Rajwa Nailatul Izzah, Sang Pembawa Baki Merah Putih yang Bermimpi Jadi Polwan
Senin, 17-08-2026 - 22:01:34 WIB šŸ‘ 25697
Foto: Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis
TERKAIT:
 
  • Rajwa Nailatul Izzah, Sang Pembawa Baki Merah Putih yang Bermimpi Jadi Polwan
  •  

    SERGAPONLINE.COM BENGKALIS - Derap langkah kaki terdengar serempak. Barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bengkalis bergerak tegap menuju tiang bendera.

    Senin sore, 17 Agustus 2026, menjadi momen yang tak akan mudah dilupakan bagi 75 anggota Paskibraka Bengkalis. Setelah menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada pagi hari, sore itu mereka kembali dipercaya melaksanakan tugas penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia.

    Di antara barisan tersebut, ada sosok remaja berusia 16 tahun, Rajwa Nailatul Izzah, siswi MAN 1 Bengkalis.

    Dengan langkah penuh percaya diri, Rajwa membawa baki menuju tiang bendera. Sang Merah Putih yang sejak pagi berkibar gagah di langit Bengkalis kemudian ia terima dengan penuh kehormatan, sebelum menyerahkannya kepada pembina upacara, Wakil Bupati Bengkalis Dr H Bagus Santoso.

    Bagi putri sulung pasangan Muhammad Asrul dan Rika Sri Wahyuni itu, tugas tersebut bukan sekadar menjalankan amanah sebagai anggota Paskibraka.

    Di balik langkahnya membawa baki, tersimpan sebuah cita-cita besar. Rajwa ingin menjadi Polisi Wanita (Polwan) atau melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana hukum.

    Baginya, kedua pilihan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni dapat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

    “Senang bisa menjalankan tugas dan membanggakan keluarga. Kalau ada kesalahan, itu menjadi pelajaran untuk ke depannya,” ujar Rajwa.

    Menjadi bagian dari Paskibraka juga menjadi pengalaman pertama bagi Rajwa. Rasa bangga, haru dan bahagia bercampur menjadi satu ketika ia dipercaya membawa baki Sang Merah Putih dalam upacara penurunan bendera.

    Rajwa sebelumnya menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Bengkalis, kemudian melanjutkan pendidikan SMP di Kota Pekanbaru sebelum kini bersekolah di MAN 1 Bengkalis.

    Berawal dari Keraguan

    Menariknya, perjalanan Rajwa menjadi Paskibraka tidak diawali dengan rasa percaya diri yang tinggi.

    Sebelum mengikuti seleksi, ia sempat merasa ragu. Namun dukungan kedua orang tua, teman-teman dan para pelatih perlahan membuat keberanian itu tumbuh.

    Selama sekitar 15 hari menjalani pendidikan dan latihan, Rajwa tidak hanya ditempa secara fisik. Mental, kedisiplinan, tanggung jawab dan keberanian menjadi bagian penting dari proses tersebut.

    “Kesannya luar biasa. Kami dilatih mental dan kedisiplinan agar menjadi manusia yang lebih baik dan disiplin,” katanya.

    Bagi Rajwa, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk mengejar cita-citanya.

    Ia semakin yakin untuk terus berusaha mewujudkan impiannya menjadi seorang Polwan. Namun jika kesempatan tersebut belum terwujud, ia ingin melanjutkan pendidikan di bidang hukum.

    Kebanggaan Sang Ibu

    Di balik langkah tegap Rajwa, ada doa dan dukungan keluarga yang tak pernah putus.

    Muhammad Asrul dan Rika Sri Wahyuni tak mampu menyembunyikan rasa bangga ketika melihat putri sulung mereka berdiri membawa baki Sang Merah Putih di hadapan masyarakat Bengkalis.

    Rika mengatakan, keikutsertaan Rajwa dalam Paskibraka sepenuhnya berawal dari keinginan sang anak.

    Sebagai orang tua, dirinya hanya memberikan dorongan dan dukungan agar Rajwa mampu menjalani seluruh proses dengan baik.

