Terdampak Covid-19,
Kemenkop UKM Restrukturisasi Pinjaman KOPPS Keranggan
Minggu, 21-06-2020 - 21:22:28 WIB 👁 26104

TERKAIT:
 
  • Kemenkop UKM Restrukturisasi Pinjaman KOPPS Keranggan
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) kembali memberikan pelonggaran pinjaman berupa restrukturisasi kepada koperasi pasar (Koppas), yang terdampak wabah pedemi Covid -19.

    Kali ini Koperasi Pasar (Koppas) Kranggan, Kota Bekasi, Jawa Barat yang mendapatkan restrukturisasi, yang dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki, Jumat (19/6).

    Kehadiran Teten Masduki di Koppas Kranggan yang berada di Jalan Raya Pasar Kranggan Nomor 12, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, didampingi Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Supomo, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin, Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto. serta Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
    Selain ke Kantor Koppas Kranggan, Menkop Teten juga langsung meninjau Pasar Kranggan Mas, Jatisampurna, Bekasi, yang lokasinya tidak berjauhan dari kantot Koppas Keranggan.

    “Kehadiran saya ke sini untuk mengecek pelaksanaan restrukturisasi pinjaman/pembiayaan di Koppas Kranggan. Alhamdulillah, (pelaksanaan) cukup baik,” kata Teten.

    Menurutnya kebijakan pemberian relaksasi kredit berupa Restrukturisasi Pinjaman/Pembiayaan yang dilakukan oleh LPDBP-KUMKM kepada Koperasi dan UKM diatur dalam SK Menkop Nomor 15 Tahun 2020. Diluncurkannya kebijakan relaksasi ini karena banyak koperasi yang terdampak wabah virus korona (Covid-19).

    Diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat wabah covid-19 membuat pendapatan UMKM menurun. Hal ini membuat UMKM yang sebagian besar merupakan anggota koperasi juga kesulitan membayar cicilan pinjaman.

    “Supply and demand terganggu, sehingga banyak anggota koperasi tidak sanggup bayar cicilan dan koperasi juga mengalami kesulitan,” ujar Teten.

    Teten mengatakan, Koppas Kranggan menjadi salah satu koperasi pedagang pasar yang selama ini memiliki omzet yang cukup baik, namun juga tak berdaya akibat Covid-19. Untuk itu kementerian bersama LPDB membantu koperasi yang kategori sehat untuk tetap bertumbuh saat krisis seperti sekarang.

    “Bukan cuma relaksasi pinjaman yang diberikan, tapi juga modal kerja baru. Koperasi Simpan Pinjam (KSP) memilki peranan penting bagi permodalan UMKM. Apalagi kategori Koppas ini sehat,” tandas Teten.

    Diakui Teten, situasi saat ini berbeda dengan 1998, ketika Indonesia dihadapkan pada krisis keuangan, perusahaan besar tumbang namun UMKM menjadi pahlawan ekonomi bahkan ekspor naik hingga 350 persen. Namun saat Covi-19, justru UMKM yang paling keras terkena hantamannya.
    “Makanya upaya stimulus UMKM ini sangat kita dorong. Kami juga minta dari sisi belanja, pemerintah dan lembara membeli produk UMKM, di mana tiap tahunnya ada potensi senilai Rp 730 triliunan belanja pemerintah, bisa dibeli dari UMKM,” jelas Teten.

    Hal itu juga termasuk bantuan sosial baik uang dan sembako. Di mana bantuan sosial diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat, dan sembako dbeli dari pedagang warung, memberdayakan UMKM.
    Sementara itu Dirut LPDB Supomo mengatakan, relaksasi yang diberikan pihaknya berupa penundaann pokok dan bunga selama 12 bulan atau 1 tahun.

    “Relaksasi diberikan ke koperasi yang sehat, kepada Koppas Kranggan ini relaksasi senilai Rp 190 miliar. Seharusnya selama 1 tahun nyetor merkea setor sekitar Rp 280 juta, nah sisanya pinjaman sekitar Rp 2,6 miliar bisa dimanfaatkan koperasi untuk memberikan modal ke UMKM,” imbuhnya.
    Terkait adanya permintaan tambahan pinjaman atau topup, diakui Supomo, Koppas Kranggan mengajukan lagi tambahan dan saat ini tengah diproses sekitar Rp 15 miliar.

    “Saat ini ada total 40 koperasi yang mengajukan relaksasi, nanti kami data dan analisa secara simultan baru kami proses dan disetujui,” katanya.
    Hingga Mei 2020, LPDB juga tetap memberikan pinjaman kepada koperasi yang jumlahnya mencapai Rp 398 miliar. Sampai akhir tahun, pihaknya optimistis target Rp 1,8 triliun dengan tambahan dana dari pemerintah berupa stimulus UMKM Rp 1 triliun bisa dicapai.

