Diduga Pereman Usir Paksa Karyawan PT Langgam Harmoni, Pelaku Dilaporkan Ke Polisi
Sabtu, 17-10-2020 - 15:10:23 WIB 👁 109681
Foto Hendra Sakti (Pengerak Masa/Pereman)
TERKAIT:
 
  • Diduga Pereman Usir Paksa Karyawan PT Langgam Harmoni, Pelaku Dilaporkan Ke Polisi
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Kurang lebih 400 Orang Diduga Pereman mendatangi Mess Karyawan PT Langgam Harmoni yang terletak di kecamatan Siak Hulu kabupaten Kampar pada Kamis, (15/10/2020), sekitar jam 18.00 Wib. Kedatangan mereka yakni untuk mengusir seluruh karyawan PT. Langgam Harmoni diarea perkebunan Sawit.

    Pengusiran terhadap karyawan PT. Langgam Harmoni diduga dikomandoi oleh Hendra Sakti yang mengaku sebagai Anggota Koperasi Sawit Makmur
    Dan juga mengaku menerima kuasa dari pimpinan Koperasi.

    Terkait kejadian diatas media ini mencoba mengkonfirmasi pihak PT. Langgam Harmoni yang diwakilkan oleh kuasa Hukum PT. Langgam Harmoni, Patar Pangasian SH mengatakan, benar telah terjadi pengusiran paksa dan penjarahan di mess karyawan PT. Langgam Harmoni pada hari kamis sekitar jam 18.00 wib.

    Pengusiran paksa dan penjarahan ini diduga dikomandoi oleh Hendra Sakti yang patut kita duga sebagai pereman. Ungkapnya

    "Diduga Hendra Sakti membawa pereman-pereman bayaran menjarah dan merusak perumahan karyawan", tambahnya.

    Ketika ditanya bahwa Hendra Sakti ini siapa sebenarnya?

    "Saya tidak tau siapa dia, kita menduga bahwa Hendra Sakti itu pereman bayaran"

    Menurut informasi dilokasi bahwa pihak Hendra Sakti mengklem itu perusahaan mereka dari Koperasi Sawit Makmur.

    "Itu gak betul, itu hanya alasan saja, patut diduga dia adalah orang-orang bayaran" Jelasnya lagi

    Pengusiran paksa, penjarahan dan pengerusakan di Mess Karyawan PT. Langgam Harmoni telah kita laporkan pada pihak kepolisian daerah Riau, tegas Pator Panggabean

    Ketika dikonfirmasi Hendra Sakti Jum'at 16/10/20. Tempatnya di salah satu Caffe dijalan Pepaya mengatakan, Saya tidak memengusir tapi memindahkan tempatnya aja, mereka ini pekerja, di PT. Langgam Harmoni. Jelas Hendra.

    Hendra Sakti, mengklain bahwa itu kebun sawit tersebut milik koperasi sawit makmur. "Ya itu milik koperasi". Katanya

    Ditanya wartawan ini terkait dengan penjarahan atau perusakan di tempat Mess PT. Langgam Harmoni.

    Hendra menyampaikan "ya ya ya, coba tanya sama orang itu lah ada gak saya intruksi itu.

    Terkait barang barang yang hilang itu hendra mengelak, betulkah itu anggota kita, ada saksi siapa yang bisa membuktikanya. itu poin pertamanya jangan merasa main tuduh, katanya.

    Ketika disinggu terkait protokol kesahatan dengan himbauan pemerintah dimasa pandemi Covid-19 untuk tidak melakukan pengupulan masa, untuk membuktikan izin atau pemberitahuan kepada pihak berwajib. Hendra menyapaikan "Tidak ada izin, untuk pemberitahuannya tanya aja kapolsek, ujarnya.

    Atas laporan pihak PT. Langgam Harmoni kepada pihak kepolisian, Hendra sakti menanggapi dengan santai bahwa dirinya siap untuk di panggil oleh kepolisian. Kalau dia melaporkan itu hak konstitusi dia, Ya kita harus patuh hukum kok, Jelasnya.

    "ND" Salah satu karyawan PT. Langgam Harmoni  yang menjadi korban pengusiran paksa oleh ratusan orang anggota dari Hendra Sakti mengatakan, Kami tidak tau apa-apa pak, bahkan pemberitahuan sebelumnya juga tidak ada sama sekali, sehingga saat tiba mereka pakai Bus dan sepeda motor kami sangat takut. kata ND kepada media ini.

