Kuansing Mempergunakan Beberapa Tempat Ruangan Isolasi
Jumat, 03-04-2020 - 15:06:39 WIB 👁 57868
SERGAPONLINE.COM TALUK KUANTAN - Dengan adanya Karona virus 2019 (Covid 19) untuk menangani, Tempat yang akan pergunakan puskemas sentajo raya dan puskesmas gunung toar baru bangunan baru rusunnawa Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi menfaatkan bangunan gedung Rusunawa yang berada di Desa Beringin Teluk Kuantan untuk dijadikan ruangan penginapan atau gedung isolasi guna karantina Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Dokter.
Terkait percepatan penanganan Corona Virus 2019 (Covid-19) di Kabupaten Kuantan Singingi Hal itu disampaikan Bupati Kuansing H Mursini melalui Kadis Perkim, H Ridwan Amir kepada media pada Rabu (2/4/2020) via telpon selulernya kepada awak media menanyakan tentang izin pinjam pakai gedung rusunnawa yang belum di serah terimakannya gedung rusunnawa oleh Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuansing.
Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman mengajukan surat permohonan untuk pinjam pakai gedung kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Penyediaan Perumahan melalui Sakter Penyediaan Perumahan Provinsi Riau di Pekanbaru, kata Ridwan Amir.
Menurut Ridwan Amir, sehubungan dengan instruksi Pemerintah Pusat tentang penanganan antisipasi penyebaran Covid-19 makin meluas, maka Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman atau Perkim mengambil langkah-langkah guna percepatan penanganan Covid-19 tersebut.
"Hal ini merupakan sebagai salah satu langkah strategis dan konkrit serta kepedulian nyata Pemerintah Daerah kepada masyarakatnya, dalam pencegahan Covid-19," tambahnya.
Sejauh ini Kabupaten Kuansing belum memiliki gedung yang memadai, melainkan ada bangunan Rusunawa tersebut kan bisa kita menfaatkan.
"Ini dikarenakan kebutuhan yang mendesak dan ruangan isolasi karantina yang ada di RSUD Teluk Kuantan saat ini dirasa tidak mencukupi, hanya mampu menampung 8 orang saja, maka dari itu kita lakukan pinjam pakai gedung Rusunawa ini sebagai antisipasi lonjakan pasien PDP nantinya."
Terkait masaalah angaran kepala BPKAD, mengatakan akan ngucuran dana sebesar,49 meliyar, untuk menangani(kovid.19). (RuS)
Komentar Anda :