Abdullah Penyandang disabilitas Produktif Disambut Baik Oleh Dinas Sosial Aceh Timur
Kamis, 13-02-2020 - 10:54:40 WIB 👁 29299
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Seorang Kepala Keluarga bernama Abdullah yang berusia 48 tahun kelahiran Sigli adalah seorang pria penyandang disabilitas produktif dalam artiannya beliau tidak bisa berjalan karena cacat kedua kaki, serta mempunyai ketrampilan tangan dibidang pangkas rambut.
Usaha pangkas rambut yang telah lama digelutinya itu sejak masih muda, dengan kondisi fisik tubuh yang sedemikian rupa, beliau berjuang mencari nafkah dengan cara pangkas keliling memakai kenderaan bermotor yang telah dimodifikasi menjadi becak.
Kehidupan beliau dimotivasi oleh seorang istri, bernama Nurmasyitah berumur 33 tahun yang berkelahiran di paya bilie 2 Aceh Timur, tempat mereka menetap, dan mereka telah dikaruniai seorang anak laki-laki yang berusia 2 tahun dengan nama Ahmad Qusyairi nama yang indah tentunya.
Berbekal ketrampilan tersebut Abdullah yang dibantu Istrinya, mendatangi Kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur, rabu,12/2/2020, untuk menanyakan permohonan yang pernah diusulkannya pada tahun 2017 lalu terkait modal usaha pangkas rambut
Kedatangan Abdullah dikantor Dinas Sosial disambut hangat secara langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Elfiandi, S.PI melalui Kabid Rehabsos Iskandar,S. Kom.
Bersamaan hal tersebut awak media langsung mengkonfirmasinya, dan menyampaikan, bahwa kedatangannya hari ini untuk menanyakan terkait permohonan tahun 2018, kira -kira entah kapan ada ya, karena kalau ada bantuan saya berniat buka usaha sendiri atau ditempat aja, enggak usaha keliling lagi karena capek, sebutnya.
Sambutan hangat langsung direspon oleh pihak Dinas Sosial Aceh Timur melalui Kabid Rehabsos Iskandar,S.Kom, keawak media, dan menuturkan terkait Penyandang disabilitas produktif dalam bentuk fisik Cacat ini yaitu Bapak Abdullah yang punya ketrampilan usaha pangkas rambut, kita berusaha memberikan bantuan kepadanya, dan saat ini belum ada, kalau sudah ada bantuan itu berbentuk barang langsung, dan tahun 2017 katanya sudah pernah diusulkan berupa proposal tetapi arsip tidak ada, untuk informasi tentang bantuan tersebut kita telah mencatat nomor hand phone, untuk dapat kita hubungi yang bersangkutan untuk kemudian hari nantinya. (rls/edo)
Komentar Anda :