Terkait Pemberitaan Warung Esek-esek Mendapat Bantahan Keras Dari Pemilik Warung
Senin, 13-04-2020 - 22:24:03 WIB 👁 69044
SERGAPONLINE.COM TELUK KUANTAN - Terkait adanya pemberitaan warung Esek-esek di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing di salah satu media online mendapatkan bantahan keras dari pemilik warung tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh pemilik warung, Neti (48) saat ditemui Sergaponline. com, Rabu (8/4/2020) membatah berita yang di muat oleh salah satu media online.
"Itu tidak benar bang, saya tidak ada menyediakan tempat atau wanita seperti itu. Kronologis di dalam berita juga tak seperti itu." Ujarnya.
Dikatakannya, awalnya oknum wartawan tersebut singgah di warung, kemudian dirinya menawarkan makanan dan minuman, pada saat itu kondisi warung juga tidak dirinya saja, melainkan juga ada orang lain yang sedang minum.
"Malam itu hari hujan, jadi awalnya oknum wartawan tersebut numpang berteduh, dan saya persilahkan untuk masuk didalam warung dan menawarakan makanan dan minuman (bukan minuman keras).
Saat itu pekerja saya (Ipit) juga menawarakan minum apa, mereka nampak akrab dan duduk berdekatan." Pungkasnya.
Sementara Ipit saat ditanyai oleh wartawan, mengatakan, bahwah memang dirinya berkerja dengan Neti, bahkan dirinya juga membatah kalau warung Neti ini bukan warung Esek-esek yang diberitakan.
"Jdi gini ceritanya bang, dia awalnya menawarin saya dengan bahasa bisa main ngak? Terus jawab main apa? si oknum wartawan menjawab main gituan (mesum) nanti saya kasih Rp 100 ribu, ya saya jawab mau, namanya saya butuh duit." Terangnya sambil tertawa.
Dia juga mengatakan bahwasanya saat main itu dirinya dan oknum wartawan tersebut tidak melakukan di warung ini, melainkan di kebun sawit di belakang warung.
"Ini saya lakukan tampah sepengetahuan pemilik warung, jadi ini merupakan pribadi saya." Terangnya kembali.
Kapolsek Benai, Iptu Dadan Wardan Sulia SH saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan dirinya pada hari Jumat (3/4/2020) sekira jam 09.00 Wib telah dilakukan pengecekan langsung oleh Upika Kecamatan Benai ke lokasi dugaan warung esek-esek yang telah dimuat di Media Online tersebut, yang dilakukan oleh Camat Benai yang diwakili oleh Kasi Trantib, Hendri Kepala Desa Tebing Tinggi, Andrisman, dan anggota Polsek Benai ke warung Neti.
"Hasil Interogasi kami kepada pemilik warung, Neti membenarkan dirinya ada mempunyai pelayan yang bernama FITRI Als IPIT yang baru bekerja sekitar 1,5 Bulan dengan gaji sebesar Rp.300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah) per bulannya.
Dan buk Neti memberikan pekerjaan ke ipit untuk melayani tamu yang datang untuk minum kopi dan makan mie rebus, dan tidak ada melayani yang lain." Kata Kapolsek.
Lanjut Dadan, dari pengakuan pemilik warung membenarkan, pada hari Kamis(2/42020) sekira jam 19.00 Wib datang seorang onkum wartawan yang berinisial H (wartawan online) yang singgah di warung dan duduk di bangku yang terpisah dari warung saya dengan jarak sekitar 4 meter, kemudian pelayan saya yang bernama ipit langsung datang menjumpainya.
Dan sepengetahuan saya sepertinya mereka sudah berkenalan akrab, "Selanjutnya dari pengakuan ibuk Neti, dirinya tidak memperdulikan mereka yang sedang duduk berdua, kemudian mereka menghilang dari tempat duduk tersebut, dan berapa lama muncul kembali di tempat duduk semula, dan kemudian wartawan tersebut memotret warungnya.
Kemudian sekitar jam 22.00 wib wartawan tersebut langsung pergi, pada saat petugas Polsek Benai datang ke warung untuk menanyakan perihal adanya berita warung esek-esek tersebut." Terannya.(Rus)
Komentar Anda :