    Bahkan anak saya yang baru lahir 3 bulan lalu juga ikut dipaksa keluar malam hari ini, sehingga mau tidak mau harus kami pergi dan meninggalkan rumah kami tanpa membawa apa-apa. Tambahnya dengan berlinang air mata.

    Terkait pengusiran dan penjarahan yang diduga dilakukan oleh masa yang didalangi Saudara Hendra Sakti sebagai penggerak masa, Hadi Zega angkat bicara : Itu sudah pelanggaran hukum yang tidak patut dijadikan contoh.

    Untuk itu kita dari LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia, Menegaskan! Agar pihak penegak hukum seperti Kapolda Riau supaya segera memerintahkan Kapolres Kampar untuk segera menangkap pelaku-lepaku tersebut. Jangan kita biarkan muncul lagi peremannisme di Riau ini, Tegas Hadi

    Akibat tindakan pengusiran dan penjarahan tersebut, banyak karyawan yang dirugikan, dimana karyawan tersebut diusir tanpa rasa kemanusiaan, tindakan ini sudah tidak ada rasa kemanusiaan karena sesuai keterangan dari karyawan yang diusir mengatakan, "masa yang mengusir mereka bukan hanya diusir tetapi pakaian, hewan peliharaan, dan barang -barang mereka juga diduga diambil dan dibawa oleh masa yang dturunkan oleh saudara Hendra Sakti."

    Kalau Saudara Hendra Sakti merasa lahan tersebut miliknya, yah silahkan tempuh jalur hukum bukan seperti ini caranya yang tidak profesional, jangan main hukum sendiri.

    Kita berharap kepada Kapolda Riau agar jangan dibiarkan hal ini berkembang biak di Riau dan disekitarnya, pada khususnya Propinsi Riau. Tegas Hadi Zega juga sebagai tokoh Muda Nias Riau.(Red/MD))



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polresta Pekanbaru Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Masyarakat
  • Tim Gabungan URC Satreskrim Polres Pasbar Ringkus Pelaku Penganiyaan di Kecamatan Gunung Tuleh
  • Pasangan Suami Istri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Pasaman Barat Ditangkap Polisi
  • Kapolda Sumbar: Bangun Taman Lalu Lintas Menjadi Investasi Jangka Panjang Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polresta Pekanbaru Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Masyarakat
    03 Tim Gabungan URC Satreskrim Polres Pasbar Ringkus Pelaku Penganiyaan di Kecamatan Gunung Tuleh
    04 Pasangan Suami Istri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Pasaman Barat Ditangkap Polisi
    05 Kapolda Sumbar: Bangun Taman Lalu Lintas Menjadi Investasi Jangka Panjang Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas
    06 Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter Serta Gerakan Subuh Berjamaah
    07 Kakanwil Resmikan PRIMKOPASINDO, Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Keamanan Lapas Bengkalis
    08 Turun Langsung Ke Lapangan, Kapolda Riau Tinjau Progres Jembatan Merah Putih Presisi Di Dumai
    09 Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Perkarangan Taman Bergizi Warga
    10 Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi Anggota, Polresta Pekanbaru Anugerahkan Kenaikan Pangkat kepada 116 Personel
    11 Terima Kasih Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar, Ibu Iche Kini Miliki Rumah Layak Huni
    12 Dirlantas Polda Sumbar Resmikan Rumah Hasil Bedah Rumah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
    13 Kapolsek Ranah Batahan Tegaskan Komitmen Polri Presisi: Penegakan Hukum Humanis, Profesional, dan Berkeadilan
    14 Ketua DPW GMPK Riau Ucapkan Selamat Atas Kenaikan Pangkat Putra Adin Mardeka Menjadi AKP
    15 Kakanwil Ajak Jajaran Lapas Bagansiapiapi Wujudkan IMIPAS PRIMA Berbasis Integritas
    16 APJI dan MPP Kawal Ketat SPMB Riau, Tegaskan Stop Praktik “Jual Bangku” di Sekolah
    17 Luar Biasa Mantap Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
    18 3 Gelar Juara! Polres Kampar Bersinar Di Hari Bhayangkara Ke-80
    19 Kepedulian Hingga Hari Ini, Dirlantas Polda Riau Sukses Salurkan 7.075 Paket Bansos di Seluruh Kota dan Kabupaten di Riau
    20 Ketua PEKAT IB Riau Edwin Aditya Nugraha Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri
    21 Prosesi Sertijab dan Kenal Pamit Lima Pejabat Polres Dumai Berlangsung Khidmat
    22 Wakapolda Sumbar Pimpin Rilis Capaian Semester I 2026: 705 Kasus Diungkap, 41 Kg Sabu dan 586 Kg Ganja Disita
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com