yang telah ada seperti Pulau Penyengat. “Jika ada objek wisata, atau atraksi wisata yang terjadwal secara kontinyu, kita tentu dapat menjual paket wisata yang lebih baik di Tanjungpinang. Perlu kerja sama dengan biro perjalanan wisata, dan stakeholder kepariwisataan lainnya. Kawasan Tepi Laut, dan Gedung Gonggong jika dikelola lebih baik sebenarnya juga dapat dijadikan destinasi wisata alternatif. Perlu kerja sama dengan pemerintah provinsi, dan pihak terkait lainnya,” tutur Sapril. Beberapa tantangan pengembangan sektor wisata Tanjungpinang tersebut direspon positif. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat mengatakan, Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mengidentifikasi berbagai potensi dan hambatan pengembangan sektor pariwisata di Tanjungpinang. Untuk memvalidasi peluang dan hambatan tersebut, melalui kerja sama dengan Bappenas RI, Pemko melaksanakan forum diskusi internal Bapelitbang selaku koordinator, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, camat, dan lurah. Pelaksanaan diskusi langsung di destinasi wisata unggulan Tanjungpinang, Pulau Penyengat, Kamis (7/5). “Tentunya setelah ini kita akan mengajak rekan-rekan pelaku usaha wisata, serta stakeholder terkait lainnya. Sebelum bergerak ke sana, kita lebih dulu ingin mengetahui potensi, peluang, tantangan, dan hambatan pengembangan sektor wisata. Jelas perlu kolaborasi berbagai pihak, karena pariwisata merupakan sektor penghasil dan penggerak perekonomian daerah,” tanggap Zulhidayat. (Diskominfo) Editor: Daud




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
  • Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
  • Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
  • Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    03 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    04 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    05 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    06 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    07 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    08 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    09 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    10 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    11 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    12 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    13 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    14 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    15 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    16 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    17 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    18 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    19 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    20 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    21 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    22 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com