    Adapun relaksasi yang diterima Koppas Kranggan berupa penundaan cicilan selama satu tahun terhitung sejak April 2020. Pemberian relaksasi ini dengan pertimbangan Koppas Kranggan tidak memiliki catatan buruk selama mendapatkan pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM.

    Koppas Kranggan telah menerima dana pinjaman dari LPDB-KUMKM sejak 2015. Pada tahun pertama jumlah pinjaman Rp3 miliar. Pada tahun berikutnya menjadi Rp15 miliar.

    “Kemarin, saya memohon kepada LPDB-KUMKM agar ada relaksasi. Sisa pinjaman dari Rp15 miliar, kurang lebih hampir Rp2,6 miliar. Alhamdulillah, melalui kebijakan ini kami diberikan keringanan satu tahun tidak mencicil kepada LPDB-KUMKM,” kata Ketua Koppas Kranggan, Anim Imanuddin.
    Keuntungan lainnya, Koppas Kranggan juga mendapatkan tambahan pinjaman senilai Rp15 miliar selama masa relaksasi. Hal itu tentunya melalui persetujuan langsung dari Menkop UKM Teten dan Dirut LPDB-KUMKM Supomo.

    Pada kesempatan itu, Diriut LPDB Supomo menjelaskan pemberian top up Rp15 miliar kepada koperasi yang telah berdiri sejak 1988 itu karena koperasi sebagai pemberi modal kerja diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan kepada anggotanya. Dalam hal ini UMKM sebagai anggota koperasi. “Kalau LPDB enggak kasih top up terhadap koperasi ini, apa yang menjadi modal kerja (bagi UMKM) untuk recovery growth?” imbuh Supomo.

    Supomo menambahkan pemberian relaksasi ini merupakan wujud kehadiran pemerintah kepada koperasi dan UMKM. LPDB-KUMKM sebagai unit pelaksana tugas Kemenkop UKM juga ikut merasakan penderitaan yang dialami UMKM, khususnya di Pasar Kranggan. “Kami ikut merasakan dan mendengar. Untuk itu kami hadir di tengah masyarakat UMKM di Pasar Kranggan,” pungkas Supomo.(Jeni)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
  • Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
  • Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kabid Humas Polda Sumbar Sambangi Redaksi Langgam.id, Perkuat Kolaborasi dengan Media Siber
    03 Pastikan Pembangunan Tak Ganggu Arus Lalu Lintas, Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Thai Street Pekanbaru
    04 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Pemaparan Hasil Akhir Evaluasi dan Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik
    05 Konflik KSO dengan Masyarakat Desa Kotagaro
    06 Rangkaikan Kebersamaan & Pengabdian, Polres Kampar Gelar Syukuran Hari Jadi Polwan ke-78
    07 HUT ke-78 Polwan, Kapolres Payakumbuh : " Teruslah Menjadi Sosok Humanis dan Profesional "
    08 Cegah Sebelum Terbakar: Tim Pamen Mabes TNI Gelar Sosialisasi Karhutla di XIII Koto Kampar, Perkuat Deteksi Dini & Sinergi Warga
    09 Tim URC Satreskrim Polres Pasaman Barat Mengamankan Seorang Pemuda Yang Mengamuk Menggunakan Sebilah Pisau
    10 Lapas Pasir Pangarayan Perkuat Komunikasi dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Sambung Rasa
    11 Polantas Karib Edukasi Mahasiswa Baru STT Pekanbaru, Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas & Cinta Lingkungan
    12 Apresiasi Tiga Pegawai Rutan Kelas I Pekanbaru Mendapatkan Penghargaan
    13 Polres Siak Gelar Rakor Percepatan Penegakan Hukum Karhutla dilakukan Secara Profesional, Transparan, dan Sesuai Ketentuan Perundang-undangan
    14 Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Polresta Pekanbaru Gelar Edukasi Green Policing di SD Negeri 68
    15 Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Perluas Pasar Produk UMKM
    16 Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Kesiapsiagaan Karhutla Serta Kekeringan
    17 Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Pencurian Dua Ban Mobil, Dua Tersangka Diamankan
    18 APJI Riau: Dana Bukan Penghalang, Semangat Pemuda Rumbai Patut Diapresiasi
    19 Polres Kampar Tangkap 4 Pelaku Pembakaran Karhutla dan Sebabkan 17 Hektar Lahan Terbakar di Kecamatan Tambang
    20 Polresta Pekanbaru Dorong Swasembada Pangan, Personel Polsek Binawidya Aktif Rawat Tanaman Jagung
    21 Tindak Tegas PETI: Polsek Kampar Kiri Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai
    22 Festival Pawai Budaya Bintan 2026: Sekda Ronny Ajak Warga Jaga Budaya Dan Kuatkan UMKM
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com