Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasa" />
 
 
Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
Senin, 15-07-2019 - 18:21:12 WIB šŸ‘ 57933

TERKAIT:
 
  • Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
  •  


    SERGAPONLINE.COM BANTAN - Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasakan semakin membesar. Ratusan meter daratan yang dulunya perkebunan warga kini telah berubah menjadi hamparan pantai. Salah satu Desa yang terkena dampak tersebut adalah Desa Pambang Pesisir yang kini abrasinya sudah hampir mendekati pemukiman warga.

    "Abrasi sudah sangat dekat sekali hanya hitungan puluhan meter saja ke  pemukiman warga," ungkap Kades Pambang Pesisir Pasla saat ditemui media ini. Senin (15/07/19).

    Dikatakan oleh orang nomor satu Desa Pambang Pesisir itu bahwa saat ini yang paling dikhawatirkan oleh masyarakatnya adalah belum maksimalnya penanganan dari pemerintah untuk meredam abrasi di Desanya itu dan mengakibatkan banyak perkebunan warga yang sudah hilang dan sudah menjadi hamparan pantai hingga abrasi itu sudah semakin dekat dengan pemukiman warga.

    "Baru-baru ini sudah ada tinjauan langsung dari team Menko Kemaritiman untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di bagian timur pulau Bengkalis tersebut, ini merupakan angin segar bagi kami dan mudah-mudahan tidak sekedar wacana tapi benar akan terlaksana," ungkap Pasla.

    Lebih lanjut Pasla menceritakan saat ini yang menjadi fokus bagi desanya adalah menyelamatkan Lapangan Bola yang kini telah mulai terkikis oleh amukan gelombang yang terus menerpa wilayah tersebut.

    "Untuk saat ini masyarakat secara bergotong royong untuk membuat pemecah gelombang dengan bahan seadanya untuk menyelamatkan Lapangan bola kaki di Desa kami, karena lapangan bola tersebut merupakan tempat dimana aktifitas bagi masyarakat khususnya pemuda dalam melakukan kegiatan olah raga yang merupakan kegiatan positif bagi para generasi muda di desa kami, jadi ini penting bagi kami untuk menyelamatkannya terlebih dahulu," jelas mantan aktifis itu.

    Pasla juga menjelaskan bahwa dari Pemerintah Daerah memang pernah membuat tanggul pemecah gelombang namun itu sudah hancur akibat gelombang yang terus menerus menerpa bibir pantai tersebut.

    "Pemecah gelombang memang pernah dibangun pada tahun 2013 lalu, namun kini sudah rusak dan selanjutnya dibangun lagi pada tahun 2016 dan kini masih bertahan dan hasilnya pun bagus pantai yang dulu terkikis kini pelahan-lahan tertimbun dengan sendirinya, namun pembangunannya hanya sebagian kecil saja, jika pembangunan ini dilanjut mudah-mudahan abrasi yang mengancam di Desa kami bisa segera dicegah," ungkap Kades Pambang Pesisir itu penuh harap.

    "Semoga apa yang akan dijanjikan pemerintah bisa segera terlaksana, karena jika ini berlarut bukan tidak mungkin 2 atau 3 tahun mendatang pemukiman warga yang ada saat ini bisa sirna akibat abrasi,"tutup Pasla.(fa)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com