Polres Aceh Timur Diduga Tidak Profesional Dalam Menangani Kasus
Jumat, 04-09-2020 - 17:30:26 WIB 👁 154427
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Masyarakat Geram dengan Kinerja Polres Aceh Timur yang tidak profesional dalam menangani kasus. Begitulah yang disampaikan Maulidin(28) warga Pereulak Juga keluarga Korban Kecelakaan maut Mobil Daihatsu Xenia Kontra Yamaha Vixion yang mengakibatkan Dua Pengendara Sepmor Meninggal ditempat, di Jln.Medan - Banda Aceh, tepatnya di Gampong Seuneubok Jalan, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, pada Hari Kamis (5/3/2020) Lalu.
"Sampai saat ini sudah 5 Bulan lebih perkara ini belum dilimpahkan ke Jaksa oleh Polres Aceh Timur, bahkan waktu kami di BAP, ada seorang Oknum polisi menayakan kepada kami uang Jasaraharja sudah di cairkan,? kami menjawab sudah pak, Kemudian di tanya lagi, Apakah uang nya masih ada,? Kami menjawab uangnya sudah habis pak, sudah kami bayar hutang, kami kanduri dan Lain - lain". Jelas Maulidin, Jum’at (04/09/2020).
Lanjutnya bahkan oknum Polisi tersebut bilang kepada kami siapkan tanah untuk dijual, karena nanti di pengadilan uang jasaharja dimita lagi oleh hakim kata Oknum polisi kepada kami. Ungkap Maulidin dengan nada kesal kepada awak Media yang menirukan perkataan oknum polisi tersebut.
Begitulah disampaikan oleh Maulidin yang mengungkapkan ke kecewaan nya terhadap kinerja polres Aceh Timur yang terkesan Lambat dalam menangani kasus, bahkan ada yang datang mengaku Oknum Wartawan Juga Oknum Pengacara untuk menakut - nakuti mereka.
"Dalam dua hari ini Ada datang Oknum saudara Pelaku si mengemudi, beliau mengaku sebagai wartawan dan pengacara kepada Pak Geusyik kami untuk ajak damai, namun kalau kalian tidak mau damai gak apa-apa, tapi disuruh buat surat pernyataan, siapa dalam keluarga kalian yang berkeras tidak mau damai, kalian di ancam nanti akan dilaporkan ke polisi, begitu yang di sampaikan oleh pak geuchik jengki kepada kami, meniru perkataan Oknum yang mengaku wartawan dan pengacaraâ€. Tutup Maulidin.
Untuk diketahui Korban yang meninggal dunia pengemudi sepmor Yamaha V-xion, Fathillah (29), dan teman yang diboncengnya Faisal (30), Kedua korban meninggal dunia tercatat sebagai warga Gampong Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.
Saat media ini konfirmasi pihak Polres Aceh Timur, Melalui Kasat Lantas AKP. Aditia Kusuma.SIK, membenarkan dan mengakui lambat di karenakan si pengemudi Xenia mengalami cedera luka di bagian kepala, sedang perobatan jalan di RSUZA Banda Aceh, dan memberi waktu kepada pihak xenia, di karena mereka mintak waktu untuk berdamai dengan pihak V-xion.
†Sebenarnya lambat karena si pengemudi masih mengalami cedera dan luka di bagian kepala, dan kita kasih waktu untuk pengemudi xenia minta waktu untuk berdamai, kemudian pihak Xenia sudah sampai cium kaki mintak damai, tapi tidak berhasil, itu sudah maksimal waktu yang kita kasih, kalau mereka tidak bisa berdamai, sekarang juga dan hari ini juga berkas kita limpah kan ke jaksa, karena waktu sudah maksimal kita berikan†Jelas kasatlantas AKP. Aditia kusuma.
Maulidin minta kepada Polres Aceh Timur agar perkara ini di tangani lebih profesional, kinerjanya lebih cepat sesuai prosedur dan peraturan Polri yang berlaku di indonesia. (Rls/Edo)
Komentar Anda :