Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Tak Selesai sesuai Masa Kontrak,
Dicky PPK 04 PJN Wilayah I Riau: Bukan salah Rekanan, Pengadaan datang Desember dari Menteri PU-PERA
Minggu, 19-05-2019 - 20:37:44 WIB šŸ‘ 73464

TERKAIT:
 
  • Dicky PPK 04 PJN Wilayah I Riau: Bukan salah Rekanan, Pengadaan datang Desember dari Menteri PU-PERA
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PEARA) melalui bidang Direktorat Jenderal Bina Marga kuncurkan anggaran pada Pembangunan Jembatan Gantung Desa Tanjung di kabupaten Kampar-Pembangunan Jembatan Gantung Desa Muara Bungkal, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dengan nilai kontrak sebesar Rp.5.665.667.000,59, yang dikerjakan PT. Qinthara Cemerlang, diduga proses pelaksanaanya pengerjaan dilapangan menyimpang.

    Pasalnya, kegiatan pekerjaan pembangunan jembatan gantung Desa Tanjung Kabupaten Kampar - Desa Muara Bungkal Kabupaten Siak, Provinsi Riau yang di bawah pimpinan Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasioanl Wilayah I Riau itu, ternyata pelaksanaanya dilapangan disinyalir tidak selesai sesuai dengan masa kontrak kerja yang telah ditentukan dari awal pada  5  Desember, tahun 2018.

    Baca:
    - Pembangunan Jembatan Reteh Beraroma Korupsi, Dua Aktivis Akan Laporkan
    -Aktivis LSM PEPARA-RI Minta TP4D dan Tipikor Usut Proyek DAK Pembangunan IRNA RSUD Selasih Pelalawan
    -Diduga Pemkab Meranti Langgar UU KIP, Lembaga Pepara-RI Ajukan Sangketa Informasi kepada KKI Riau

    Bukan hanya itu saja, kegiatan proyek tersebut yang sebelumnya disetujui Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Riau, Darmawi, ST,.MT, dan diketahui Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II, Ir. Paul Ames Halomoan, M.Sc. Diduga belum selesai dikerjakan dilapangan hingga sampai saat ini. Hal itu, diutarakan Alui Z kepada media ini.

    Dikatakan, Alui Z selaku Ketua Investigasi LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara republik Indonesia (PEPARA-RI) bahwa sebelumnya pihaknya, telah layangkan surat klarifikasi resmi terhadap Kasatker PJN Wilayah I Riau, tertanggal 02  Mei tahun 2019, untuk mempertanyakan terkait adanya dugaan penyimpangan dalam pengerjaan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA) RI tersebut.

    Menurut Alui Z, dalam proses pelaksanaan paket pekerjaan,"Pembangunan Jembatan Gantung" yang berlokasi di (2) Desa  yakni, Desa Tanjung, Kabupaten Kampar- Desa Muara Bungkal, Kabupaten Siak banyaknya ditemukan secara kacamata kejanggalan atau diduga menyimpang dari Shop Drawing.

    Baca:
    - Satker PJPA Sumatera III Riau Abaikan, LSM PEPARA-RI Surati Jenderal SDA RI
    - LSM Minta Aparat Hukum Usut Kasus Dugaan Korupsi di Tubuh DPRD Karimun
    - Dikonfirmasi Berang, Kejiwaan Gubernur Riau Perlu Diperiksa

    "berdasarkan hasil investigasi team lembaga kita, tepatnya dilokasi pekerjaan Pembangunan Jembatan Gantung yang berlokasi di Desa Muara Bungkal, kabupaten Siak, pada  13 s/d 15 bulan Desember, tahun 2018 lalu. Terlihat Proses pengerjaan fisik jembatan gantung baru tahap pekerjaan “Pondasi Pilon TĆ¢ā‚¬Ā. Sedangkan masa pelaksanaan 150 hari kelender seharusnya selesai pada  05 Desember tahun 2018, sebagaimana kontrak awal pada  5 Juli tahun 2018," terang Alui z.

    Bahkan yang lebih parahnya lagi, lanjut Alui Z, pembangunan jembatan gantung yang di Desa Tanjung, Kabupaten Kampar diduga belum selesai alias terbengkalai. Hal itu, terbukti saat kita memperoleh informasi dari masyarakat setempat, dan team kita (LSM PEPARA-RI) langsung melakukan survey dilapangan pada 30 April tahun 2019 atau sebulan yang lalu, ternyata benar. Ditemukan dilokasi kegiatan jembatan gantung diduga baru selesai sampai pekerjaan “Pondasi Blok Angkur", dan terlihat banyak tumpukan bahan material yang belum terpasang di biarkan dilapangan.

    Alui Z menegaskan, selain pembangunan jembatan gantung diduga bermasalah itu, adanya juga kita peroleh data/dokumen beberapa paket kegiatan Satker PJN I Wilayah Riau, tahun 2018  yang diduga bermasalah. Salah satu contoh paket,"Preservasi Rutin Jalan dan Jembatan Batas Kampar-Batas Bangkinang-Batas Rantau Berangin-Batas Provinsi Sumbar,". Namun lembaga kita tak ingin gegabah untuk menindaklanjuti ke pihak aparat hukum baik ke Kementerian PU-PERA RI, terkait temuan dilapangan. Dikarenakan menurut, Dicky (PPK 04) PJN I Wilayah Riau akan membalas surat yang kita layangkan  secara resmi, pungkasnya.

    Sementara, Kasatker PJN Wilayah I Riau melalui Pejabat Pembuat Komitmen 04 (Pekanbar-Bangkinang-Batas Sumbar), Dicky, membenarkan adanya keterlambatan pengerjaan proyek Pembangunan Jembatan Gantung yang berlokasi di Desa Muara Bungkal,  Kabupaten Kampar-  Desa Muara Bungkal, Kabupaten Siak, sesuai kontrak kerja awal.

    "Hal itu, bukan kesalahan atau kelalain dari rekanan, tetapi kesalahan dari Kementerian PU-PERA. Dikarenakan kontrak kegiatan paket Pembangunan Jembatan Gantung itu hanya bagian fisik saja yang dikerjakan sesuai dalam kontrak kerja. Sedangkan untuk proses pengadaannya, itu langsung dari Kementerian PU-PERA. Namun pengadaan bahan material jembatan gantung baru bulan Desember sampai ke lokasi pekerjaan," kata Dicky, kepada media ini yang juga bersama-sama dengan team LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI), Sabtu siang (18/05/19).

    Diuraikannya, akibat keterlambatan datang pengadaan bahan material jembatan gantung tersebut, sehingga rekanan kontrkator terkendala pengerjaan dilapangan bahkan tidak terkejar selesai dikerjakan sesuai masa kontrak kerja. Tetapi, kegiatan itu sudah selesai dan tidak ada masalah, akui Dicky.

    Terkait adanya dugaan pembangunan Jembatan gantung di Desa Tanjung, kabupaten Kampar belum selesai dikerjakan atau alias terbengkalai. Hingga berita diterbitkan awak jurnalis ini belum dapat keterangan atau penjelasan resmi dari, Dicky (PPK 04) PJN Wilayah I Riau.(Tim)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com