Bambang Harus Diperiksa, Diduga Otak Permasalahan Pengeboran Minyak
Kamis, 17-05-2018 - 14:34:51 WIB 👁 74492
SERGAPONLNE.COM, PEKANBARU-Dalam Fhoto dengan pakai biru menhgunakan kaca mata hitam nama bambang di Diduga otak awal permasalahan Pengeboran minyak Fhala 1 Rumbai Bukit, hingga hilang nya nama saudara DS Sagala yang rumah tanah di belinya pada keluarga Bambang, Rumah DS Sagala bertepatan di samping rumah saudara erwin yang berdekataan 87 Meter dari pengeboran minyak, hingga saudara bambang di angkat sebagai centeng lah sebutan nya kata warga, yang namanya tak mau di sebutkan, laporkan aja pak Se Bambang itu.
Permasalahan warga disekitar lokasi pengeboran minyak dilakukan PT Nothern Yamano Technology (NYT) Oil Resourch East Pamai terus menjadi perhatian serius Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK).
Bahkan KLHK RI yang dipimpin Menteri KLHK RI, Siti Nurbaya ini melayangkan surat teguran dan panggilan kepada perusahaan yang baru saja melaksanakan syukuran eksplorasi pengeboran minyak, di Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai ini.
Direktur Bidang Pencemaran Air, Budi Kurniawan menegaskan, adanya verifikasi dari KLHK RI merupakan hal yang harus dilaksanakan.
"Kami sudah kirimkan surat teguran dan panggilan (PT NYT,red),"jelasnya melalui pesan WhatsApp pribadinya, Selasa (15/5/2018).
Disisi lain, sampai saat ini tidak ada titik temu dengan warga sekitar yang tinggal hanya dengan jarak radius kurang lebih 100 meter dari lokasi pengeboran.
Perusahaan masih terus melakukan pekerjaan eksplorasi dan tidak ada diperoleh kesepakatan mengenai ganti kontruksi rumah dan lahan milik mereka.
Artinya, warga harus merasakan akibat yang bisa saja terjadi di lokasi pengeboran minyak tersebut. Bukan hanya itu, keluhan warga akan kebisingan, polusi udara, dan limbah yang bisa saja terjadi, tidak dipedulikan perusahaan .
Sebaliknya, PT NYT bersama dengan Pemko Pekanbaru sudah melakukan syukuran ke dua kalinya untuk kegiatan pengeboran minyak Falah 01 oleh PT NYT.
Warga sekitar, Erwin mengaku masih tetap merasa khawatir dengan adanya kegiatan eksplorasi minyak di samping rumahnya. Jaraknya kata Erwin, masih tetap sama radius 100 meter.
"Kalaulah pak Jokowi datang ke lokasi pengeboran saya yakin Presiden yang saya cintai ini bisa memberikan rasa nyaman kembali bagi kami,"ujarnya.***
Komentar Anda :