Sebanyak 40 Ribuan Pelaku Usaha UKM dan UMKM di Bengkalis Mengalami Penurunan Produksi
Selasa, 07-04-2020 - 17:04:42 WIB 👁 134736
SERGAPONLINE.COM BENGKALIS - Sebanyak 40 ribuan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Bengkalis mengalami penurunan produksi dan omset.
Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Koperasi kabupaten Bengkalis Herman Achamd kepada wartawan Senin 06 April 2020.
"Kita lihat, dari sisi perekonomian dengan secara global dan ini juga terkait bukan hanya usaha usaha besar, melainkan sangat berdampak kepada usaha usaha mikro yang kita ketahui bersama saat ini, dengan berkurangnya daya beli dari masyarakat tentunya ini berkurang juga pendapatan yang diterima para pelaku usaha UKM dan UMKM,"ungkap Herman Achamd.
Diutarakan Herman, terutama terkait dengan bidang usaha kuliner, usaha dibidang kerajinan, usaha perdagangan otomotif serta dibidang pertanian dan usaha biasa yang dilakukan oleh usaha mikro atau masyarakat.
Dengan kejadian ini, lanjut Herman, tentunya disemua sektor, apalagi dengan pendapatan yang sudah minim, ditambah lagi dengan adanya himbauan dan larangan larangan yang menyebabkan keterpurukan ekonomi masyarakat.
"Pelaku usaha mikro ini yang melakukan usaha dibeberapa tempat yang mereka lakukan tidak bisa berusaha dan ini tentunya memberikan dampak yang sangat luar biasa terhadap pelaku usaha ini.
"Hari ini kita tetap melakukan pendataan dan Diskop Bengkalis juga sudah menyampaikan ke pihak provinsi Riau dan secara nasional, data itu sudah kita kirimkan, terkait dengan data pelaku usaha mikro kecil yang berdampak dengan adanya wabah Covid-19 ini.
Usaha yang dilakukan secara nasional dan didaerah mungkin kita mengikuti kebijakan kebijakan seperti mereka mereka yang mempunyai pinjaman pinjaman, tentunya ini berlaku dengan kebijakan nasional, karena mereka langsung berhubungan dengan pihak pihak bank dan pihak terkait,"ucap Herman lagi.
Menurut Herman, untuk dikabupaten Bengkalis, kita tidak memberikan saluran saluran pinjaman itu, nah, pada hari ini mungkin kita harus memberikan sebaiknya berupa bantuan setimulus yang berlaku kepada setiap masyarakat yang terdampak terutama kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Dan akibatnya mereka, sangat mempengaruhi terhadap penghasilan hanya cukup kebutuhan sehari hari. Mereka juga akan diberikan perlakuan yang sama oleh pemerintah kabupaten Bengkalis maupun pemerintah provinsi maupun pusat,"ujarnya lagi.
Diutarakan Herman, untuk pelaku UKM dan UMKM di kabupaten Bengkalis dibawah binaan dinas Koperasi Kabupaten Bengkalis berdasarkan data yang ada itu sebanyak 40-an ribu pelaku usaha UKM dan UMKM.
Dan secara menyeluruh tentunya belum mendapat betul berapa pelaku usaha yang sangat terdampak disebabkan Covid-19, namun sekitar 5000-an data itu sudah dikirimkan pihak Diskop Bengkalis ke provinsi dan pusat.
"Ada 5000-an data pelaku usaha itu saat ini memang mempunyai dampak yang sangat besar dengan kejadian wabah Covid-19 ini,"ungkapnya.(fa)
Komentar Anda :