LA NKRI, SUARA NKRI dan GAPSI Mengadakan Bakti Sosial Bagi Korban Banjir Rawa Buaya
Senin, 06-01-2020 - 13:52:15 WIB 👁 66136

TERKAIT:
 
  • LA NKRI, SUARA NKRI dan GAPSI Mengadakan Bakti Sosial Bagi Korban Banjir Rawa Buaya
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Loyalis Anak Negara Kesatuan Republik Indonesia (LA NKRI), Suara Negara Kesatuan Republik Indonesia (Suara NKRI) dan Gerakan Pemimpin Bersih (GAPSI) mengadakan bakti sosial dengan membuka dapur umum bagi korban bencana banjir di RT 12/11 Kelurahan Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat.

    Adapun tujuan dengan dibukanya dapur umum ini, Agar warga di Kelurahan Rt 12/11 dapat terbantu dengan disalurkannya makanan, Minuman dan keperluan yang lainnya. Dapur umum ini telah dibuka dari kemarin, Sabtu, 5 Januari 2020 dan akan terus dibuka sampai situasi normal kembali.

    Banjir yang terjadi pada hari pertama di bulan Januari 2020 ini adalah banjir yang sangat dahsyat sekali yang dirasakan oleh warga Rawa Buaya  dan belum pernah terjadi di masa kepemimpinan Gubernur yang sebelumnya.

    Banjir yang terjadi kali ini sampai setinggi dada orang dewasa, Karena memang di wilayah ini dilewati kali Mookervart dan sungai Cengkareng.

    Salah satu warga RT 12/11 yaitu Bpk Suyanto yang berhasil ditemui oleh pewarta media ini mengatakan bahwa pada waktu Gubernur Ahok air tidak sampai masuk ke pemukiman warga.

    Pada kesempatan yang sama Ketua Umum LA NKRI Wikan Selur mengatakan bahwa banjir yang sekarang ini adalah yang terburuk.

    “Banjir di Jakarta memang sudah menjadi ‘agenda tahunan’ tetapi ketika era Ahok-Jarot banjir yang ada surut dalam hitungan jam, Tetapi banjir yang sekarang ini adalah yang terburuk dari yang sebelumnya. Gubernur Anies tidak usah malu untuk mencontoh program penanggulangan banjir Ahok. Rakyat Jakarta sudah lelah dan bosan dengan retorika Gubernur Anies Baswedan”. kata Wikan Selur dengan semangat.

    Senada dengan itu Ketua Umum Dewan Pembina Gerakan Pemimpin Bersih (GAPSI) yaitu Andreas Rehiary mengatakan bahwa program naturalisasi yang menjadi program andalannya Gubernur Anies telah gagal.

    “Gubernur Anies Baswedan telah gagal merealisasikan program naturalisasi yang menjadi program andalannya dalam mengatasi banjir Jakarta, Oleh karena itu Gubernur Anies Baswedan seharusnya punya rasa malu dan mengundurkan diri sebagai Gubernur Jakarta, Sehingga memberikan kesempatan bagi orang - orang yang berkompeten untuk memimpin Jakarta dan menyelesaikan persoalan banjir yang makin parah dan merugikan warga Jakarta”. jelas Andreas.

    Andreas pun sependapat dengan Suyanto bahwa sewaktu Gubernur Ahok dalam waktu satu jam air sudah kering dan titik banjir berkurang. Namun pada kepemimpinan Gubernur Anies berhari-hari banjir dan genangan air tidak berkurang juga dan titik banjir semakin banyak”. tuturnya dengan berapi-api. (Rls/Jeni)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com