    “Ini kebanggaan tersendiri bagi kami sekeluarga. Untuk cita-citanya, kami serahkan kepada Rajwa. Yang penting kami sebagai orang tua tetap mendukung,” ujar Rika.

    Rika yang memiliki empat anak hadir bersama tiga anak lainnya, yakni Muhammad Rakan Nuruddin Dzaki, Raihana Azzahra dan Rizqia Sanaya Arka.

    Bagi keluarga, keberhasilan Rajwa menyelesaikan seluruh rangkaian tugas Paskibraka menjadi kebanggaan tersendiri.

    Dari Anak Manja Menjadi Lebih Disiplin

    Sementara itu, sang ayah, Muhammad Asrul, melihat pengalaman tersebut sebagai awal penting bagi perjalanan putrinya menuju masa depan.

    Asrul mengaku, sehari-hari Rajwa dikenal sebagai anak yang cukup manja. Namun selama mengikuti pendidikan dan latihan Paskibraka, ia melihat perubahan besar dalam diri putrinya.

    Rajwa menjadi lebih disiplin, berani dan mampu bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

    “Awalnya saya sempat ragu. Tapi hampir dua bulan sebelum pelaksanaan, Rajwa mulai menunjukkan semangat dan motivasi yang kuat, apalagi mendapat dukungan dari teman-teman dan para pelatih,” ungkap Asrul.

    Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka bukan hanya soal berdiri tegap di hadapan tiang bendera.

    Lebih dari itu, anak-anak muda tersebut mendapatkan pelajaran tentang mental, keberanian, kedisiplinan dan tanggung jawab.

    “Yang paling penting bagi saya, mereka mendapatkan mental, keberanian dan disiplin. Semoga apa yang didapat selama proses ini bisa bermanfaat untuk masa depan mereka,” katanya.

    Bukan Sekadar Membawa Baki

    Sore itu, ketika Sang Merah Putih telah kembali ke tempatnya, tugas Rajwa bersama rekan-rekan Paskibraka pun usai.

    Ia kembali kepada keluarganya. Pelukan hangat kedua orang tua menjadi penutup perjalanan panjang yang sempat dimulai dengan keraguan.

    Namun kini, Rajwa membawa sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar pengalaman menjadi Paskibraka.

    Ia membawa kebanggaan untuk keluarganya, pelajaran tentang disiplin dan keberanian, serta keyakinan untuk mengejar cita-cita.

    Di hadapan Merah Putih, Rajwa telah membuktikan satu hal sederhana: keberanian bukan berarti tidak pernah merasa takut atau ragu, tetapi keberanian adalah ketika seseorang tetap memilih melangkah.

    Dan langkah Rajwa sore itu bukan hanya membawa baki untuk Sang Merah Putih.

    Ia membawa sebuah mimpi—menjadi Polwan, mengabdi untuk negeri, dan membuat keluarganya kembali bangga suatu hari nanti.

    Editor: Fadli




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
  • Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
  • Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
  • Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    03 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    04 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    05 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    06 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    07 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    08 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    09 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    10 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    11 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    12 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    13 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    14 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    15 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    16 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
    17 Jaga Keselamatan Generasi Penerus, Kapolres Kampar: Orang Tua Wajib Tingkatkan Pengawasan Saat Ada Aksi Penyampaian Aspirasi
    18 Giat Minggu Kasih, Polsek Bangkinang Kota Hadir Beri Rasa Aman Ibadah Jemaat Gereja Pantekosta
    19 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Air Bangis, 5 Pemuda Ditetapkan Sebagai Tersangka
    20 Polisi Ungkap Shabu 2,4 Gram di Perawang Barat, Tersangka Kepergok Cari Barang yang Dibuangnya
    21 Gelorakan Semangat Olahraga, Pemuda Rumbai Gelar Voli ANTAR CLUB Se-Kota Pekanbaru
    22 DPD LSM Bara Api Riau Desak Evaluasi Izin Operasional THM Hollywood dan Dragon, Pemprov Diminta Bertindak Tegas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com