Ini Data Covid-19 Kabupaten Kampar Saat ini Jum'at 17 April 2020
Jumat, 17-04-2020 - 20:38:02 WIB 👁 41536
SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Dampak korban pandemi Covid-19 di Kabupaten Kampar saat ini per 17 April 2020 tidak begitu meningkat, dimana data yang disampaikan Bupati Kampar melalui Sekretaris Daerah kabupaten kampar Drs Yusri,M.Si dirumah Dinas Bupati Bangkinang, pada jum'at (17/4/20).
Untuk daftar Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 4.116 orang, dari jumlah tersebut yang telah selesai lockdown mandiri sebanyak 3.263 orang serta orang yang masih dalam pengawasan sebanyak 853 orang.
Sementara data Pasien Dalam Pantauan (PDP ) sebanyak 12 orang, dari 12 pasien yang telah sembuh sebanyak 7 orang serta yang meninggal 4 orang. Dimana warga yang meninggal 1 orang tambahan tersebut merupakan warga kecamatan kampar Kiri Hilir berkelamin wanita.
Sedangkan data Posistif Covid-19 tetap masih 2 orang, sama dengan hari sebelumnnya. Adapun jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal kabupaten kampar dari Malaysia dari tanggal 26 mei 2020 sampai hari ini tercatat sebanyak 52 orang yang tesebar dari 8 kecamatan dan 12 Desa.
Selain itu, Yusri juga merupakan ketua pelaksana tim gugus covid-19 kampar menyampaikan semoga Allah Swt selalu memberikan hidayahnya. Masyarakat kampar diharapkan jangan berkelukesa, ini adalah ujian dari allah swt dan kita mesti terus berusaha dan berdo'a agar kita selalu diberi kesehatan, keimanan dan kesabaran.(Diskominfo Kampar)
Cegah Covid-19, Lubuk Siam Produksi 2 Ribu Masker.
Lubuk Siam : Sejalan dengan himbaun Pemerintah agar setiap desa dapat berinovasi dalam pencegahan dan penanggulangan covid-19, Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu melakukan produksi Masker yang untuk saat ini berjumlah 2 Ribu Masker.
Ini tentunya untuk pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya di Desa Lubuk Siam Siak Hulu" Kata Amri Jono melalui pesan WhatsApp (WA) pada Jum'at siang, 17/04.
Kita melibatkan kader PKK, Pustu, bidan desa serta kader-kader PKK desa Lubuk Siam" Kata Amri Jono.
Untuk saat ini kita coba produksi 2 Ribu dulu, Sementara untuk biaya yang bersumber dari Anggaran desa sementara untuk pekerjanya dari kader desa, insyaallah akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis" Kata Amri Jono. (DK)
Komentar Anda :