Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu
Sabtu, 05-09-2026 - 01:25:44 WIB š 369
 |
| Foto: Kakanwil Ditjendpas Riau Saat Gelar Perkuat Sinergi dengan Lembaga Adat Melayu Riau
|
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, didampingi Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Yusup Gunawan, melaksanakan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Riau. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA), Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf, serta Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH), Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Kamis (3/09/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Kakanwil Rudy Fernando Sianturi mendapat kehormatan dengan penyematan tanjak sebagai bentuk penghormatan dalam adat Melayu. Tanjak sebagai ikat kepala tradisional Melayu memiliki makna simbolis sebagai bentuk penghormatan, penerimaan sebagai bagian dari keluarga, serta pengakuan atas martabat dan kewibawaan seorang tamu di Bumi Lancang Kuning.
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk saling memperkenalkan dan menyampaikan tugas serta fungsi masing-masing, sekaligus membahas peluang koordinasi dan sinergi yang dapat dibangun ke depan. Kolaborasi dengan unsur masyarakat dan lembaga adat dinilai penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga penerimaan kembali Warga Binaan di tengah masyarakat.
Kakanwil Rudy menyampaikan bahwa pemasyarakatan membutuhkan dukungan berbagai elemen masyarakat agar proses pembinaan dan reintegrasi sosial dapat berjalan optimal. “Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat. Nilai-nilai adat dan kearifan lokal Melayu memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang peduli, menerima, serta turut mendukung proses reintegrasi sosial,” ujar Kakanwil Rudy.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Kanwil Ditjenpas Riau dan Lembaga Adat Melayu Riau, khususnya dalam mendukung pembinaan, reintegrasi sosial, dan penerimaan kembali klien pemasyarakatan. Dengan keterlibatan masyarakat dan kekuatan kearifan lokal, proses kembali ke masyarakat diharapkan semakin humanis, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak positif bagi terciptanya lingkun
Editor: Jasrilchaniago
Komentar Anda :